Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Spot Coffee Street di Solo, Incaran Pencinta Kopi Kaki Lima

4 min read
5 Spot Coffee Street di Solo, Incaran Pencinta Kopi Kaki Lima
Potret coffee street (unsplash.com/Elena Jiang)
  • Jalan Slamet Riyadi dan sekitar Taman Sriwedari menawarkan banyak coffee street, dari suasana pusat kota yang ramai hingga area lebih tenang dengan pilihan lapak malam dan kedai outdoor.

  • Jalan Gatot Subroto ramai siang-malam berkat event rutin, musik, dan street art, dengan pilihan penjaja kopi dari kedai estetik hingga gerobak bermotor antik.

  • Simpang Joglo dan Stadion Manahan menghadirkan suasana lebih lokal serta relatif tenang, dengan sejumlah street coffee dekat kampus, jembatan merah ikonik, wedangan, dan shelter stadion.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jika kamu sedang main atau liburan ke Solo, rasanya kurang afdal kalau gak mampir di salah satu kafe atau coffee shop sambil menikmati suasana kotanya. Ada banyak pilihan tempat, mulai dari pusat kota yang strategis hingga area pinggiran yang lebih tenang, yang dapat kamu kunjungi selama di Solo.

Kamu gak harus ke tempat fancy, ngopi di tepi jalan dengan harga ramah di kantong juga menarik dicoba, lho. Kalau mau nongkrong malam hari, berikut beberapa spot coffee street di Solo yang sering menjadi incaran pencinta kopi. Catat lokasinya, ya!

  1. 1. Jalan Slamet Riyadi

    Sudah menjadi rahasia umum kalau Jalan Slamet Riyadi termasuk pusat tongkrongan anak muda di Solo. Kamu akan menjumpai deretan kafe dan kedai kopi, terutama sekitaran Simpang Empat Gendengan hingga Stasiun Purwosari. Meski gak pernah sepi pengunjung, suasana siang dan malam akan berbeda.

    Sepanjang area tersebut, terdapat jalur khusus pejalan kaki yang lebar, sehingga sering dimanfaatkan untuk berjualan, terutama pedagang kopi kaki lima dan wedangan. Selain itu, sebagian kedai mungil menjadikannya sebagai area outdoor. Kawasan ini cocok buat kamu yang ingin menikmati ramainya suasana malam dekat pusat kota.

    Beberapa street coffee yang bisa jadi pilihan di kawasan ini, antara lain dekat Stasiun Purwosari ada Kamawijaya Street Coffee, Rolling Ground Street Coffee, dan Asbun Coffee Street. Melipir ke arah Simpang Empat Gendengan ada Blu Coffee hingga Kopi Klothok CalSiv. Jika ingin lebih tenang, bisa menyusuri Jalan Perintis Kemerdekaan, sekitar Aston Solo Hotel terdapat sejumlah kedai kopi mungil dengan area di luar ruangan yang menghadap jalan.

  2. 2. Sekitar Taman Sriwedari

    Meurdue Sriwedari
    Meurdue Sriwedari (instagram.com/meurdue.sriwedari)

    Bergeser ke arah Taman Sriwedari, yang sebenarnya masih berada di Jalan Slamet Riyadi. Suasananya lebih tenang dibandingkan spot sebelumnya. Mayoritas penjual kopi yang membuka lapak di tepi jalan utama hanya buka lapak pada malam hingga dini hari.

    Kalau kamu mau ngopi dan nongkrong saat siang atau sore hari, bisa melipir ke sekitar Jalan Museum dan Jalan Kebangkitan Nasional. Sebagian coffee shop dengan space terbatas akan menyediakan tempat duduk di luar ruangan yang menghadap ke jalan raya. Beberapa tempat ngopi yang bisa kamu jumpai di sini antara lain Kopi Jennie, Sri Coffee & Tea, dan Meurdue.

  3. 3. Jalan Gatot Subroto

    Masih dekat dengan kedua tempat sebelumnya, Jalan Gatot Subroto menawarkan deretan tempat makan dan toko untuk berbagai kebutuhan. Pedestrian di kiri dan kanan jalan cukup lebar, sehingga nyaman bagi pejalan kaki. Kawasan ini selalu ramai, siang maupun malam, terutama saat akhir pekan, karena ada berbagai event rutin seperti Ngarsopuro Night Market, Ngarsopurock, dan SOLO is Solo.

    Kamu bisa ngopi di sini sambil menikmati alunan musik dan street art. Para penjaja kopi lebih beragam, mulai dari kedai kopi kekinian yang estetik hingga menggunakan sepeda motor antik. Kamu bisa membeli kopi di R & R Street Coffee, Konco Kopi, atau Social Street Kopi di Jalan Dr. Rajiman Coyudan.

  4. 4. Sekitar Simpang Joglo

    Kopi Enem
    Kopi Enem (instagram.com/kopienem)

    Mau nongkrong di Solo bagian utara? Cobalah mengunjungi sekitar Underpass Joglo yang juga dikenal sebagai Simpang Joglo. Tempat ini punya "jembatan merah" yang ikonik dan sering menjadi objek fotografi, fungsi utamanya sebagai jalur rel kereta layang.

    Lokasinya dekat Universitas Slamet Riyadi dan Universitas Duta Bangsa, cocok buat nongkrong bareng bestie. Kamu gak perlu jauh-jauh ke pusat kota, karena terdapat beberapa pilihan street coffee di sini, seperti Kopi Enem dan Kopi Jenni Nusukan. Suasananya pun lebih tenang dan terasa lokal dibanding pusat kota.

  5. 5. Sekitar Stadion Manahan

    Satu lagi spot coffee street di Solo, yakni sekitar Stadion Manahan yang menawarkan suasana berbeda dari keempat tempat sebelumnya. Sebagian kedai kopi berdekatan dengan wedangan dan penjual ronde serta angsle. Suasana lokal lebih terasa, nyaman buat kamu yang memilih tempat nongkrong gak terlalu ramai, tapi tetap hidup.

    Konsep street coffee di sini tidak sepenuhnya lapak kopi kaki lima. Lebih banyak kedai kopi mungil tanpa halaman, sehingga pelanggan harus duduk di luar ruangan kalau mau dine-in. Beberapa tempat ngopi yang bisa jadi pilihanmu antara lain Waroeng Kopi Nyaman, Berdikari Coffee Soc, dan deretan kedai kopi di shelter dekat stadion seperti Orchard Shelter Coffee, So Fun Coffee, serta Ninety Coffee.

    Kelima spot coffee street di Solo tersebut menawarkan suasana ngopi yang berbeda. Kamu bisa memilih nongkrong sambil menikmati keramaian tengah kota atau mencari tempat yang lebih tenang. Gimana, kamu sudah tahu mau nongkrong di mana?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More