Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Tips Membuat Kaldu Dasar untuk Semua Jenis Masakan

4 Tips Membuat Kaldu Dasar untuk Semua Jenis Masakan
ilustrasi kaldu (pexels.com/Bluebird Provisions)
Intinya Sih
  • Kaldu dasar jadi fondasi penting dalam berbagai masakan karena memperkaya rasa dan aroma alami, sehingga perlu dibuat dengan bahan segar serta proses yang tepat.
  • Proses perebusan kaldu harus dilakukan perlahan dengan api kecil selama beberapa jam agar rasa umami keluar sempurna dan hasilnya jernih serta aromatik.
  • Penyimpanan kaldu perlu dilakukan setelah dingin dalam wadah tertutup rapat, bisa disimpan di kulkas atau dibekukan agar tahan lama dan mudah digunakan kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Kaldu dasar merupakan elemen penting yang sering ada dalam banyak masakan karena memang mampu memberikan cita rasa dan juga memperdalam aroma hidangan secara alami. Kaldu yang dibuat dengan benar justru bisa menjadi fondasi utama untuk pembuatan tumisan, sup, saus, atau bahkan nasi dan juga mi kuah.

Ternyata membuat kaldu yang serbaguna dan tahan lama tidak bisa dilakukan sembarangan, sehingga memerlukan proses yang tepat, termasuk pemilihan bahan dan juga pemahaman terkait cara penyimpanannya. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tips berikut ini dalam membuat kaldu dasar untuk semua jenis makanan agar bisa digunakan kapan saja.

1. Gunakan bahan segar dan berkualitas

ilustrasi memotong daging
ilustrasi memotong daging (unsplash.com/Usman Yousaf)

Pemilihan bahan yang segar dan berkualitas tinggi sebetulnya merupakan kunci utama untuk bisa menghasilkan kaldu yang cita rasanya lezat dan juga bebas dari rasa atau pun aroma yang mengganggu. Kamu bisa menggunakan tulang ayam, sapi, atau ikan yang masih segar, serta tambahan sayuran, seperti seledri, wortel, dan juga bawang bombai yang kondisinya belum layu.

Bahan-bahan tersebut dianggap dapat memberikan rasa umami alami, serta memperkaya kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kaldu. Hindari pula menggunakan bahan yang sudah terlalu lama disimpan karena ini akan mengganggu rasa dasar yang diinginkan pada kaldu, bahkan bisa mempercepat proses pembusukan.

2. Rebus dengan api kecil dalam waktu lama

ilustrasi mengolah kaldu
ilustrasi mengolah kaldu (unsplash.com/NK Lee)

Teknik merebus kaldu memang harus dilakukan secara perlahan dengan menggunakan api kecil agar cita rasa dari bahan-bahan tersebut dapat keluar dengan sempurna. Rebuslah minimal selama 2 hingga 4 jam untuk kaldu ayam dan lebih lama lagi untuk kaldu sapi agar tulangnya bisa benar-benar melepaskan kolagen secara optimal.

Memasak dengan suhu rendah dapat mencegah kaldu berubah menjadi keruh akibat gelembung mendidih yang rentan membawa kotoran ke seluruh bagian. Setidaknya dengan kesabaran penuh, maka hasil akhir kaldu pun akan terlihat lebih aromatik, jernih, dan juga nikmat pada saat dijadikan sebagai dasar bahan berbagai hidangan.

3. Hindari menggunakan garam diproses awal

ilustrasi garam
ilustrasi garam (unsplash.com/Jason Tuinstra)

Banyak orang yang mungkin tergoda untuk menambahkan garam sejak awal proses perebusan kaldu, padahal cara ini justru bisa menyebabkan rasanya berubah menjadi terlalu asin ketika diperkaya atau direduksi dalam masakan. Kaldu dasar memang semestinya dibuat tanpa garam agar lebih fleksibel digunakan untuk berbagai jenis resep.

Menambahkan garam semestinya dilakukan pada saat kaldu akan digunakan untuk memasak olahan tertentu. Setidaknya dengan cara tersebut, maka kamu bisa mengontrol cita rasa dengan lebih baik dan juga menghindari potensi over seasoning pada setiap hidangan yang lebih sensitif terhadap penambahan garam.

4. Simpan kaldu dengan cara yang tepat

ilustrasi menyimpan kaldu
ilustrasi menyimpan kaldu (unsplash.com/Jonathan Pielmayer)

Setelah kaldu sudah selesai dimasak dan disaring, maka biarkan kondisinya dingin terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke wadah bersih yang sudah tertutup rapat. Simpan dalam lemari es jika akan digunakan dalam waktu 2 sampai dengan 3 hari atau bekukan dalam cetakan es batu untuk penyimpanan jangka panjang.

Membekukan kaldu dalam porsi kecil dapat memudahkan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan harian, tanpa harus mencairkan seluruh stok dari kaldu tersebut. Pastikan untuk selalu memberikan label tanggal pada setiap wadah penyimpanan agar nantinya kamu tahu kapan kaldu tersebut harus digunakan sebelum kualitasnya menurun secara signifikan.

Membuat kaldu dasar yang baik memerlukan ketelitian dan ketelatenan tersendiri, namun hasilnya sebanding dengan usaha yang dilakukan. Kaldu buatan sendiri tentu jauh lebih sehat, kaya rasa, dan bebas dari bahan tambahan, seperti MSG atau pengawet buatan. Jadikan kaldu buatan rumah sebagai rahasia kelezatan dari masakan harian yang praktis dan bernutrisi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Related Articles

See More