Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kesalahan Umum saat Memesan Minuman di Malaysia

Kesalahan Umum saat Memesan Minuman di Malaysia
Potret teh tarik khas Malaysia (IDN Times/fasrinisyah Suryaningtyas)
  • Di Malaysia, menyebut "teh" biasanya berarti teh tarik berbahan teh hitam dan kental manis, berbeda dari teh seduh yang umum dipahami di Indonesia.
  • Pahami kode pesanan: O berarti tanpa susu, C memakai susu evaporasi dan gula, kosong berarti tanpa gula, sedangkan ais atau peng menandakan minuman dingin.
  • Wisatawan perlu mengenali minuman lokal seperti Milo dinosaur, cham, ABC, dan air mata kucing, serta meminta kurang manis atau kurang gula bila diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Liburan ke Malaysia memang selalu menyenangkan, terutama bagi para pencinta kuliner. Kita bisa menjumpai beragam jenis tempat kuliner yang dipengaruhi budaya Melayu, India, dan China sekaligus. Mulai dari kopitiam, bistro, hingga kedai mamak (India muslim), semuanya bikin air liur menetes.

Selain makanan, tempat-tempat tersebut menyajikan beragam pilihan minuman segar dan menggugah selera. Namun, bagi wisatawan asal Indonesia yang baru pertama kali berkunjung ke Malaysia, proses memesan minuman sering kali memicu kebingungan dan berakhir salah pesan.

Meski bahasa sehari-hari terlihat mirip, ada beberapa istilah dan kebiasaan memesan minuman di Malaysia yang berbeda. Nah, supaya kamu tidak bingung atau bahkan berakibat mendapatkan minuman yang tidak sesuai selera, berikut deretan kesalahan umum saat memesan minuman di Malaysia yang perlu kamu hindari!

  1. 1. Mengaggap kata "teh" di Malaysia dan Indonesia itu sama

    Potret teh tarik (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)
    Potret teh tarik (IDN Times/Dhiya Awlia Azzahra)

    Kesalahan pertama yang sering dialami turis Indonesia saat memesan minuman di Malaysia adalah penggunaan istilah "teh." Tak sedikit yang mengatakan teh kepada pramusaji dengan harapan yang datang adalah teh yang biasa diminum di Indonesia. Nyatanya, yang tersaji di meja justru teh tarik.

    Di Indonesia, teh merujuk pada minuman yang terbuat dari seduhan teh, air (panas atau dingin), dan gula (untuk rasa manis) atau tanpa gula (tawar). Di Malaysia, jika kamu hanya menyebutkan teh, baik teh ais (dingin) atau teh hangat, maka yang akan disuguhkan untukmu adalah teh tarik. Teh ini terbuat dari seduhan teh hitam, kental manis putih, dan air (panas atau dingin). Jauh banget perbedaanya, bukan?

  2. 2. Salah mengartikan istilah tertentu

    Potret sirap bandung khas Malaysia
    Potret sirap bandung khas Malaysia (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Kesalahan kedua adalah tidak tahu kode atau istilah dasar pada menu minuman di Malaysia. Kamu akan sering menemukan istilah O, C, dan kosong di belakang nama minuman, seperti teh O, kopi O, teh C, kopi C, atau teh C kosong. Banyak banget, kan?

    "O" digunakan untuk menyebut sajian minuman manis polos tanpa campuran susu atau kental manis. Jika hendak memesan teh manis tanpa susu, artinay kamu harus bilang ke pramusaji "teh O ais" untuk variasi dingin dan "teh O panas" untuk variasi panas atau hangat.

    Sementara itu, minuman yang menggunakan huruf "C" di belakangnya berarti terdapat campuran susu evaporasi dan gula. Huruf tersebut merujuk pada merek susu evaporasi terkenal, yakni Carnation, yang memang sering digunakan dalam pembuatannya. Jika kamu memesan kopi C, maka kamu akan mendapatkan kopi hitam manis dengan campuran susu evaporasi.

    Bagaimana kalau pengin minuman tanpa gula alias tawar? Gunakan istilah "kosong" di belakang minuman! Misalnya, mau pesan es teh tawar, kamu bisa bilang "teh O ais kosong." Untuk kopi hitam panas tanpa gula dan susu, gunakan istilah "kopi O kosong panas."

    Di beberapa kopitiam, ada istilah lain yang merujuk pada kata dingin, yakni "peng." Jadi, kalau mau pesan es teh manis, kamu bisa mengatakan "teh O peng." Hafalkan semua istilah ini, ya!

  3. 3. Tidak tahu nama minuman populer khas Malaysia

    Potret ABC atau air batu campur khas Malaysia
    Potret ABC atau air batu campur khas Malaysia (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Banyak wisatawan bingung saat melihat papan menu, karena tidak familier dengan nama-nama minuman yang ada di sana. Berikut daftar minuman yang bakal sering kamu temukan di Malaysia.

    1. Milo dinosaur: minuman dingin yang terbuat dari susu Milo, teksturnya cukup kental, dan bagian atasnya diberi taburan bubuk Milo melimpah.
    2. Limau ais: minuman dingin yang terbuat dari perasan jeruk nipis.
    3. Barli: minuman yang terbuat dari biji jelai, serta disajikan hangat atau dingin.
    4. Cham: racikan kopi, teh, dan kental manis putih dalam satu gelas.
    5. ABC: kepanjangan dari Air Batu Campur, yakni minuman yang mirip es campur dengan isian kacang merah, jagung, agar-agar, dan serutan es batu melimpah,
    6. Sirap bandung: susu cair atau kental manis putih yang dicampur sirup rose.
    7. Ais tembikai: minuman yang terbuat dari semangka dan es batu.
    8. Air mata kucing: minuman herbal yang terbuatd dari buah kelengkeng (mata kucing), kundur, lo han kuo, gula, dan air.

  4. 4. Tidak mengatakan "kurang manis"

    Potret ais cendol khas Malaysia
    Potret ais cendol khas Malaysia (IDN Times/Fasrinisyah Suryaningtyas)

    Masyarakat lokal di Malaysia sangat menyukai profil rasa minuman yang manis dan legit, terutama untuk menu berbasis kental manis putih, seperti teh tarik atau milo ais. Bagi kebanyakan lidah orang Indonesia, racikan standar (default) minuman di sana sering kali terlalu manis.

    Jika kamu tidak terlalu menyukai minuman yang manis pekat, pastikan untuk selalu mengatakan "kurang manis" atau "kurang gula" kepada pramusaji saat memesannya, ya! Jika tidak bilang, racikan atau takaran gula atau kental manisnya akan sesuai dengan standar restoran atau kedai tersebut.

    Nah, itu dia beberapa kesalahan umum turis Indonesia saat pesan minuman di Malaysia yang perlu kamu tahu dan hindari. Dengan memahami istilah yang tepat, kamu akan terhindar dari kesalahan saat memesan menu. Kamu pun akan mendapatkan menu sesuai ekspektasimu, deh!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More