Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Kesalahan Umum saat Menyimpan dan Mengolah Sayuran Beku

ilustrasi frozen vegetables atau sayuran beku
ilustrasi frozen vegetables atau sayuran beku (freepik.com/freepik)
Intinya sih...
  • Sayuran beku bisa langsung dimasak tanpa dicairkan terlebih dahulu.
  • Metode memasak dengan panas kering lebih disarankan daripada panas basah.
  • Sayuran beku sebaiknya segera dihabiskan dalam waktu satu sampai dua minggu setelah dibuka.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sayuran beku sering jadi penyelamat buat kamu yang sibuk dan gak sempat belanja sering-sering. Stoknya awet, praktis, serta mudah diolah kapan saja.

Meski begitu, masih banyak orang yang salah memperlakukan sayuran beku sehingga rasanya kurang maksimal. Padahal, kalau diolah dengan cara tepat, kualitasnya bisa menyaingi sayuran segar, lho.

Kesalahan kecil saat menyimpan atau memasak justru bikin tekstur lembek dan rasa hambar. Supaya gak salah langkah, penting buat tahu kesalahan umum berikut ini.

1. Mencairkan sayuran beku sebelum dimasak

ilustrasi frozen vegetables
ilustrasi frozen vegetables (pixabay.com/PDPics)

Banyak orang mengira sayuran beku wajib dicairkan dulu sebelum masuk wajan. Kebiasaan ini sering dilakukan karena dianggap lebih aman dan merata saat dimasak. Padahal, proses pencairan justru bisa membuat tekstur sayuran jadi lembek dan kurang menarik. Air yang keluar saat mencair akan merusak struktur sayuran.

Sebagian besar sayuran beku sebenarnya bisa langsung dimasak dalam kondisi beku. Metode ini membantu menjaga tekstur tetap padat dan warna lebih segar. Brokoli, wortel, buncis, sampai kembang kol bisa langsung ditumis atau dipanggang tanpa proses cair terlebih dulu. Pengecualian biasanya berlaku untuk sayuran berdaun seperti bayam beku karena dikemas dalam bentuk blok padat.

2. Mengukus, merebus, atau memanaskan di microwave

ilustrasi microwave
ilustrasi microwave (vecteezy.com/Phongsaya Limpakhom)

Kesalahan lain yang cukup umum adalah memilih metode memasak dengan panas basah. Mengukus, merebus, atau memanaskan di microwave sering dianggap cara paling praktis. Sayangnya, metode ini membuat sayuran kehilangan rasa alami dan teksturnya jadi kurang menggigit. Air panas juga bisa melarutkan sebagian nutrisi.

Metode panas kering seperti menumis atau memanggang justru jauh lebih disarankan. Panas langsung dari wajan atau oven membantu proses karamelisasi alami. Rasa sayuran jadi lebih keluar dan aromanya lebih menggoda. Kalau ingin hasil maksimal, gunakan api sedang ke tinggi dan jangan lupa membalik sayuran agar matang merata.

3. Menyimpan sayuran beku terlalu lama

ilustrasi sayur bayam beku
ilustrasi sayur bayam beku (pixabay.com/No-longer-here)

Label “beku” sering bikin orang merasa aman menyimpan sayuran selama berbulan-bulan. Padahal, kualitas sayuran beku tetap bisa menurun seiring waktu, lho. Kristal es yang muncul di permukaan sayuran menjadi tanda bahwa kelembapan mulai hilang. Kondisi ini bikin rasa dan tekstur makin jauh dari kata segar.

Setelah kemasan dibuka, sebaiknya sayuran beku segera dihabiskan dalam waktu satu sampai dua minggu. Penyimpanan terlalu lama di freezer membuat sayuran jadi kering dan kurang nikmat saat dimasak. Menutup kembali kemasan dengan rapat juga penting untuk mengurangi kontak dengan udara dingin. Cara sederhana ini membantu menjaga kualitas lebih lama.

4. Terlalu terpaku pada jenis sayuran tertentu

ilustrasi sayuran beku
ilustrasi sayuran beku (pixabay.com/photosforyou)

Banyak orang hanya membeli jenis sayuran beku itu-itu aja. Brokoli, wortel, buncis, atau jagung sering jadi pilihan utama. Kebiasaan ini bikin kamu melewatkan banyak variasi menarik di freezer. Padahal, pilihan sayuran beku sekarang jauh lebih beragam dibanding dulu.

Butternut squash, asparagus, terong, jamur, kol, sampai aneka sayuran hijau kini mudah ditemukan dalam versi beku. Variasi ini membuka peluang eksplorasi menu baru di rumah. Mencoba jenis berbeda juga membantu asupan nutrisi lebih beragam. Masakan rumahan pun jadi terasa lebih seru dan gak monoton.

Sayuran beku sebenarnya punya potensi besar kalau diperlakukan dengan benar. Kesalahan kecil seperti mencairkan sebelum dimasak atau memilih metode memasak yang kurang tepat bisa menurunkan kualitasnya. Penyimpanan terlalu lama juga diam-diam memengaruhi rasa dan tekstur.

Membuka diri terhadap variasi sayuran beku memberi banyak pilihan menu sehat. Dengan langkah sederhana, kamu bisa menikmati sayuran beku yang lezat, praktis, serta tetap bernutrisi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Botok Ayam Jamur Kemangi, Sajian Gurih Pedas yang Bikin Nagih!

03 Jan 2026, 17:47 WIBFood