Potret Warung Makan Gulapadi Surabaya (IDN Times/Fina Wahibatun Nisa)
Salah satu daya tarik Gulapadi Surabaya adalah pilihan menu yang cukup beragam dengan harga yang relatif terjangkau. Pengunjung bisa menemukan hidangan untuk sarapan, makan siang, hingga makan malam.
Untuk menu sarapan, tersedia nasi uduk ayam dengan harga Rp17 ribu, nasi tahu telur Rp18 ribu, serta nasi ayam suwir Rp20 ribu. Ada pula pilihan lontong kari ayam dan lontong kari sapi yang bisa menjadi alternatif bagi pencinta makanan berkuah.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati hidangan lebih mengenyangkan, Gulapadi menyediakan beberapa menu, seperti ayam bakar, nasi goreng, mi dokdok, sop iga, hingga iga mercon. Kisaran harganya mulai dari Rp28 ribu hingga Rp50 ribuan.
Pilihan nasi gorengnya juga cukup menarik untuk dicoba, salah satunya Nasi Goreng Cumi Sambal Ijo. Selain itu, terdapat menu seperti Ayam Sasun, Iga Bakar Cobek, Mercon Ayam, Mercon Usus Kulit, Mercon Sapi, dan Mercon Jando.
Tak hanya makanan berat, Gulapadi juga menawarkan aneka camilan tradisional, gorengan, roti bakar, dan aneka nasi berbumbu. Salah satu camilan yang bisa dicoba adalah Cipuk Banjar, yang menambah variasi pilihan makanan ringan di tempat ini.
Soal minuman, tersedia pilihan teh, susu murni, kopi, minuman rempah, jus, hingga aneka es. Beberapa di antaranya seperti Es Semangka, Es Pisang Hijau, Es Campur Durian, Es Kopi Susu, Es Teh Hijau, serta Teh Tarik yang bisa dipesan dalam kondisi panas maupun dingin. Es semangka menjadi salah satu yang paling kami rekomendasikan, karena rasanya menyegarkan dan cocok dinikmati di tengah teriknya cuaca Surabaya.
Menariknya, pihak Gulapadi juga melakukan sejumlah penyesuaian rasa untuk menyambut pelanggan di Surabaya. Hal tersebut dilakukan agar beberapa hidangan bisa lebih dekat dengan karakter selera masyarakat setempat.
Nuri mencontohkan salah satu penyesuaian terlihat dari pilihan cocolan untuk bala-bala. Jika biasanya bala-bala dinikmati dengan cocolan tertentu, Gulapadi juga menghadirkan petis sebagai pelengkap yang lebih akrab dengan lidah masyarakat Jawa Timur.