Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Kue Lapis Pisang Kayu Manis, Manis dan Harum Rempah!

3 min read
Resep Kue Lapis Pisang Kayu Manis, Manis dan Harum Rempah!
ilustrasi kue lapis pisang kayu manis (vecteezy.com/Ramdhaniyah Mumtazah)

Ingin membuat camilan manis dengan aroma rempah yang menggugah selera? Kamu bisa mencoba kue lapis pisang kayu manis yang memadukan rasa manis pisang matang dengan aroma khas kayu manis. Teksturnya yang lembut dan sedikit kenyal membuat kue ini cocok dinikmati sebagai teman minum teh atau kopi. Menariknya, bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana sehingga kamu bisa mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Kue lapis pisang kayu manis bisa menjadi variasi camilan untuk keluarga atau sajian saat ada tamu berkunjung. Pisang matang memberikan rasa manis alami, sedangkan bubuk kayu manis menambahkan aroma rempah yang khas. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan ikuti resep kue lapis pisang kayu manis berikut ini.

  1. Bahan Kue Lapis Pisang Kayu Manis

    ilustrasi tepung beras
    ilustrasi tepung beras (pixabay.com/hewq)
    1. 200 gram tepung beras
    2. 100 gram tepung tapioka
    3. 200 gram pisang matang tanpa kulit
    4. 150 gram gula pasir
    5. 600 ml santan
    6. ½ sendok teh bubuk kayu manis
    7. ¼ sendok teh garam
    8. 1 lembar daun pandan
    9. Minyak goreng secukupnya untuk mengoles loyang

  2. Cara Membuat Kue Lapis Pisang Kayu Manis

    ilustrasi membuat adonan
    ilustrasi membuat adonan (pixabay.com/Birgit_H)
    1. Santan dituangkan ke dalam panci, kemudian dicampurkan dengan gula pasir, garam, dan daun pandan. Campuran tersebut dipanaskan menggunakan api kecil sambil diaduk hingga gula larut, lalu didinginkan sebelum digunakan.
    2. Pisang matang yang sudah dikupas dihancurkan menggunakan garpu atau blender sampai tidak ada gumpalan besar. Bubuk kayu manis kemudian dicampurkan ke dalam pisang yang telah dihaluskan hingga aromanya merata.
    3. Tepung beras dan tepung tapioka dimasukkan ke dalam wadah, lalu diaduk hingga tercampur rata. Campuran santan yang sudah dingin dituangkan secara bertahap sambil diaduk agar adonan tidak menggumpal.
    4. Pisang yang telah dihaluskan dimasukkan ke dalam adonan tepung, kemudian diaduk sampai seluruh bahan tercampur rata. Adonan selanjutnya disaring untuk mendapatkan tekstur yang lebih halus sebelum dibagi menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan.
    5. Loyang diolesi dengan sedikit minyak goreng agar kue tidak lengket saat dikeluarkan setelah matang. Kukusan dipanaskan hingga air mendidih, sedangkan tutupnya dilapisi kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue.
    6. Satu bagian adonan dituangkan ke dalam loyang, kemudian dikukus selama sekitar 5–7 menit hingga permukaannya mulai mengeras. Lapisan berikutnya dituangkan secara perlahan dan proses tersebut diulangi sampai seluruh adonan habis, lalu kue dikukus kembali selama 20–25 menit hingga matang.
    7. Kue lapis yang sudah matang dikeluarkan dari kukusan, kemudian didiamkan hingga suhunya turun dan teksturnya lebih kokoh. Setelah benar-benar dingin, kue dipotong menggunakan pisau yang sedikit diolesi minyak agar setiap lapisan terlihat rapi.

  3. Tips Membuat

    ilustrasi mengukus
    ilustrasi mengukus (pixabay.com/scratsmacker)
    1. Pilih pisang yang benar-benar matang agar rasa manis alaminya lebih terasa dan teksturnya mudah dihaluskan. Pisang yang terlalu mentah sebaiknya dihindari karena dapat membuat rasa kue kurang manis dan aromanya kurang harum.
    2. Gunakan bubuk kayu manis secukupnya agar aromanya tidak mendominasi rasa pisang. Takaran ½ sendok teh bisa dijadikan patokan awal, lalu disesuaikan dengan selera.
    3. Pastikan adonan tercampur rata sebelum dikukus agar tidak ada gumpalan tepung yang mengganggu tekstur kue. Adonan juga sebaiknya disaring terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang lebih halus.
    4. Tunggu hingga setiap lapisan mulai mengeras sebelum menuangkan lapisan berikutnya agar lapisan tidak bercampur. Gunakan api sedang dan pastikan air kukusan tetap cukup selama proses memasak berlangsung.

    Sambil menunggu setiap lapisan terbentuk, kamu bisa menyiapkan secangkir teh hangat atau kopi favorit untuk menemani waktu bersantai. Setelah kue dipotong, sajian sederhana ini bisa menjadi camilan sore yang menggugah selera, apalagi jika dinikmati bersama keluarga di rumah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More