Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Youtiao, Cakwe Khas Tiongkok yang Gurih dan Mendunia

Youtiao, Cakwe Khas Tiongkok yang Gurih dan Mendunia
ilustrasi youtiao (pixabay.com/坡村的人)
  • Youtiao adalah gorengan adonan tepung khas Tiongkok berbentuk panjang, dibuat dari dua bagian yang ditempelkan, dengan tekstur renyah di luar dan berongga di dalam.
  • Makanan ini memiliki sejarah panjang dalam tradisi kuliner Tiongkok; kisah asal-usul yang dikaitkan dengan Yue Fei dan Qin Hui disebut sebagai legenda kuliner.
  • Youtiao lazim disantap untuk sarapan bersama bubur atau susu kedelai, serta populer hingga berbagai negara melalui komunitas Tionghoa dengan versi dan penyajian lokal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kalau dengar kata cakwe, yang terbayang biasanya gorengan panjang berwarna keemasan yang enak dicocol saus atau disantap bareng bubur. Tapi, tahukah kamu kalau di Tiongkok ada camilan yang mirip banget, yaitu youtiao? Bentuknya sama-sama panjang dan digoreng sampai garing di luar, tetapi youtiao punya sejarah dan cara penyajian yang cukup khas dalam budaya kuliner Tiongkok.

Youtiao biasanya disantap saat sarapan dan kerap dipadukan dengan bubur, susu kedelai, atau makanan pendamping lainnya. Teksturnya yang ringan, renyah di bagian luar, dan sedikit berongga di dalam membuatnya mudah disukai, lho! Nah, sebelum makin penasaran, yuk, kenalan lebih dekat dengan youtiao, cakwe khas Tiongkok yang sudah populer hingga mancanegara!

  1. 1. Youtiao adalah cakwe khas Tiongkok

    ilustrasi youtiao
    ilustrasi youtiao (commons.wikimedia.org/N509FZ)

    Kalau kita berbicara tentang jajanan pinggir jalan, banyak orang mengenal cakwe. Meski begitu, youtiao memiliki peranan yang cukup penting dalam budaya sarapan di Tiongkok. Makanan ini terbuat dari adonan tepung yang dibentuk memanjang, kemudian digoreng hingga permukaannya renyah sementara bagian dalamnya berongga. Walaupun sekilas mirip cakwe yang kita kenal, youtiao memiliki identitas dan cara penyajian yang unik.

    Dalam bahasa Mandarin, youtiao secara sederhana merujuk pada gorengan berbahan dasar adonan tepung yang dibentuk memanjang. Makanan ini biasanya dibuat dari dua bagian adonan yang ditempelkan sebelum digoreng, sehingga menghasilkan bentuk panjang dengan bagian tengah yang mengembang. Teksturnya yang ringan dan renyah membuat youtiao enak disantap selagi hangat, apalagi bersama hidangan pendamping.

  2. 2. Youtio punya sejarah panjang di Tiongkok

    potret Forbidden City, Beijing
    potret Forbidden City, Beijing (magnific.com/rawpixel.com)

    Menariknya, youtiao bukan hanya sekadar gorengan yang muncul di meja sarapan. Makanan ini mempunyai sejarah yang sangat panjang dan sering dikaitkan dengan tradisi kuliner Tiongkok sejak ratusan tahun lalu. Ada pula kisah terkenal yang mengaitkan asal-usulnya dengan tokoh sejarah Yue Fei dan Qin Hui, meski narasi tersebut lebih tepat dianggap sebagai bagian dari legenda kuliner.

    Terlepas dari berbagai cerita yang beredar, youtiao akhirnya menjadi makanan yang sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Dari kedai kecil hingga warung sarapan, gorengan ini mudah ditemukan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat. Perjalanan panjang ini telah membuat youtiao tetap ada sebagai salah satu makanan tradisional yang masih sangat populer hingga saat ini.

  3. 3. Adonannya sederhana, tetapi cara membuatnya punya trik

    ilustrasi memasukkan tepung ke adonan
    ilustrasi memasukkan tepung ke adonan (freepik.com/azerbaijan_stockers)

    Secara sekilas, bahan-bahan untuk membuat youtiao tampak sederhana karena pada dasarnya hanya terdiri dari tepung terigu, air, pengembang, dan sedikit garam. Namun, tantangan sesungguhnya terletak pada proses pengolahan adonan agar hasil akhirnya dapat mengembang dan membentuk rongga khas setelah digoreng. Jadi, bukan sekadar mencampur bahan lalu menggorengnya, ya.

    Adonan biasanya perlu diistirahatkan agar gluten dan bahan pengembang bekerja dengan baik sebelum dibentuk. Setelah itu, adonan dipotong memanjang dan dua bagian ditempelkan sebelum digoreng dalam minyak panas. Proses inilah yang membantu menghasilkan youtiao dengan bagian luar yang garing dan bagian dalam yang berongga.

  4. 4. Youtiao sering disantap sebagai menu sarapan

    ilustrasi sarapan dengan youtiao
    ilustrasi sarapan dengan youtiao (commons.wikimedia.org/蓝芷怡)

    Di Tiongkok, youtiao bukan hanya berfungsi sebagai camilan yang mengisi perut di sela-sela aktivitas. Makanan ini sebenarnya sangat dikenal sebagai pilihan sarapan dan sering dipasangkan dengan hidangan yang lebih lembut atau berkuah. Perpaduan antara tekstur yang garing dan makanan pendamping yang hangat membuat sarapan menjadi lebih lengkap.

    Youtiao dapat dicelupkan ke dalam susu kedelai yang hangat, dimakan bersama bubur, atau dipadukan dengan makanan lain sesuai dengan kebiasaan di daerah masing-masing. Beberapa orang juga menikmati youtiao dengan minuman hangat sambil mengawali hari sebelum beraktivitas. Walaupun sederhana, kombinasi teksturnya menjadikan youtiao memiliki daya tarik unik.

  5. 5. Youtiao juga punya banyak cara penyajian

    ilustrasi bubur ayam
    ilustrasi bubur ayam (commons.wikimedia.org/Afrogindahood)

    Bisa jadi kamu berpikir bahwa youtiao hanya dimakan begitu saja seperti gorengan pada umumnya. Namun, makanan ini sangat serbaguna dan dapat dipadukan dengan beragam hidangan, baik yang gurih maupun berkuah. Bentuknya yang renyah dan berlubang memudahkan untuk menyerap rasa dari makanan pendamping.

    Di beberapa tempat, youtiao bahkan digunakan sebagai isian atau pelengkap makanan lain, sehingga sensasinya jadi lebih beragam. Ketika digabungkan dengan bubur atau susu kedelai, tekstur yang renyah bisa menjadi kontras yang menggoda selera. Jadi, cara penyajian yang beragam ini membuat youtiao gak cepat terasa membosankan.

  6. 6. Youatiao populer hingga ke berbagai negara

    ilustrasi youtiao
    ilustrasi youtiao (commons.wikimedia.org/Vmenkov)

    Dengan menyebarnya komunitas Tionghoa ke berbagai penjuru dunia, youtiao pun mulai terkenal di luar Tiongkok. Makanan ini kemudian tersedia dalam berbagai versi yang disesuaikan secara lokal, termasuk di negara-negara Asia yang memiliki kuliner dengan pengaruh Tionghoa. Gak heran kalau kamu menjumpai hidangan yang mirip dengan youtiao dengan nama dan cara penyajian yang berbeda.

    Di Indonesia sendiri, konsep cakwe sudah sangat akrab dengan lidah masyarakat dan mudah ditemukan sebagai jajanan sehari-hari. Meski bentuknya mirip, setiap daerah bisa punya karakter adonan, tekstur, dan pendamping yang berbeda. Jadi, kalau selama ini kamu cuma mengenal cakwe, ternyata ada cerita kuliner yang lebih panjang di balik gorengan sederhana ini, lho.

    Youtiao bukan sekadar gorengan panjang, tetapi bagian dari tradisi kuliner Tiongkok yang sudah dikenal luas hingga berbagai negara. Teksturnya yang renyah di luar, ringan di dalam, dan cocok dipadukan dengan beragam hidangan membuatnya tetap menarik sampai sekarang. Nah, kalau biasanya cuma kenal cakwe, sekarang jadi tahu kan cerita di balik youtiao!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More