Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pisang Lokal yang Cocok Diolah dengan Cara Digoreng
ilustrasi pisang goreng (pexels.com/ UNDO KIM)
  • Pisang raja menawarkan aroma harum dan rasa manis kuat; pilih yang matang tetapi masih kokoh agar tidak mudah hancur saat digoreng.
  • Pisang uli dan pisang nangka cocok menghasilkan bagian luar renyah serta dalam lembut, dengan pisang nangka memberi aroma yang lebih khas ketika dimasak.
  • Pisang tanduk berukuran besar dan padat, sedangkan pisang kepok legit serta mudah ditemukan; keduanya cocok untuk berbagai variasi pisang goreng.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pisang goreng memang kelihatannya sederhana, tetapi jenis pisang yang dipakai bisa bikin rasanya jauh berbeda. Ada pisang yang tetap padat setelah digoreng, ada yang berubah lembut dan legit, sampai jenis yang aromanya makin keluar ketika terkena minyak panas.

Kalau kamu selama ini cuma memakai pisang kepok untuk bikin pisang goreng, ternyata masih ada beberapa pisang lokal lain yang menarik buat dicoba. Bahkan beberapa di antaranya punya karakter rasa yang lebih unik dan cocok banget buat camilan sore, teman ngopi, atau dijadikan menu jualan. Yuk, cari tahu jenis pisang lokal yang cocok diolah dengan cara digoreng!

1. Pisang raja

ilustrasi pisang raja (commons.wikimedia.org/ whologwhy)

Pisang raja termasuk salah satu jenis pisang lokal yang terkenal karena punya aroma harum dan rasa manis yang kuat. Daging buahnya cenderung lembut, tetapi tetap punya tekstur yang cukup enak ketika dimasak. Saat digoreng, aroma khas pisang raja biasanya makin terasa dan bagian luarnya bisa dibuat renyah dengan balutan adonan tipis.

Untuk pisang goreng, pilih buah yang sudah matang tetapi masih cukup kokoh. Kalau terlalu matang, teksturnya bisa terlalu lembek dan lebih gampang hancur ketika masuk ke minyak panas. Pisang raja juga enak digoreng tanpa terlalu banyak tambahan topping karena rasa buahnya sendiri sudah cukup menonjol.

2. Pisang uli

ilustrasi pisang uli (istockphoto.com/ laela kadarista)

Pisang uli cukup menarik untuk digoreng karena teksturnya cenderung pulen dan gak terlalu berair. Pisang ini juga sering digunakan dalam berbagai olahan tradisional, termasuk pisang goreng. Ketika matang dengan tingkat yang pas, rasanya manis dengan tekstur yang lembut di bagian dalam.

Salah satu kelebihannya adalah bentuk buahnya cukup cocok dipotong memanjang atau dibelah sebelum digoreng. Bagian luarnya bisa dibuat renyah, sementara bagian dalamnya tetap terasa lembut. Buat kamu yang suka pisang goreng dengan kontras tekstur seperti ini, pisang uli layak dicoba.

3. Pisang nangka

ilustrasi pisang nangka (commons.wikimedia.org/ Dinesh Valke)

Namanya memang pisang nangka, tetapi jangan berharap rasanya seperti buah nangka. Pisang ini dikenal punya aroma yang cukup khas dan warna daging buah yang cenderung kuning. Ketika dimasak, aromanya bisa semakin terasa sehingga cocok untuk berbagai olahan, termasuk digoreng.

Pisang nangka juga punya tekstur yang cukup menarik ketika sudah matang. Bagian dalamnya terasa lembut, sedangkan bagian luar bisa dibuat garing dengan adonan tepung. Buat kamu yang ingin pisang goreng dengan aroma lebih kuat daripada pisang goreng biasa, jenis ini cukup menarik.

4. Pisang tanduk

ilustrasi pisang tanduk (commons.wikimedia.org/ Midori)

Kalau kamu suka pisang goreng dengan potongan yang besar dan tekstur yang lebih padat, pisang tanduk bisa jadi pilihan. Bentuk buahnya panjang dan melengkung, dengan daging yang cukup padat. Pisang ini memang sering digunakan untuk olahan yang membutuhkan proses pemasakan.

Ketika digoreng, pisang tanduk bisa memberikan perpaduan antara bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Ukurannya juga membuat satu potong terasa cukup mengenyangkan. Gak heran kalau jenis ini sering dipilih untuk olahan pisang goreng atau camilan berbahan pisang.

5. Pisang kepok

ilustrasi pisang kepok (commons.wikimedia.org/ Judgefloro)

Pisang kepok tetap layak masuk daftar karena memang punya karakter yang sangat cocok untuk digoreng. Daging buahnya cukup padat dan gak gampang hancur ketika terkena panas. Rasanya juga berubah menjadi lebih legit setelah dimasak.

Pisang kepok matang bisa digunakan untuk pisang goreng biasa, pisang goreng tepung, sampai olahan kekinian seperti pisang goreng dengan topping cokelat atau keju. Pilihan ini juga relatif mudah ditemukan di pasar, sehingga kamu gak perlu berburu terlalu jauh untuk mendapatkannya.

Pisang goreng gak harus selalu dibuat dengan jenis pisang yang sama. Setiap varietas punya karakter yang berbeda, mulai dari aroma, rasa manis, sampai tekstur setelah terkena panas. Itu sebabnya, memilih pisang yang tepat bisa membuat camilan sederhana terasa jauh lebih menarik.

Kalau kamu mau bereksperimen, coba gunakan lima pisang lokal yang cocok diolah dengan cara digoreng. Oleh dengan adonan yang sama, lalu bandingkan teksturnya. Dari situ kamu bisa tahu sendiri mana yang paling cocok dengan selera kamu, baik untuk camilan di rumah maupun ide menu jualan yang gak terasa biasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article