Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Turon atau Maruya? Adu Lezat Dua Jajanan Pisang dari Filipina

4 min read
Turon atau Maruya? Adu Lezat Dua Jajanan Pisang dari Filipina
Turon (kiri) vs Maruya (kanan) (commons.wikimedia.org/Philip Mallis | commons.wikimedia.org/Obsidian Soul)

Jajanan pisang goreng mungkin sudah akrab di lidah masyarakat Indonesia. Namun, lain halnya di Filipina. Ada dua jajanan berbahan dasar pisang yang sama-sama populer dan sering menjadi pilihan camilan sore, yaitu turon dan maruya. Keduanya menggunakan pisang saba, sejenis pisang yang umum dibudidayakan di Filipina, tetapi diolah dengan cara yang berbeda sehingga menghasilkan tekstur dan cita rasa yang khas.

Turon dikenal dengan balutan kulit lumpia yang renyah dan lapisan gula karamel yang manis. Sementara itu, maruya tampil lebih sederhana sebagai pisang goreng berbalut adonan tepung yang lembut di dalam dan renyah di luar. Meski sama-sama berbahan dasar pisang, keduanya menawarkan pengalaman makan yang berbeda dan memiliki penggemarnya masing-masing. Lalu, antara turon atau maruya, mana yang lebih menggoda?

  1. 1. Turon dibalut menggunakan kulit lumpia tipis

    Turon atau lumpiang saging
    Turon atau lumpiang saging (commons.wikimedia.org/Herbertkikoy)

    Turon atau lumpiang saging merupakan salah satu jajanan jalanan paling populer di Filipina. Kudapan ini dibuat dari pisang saba yang dibalut kulit lumpia tipis, kemudian digoreng hingga garing. Menurut Kawaling Pinoy, ada banyak versi turon. Ada yang menambahkan nangka atau langka (dalam bahasa Filipina) sebagai isian untuk memberikan aroma dan rasa yang lebih kaya. Ada juga yang menggunakan kacang agar teksturnya menjadi lebih renyah dan gurih saat dimakan.

    Keunikan turon terletak pada penggunaan gula merah atau brown sugar yang akan meleleh dan mengaramel saat proses penggorengan. Hasilnya adalah lapisan luar yang renyah dengan rasa manis yang khas. Mengutip Panlasang Pinoy, tak heran jika turon sering disebut sebagai salah satu camilan favorit saat waktu merienda atau makan selingan sore di Filipina. Menurut TasteAtlas, turon termasuk dalam kelompok lumpia manis yang berkembang dari pengaruh spring roll asal China. Kini, jajanan tersebut telah menjadi bagian penting dari budaya kuliner Filipina dan mudah ditemukan mulai dari pedagang kaki lima hingga pusat perbelanjaan.

  2. 2. Maruya mirip dengan pisang goreng

    Maruya, jajanan khas Filipina berbahan dasar pisang
    Maruya, jajanan khas Filipina berbahan dasar pisang (commons.wikimedia.org/Ralff Nestor Nacor)

    Jika turon mengandalkan kulit lumpia, maruya justru mirip dengan pisang goreng yang dikenal masyarakat Indonesia. Maruya dibuat dengan cara melapisi pisang saba (plantain) menggunakan adonan tepung, lalu digoreng hingga berwarna keemasan dan renyah. Dalam beberapa daerah di Filipina, pisang bahkan dibentuk menyerupai kipas sebelum dicelupkan ke dalam adonan.

    Tekstur maruya cenderung lebih lembut dibandingkan turon. Rasa manis alami pisang menjadi bintang utama karena tidak tertutup oleh lapisan kulit atau karamel yang tebal. Setelah matang, maruya biasanya ditaburi gula untuk menambah cita rasa. Meski tampil sederhana, popularitas maruya tidak bisa diremehkan. TasteAtlas bahkan memasukkan maruya ke dalam daftar dessert goreng paling populer di dunia bersama sejumlah jajanan Filipina lainnya seperti turon, cascaron, dan banana cue.

  3. 3. Mana yang lebih lezat?

    Turon menggunakan topping kacang
    Turon menggunakan topping kacang (commons.wikimedia.org/Obsidian Soul)

    Jawabannya tentu kembali pada selera masing-masing. Bagi pencinta tekstur renyah dan rasa manis karamel yang kuat, turon bisa menjadi pilihan utama. Perpaduan kulit lumpia yang garing, pisang yang lembut, dan tambahan nangka membuat rasanya terasa lebih kompleks.

    Sebaliknya, maruya cocok untuk mereka yang ingin menikmati cita rasa pisang yang lebih dominan tanpa terlalu banyak tambahan. Teksturnya yang ringan dan sederhana membuat jajanan ini terasa lebih dekat dengan pisang goreng tradisional yang akrab di berbagai negara Asia Tenggara.

    Dalam berbagai diskusi pecinta kuliner Filipina di media sosial Reddit, turon sering unggul berkat sensasi renyah dan lapisan karamelnya. Namun, maruya tetap memiliki basis penggemar yang kuat karena dianggap tidak terlalu manis dan lebih menonjolkan rasa buah aslinya.

    Turon atau maruya menunjukkan bagaimana bahan sederhana seperti pisang dapat diolah menjadi jajanan yang sangat berbeda. Satu menawarkan sensasi renyah dan karamel yang kaya rasa, sementara yang lain menghadirkan kesederhanaan pisang goreng dengan tekstur lembut yang menenangkan. Jika berkesempatan mencicipi kuliner Filipina, tidak ada salahnya mencoba keduanya sekaligus. Berkat karakter dan cita rasa yang berbeda, baik turon maupun maruya sama-sama membuktikan bahwa pisang bisa menjadi bintang utama dalam jajanan jalanan yang dicintai banyak orang. Kalau kamu sendiri, penasaran ingin mencoba yang mana lebih dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More