Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Langkah Mudah Bikin Manisan Tomat Rasa Kurma

5 Langkah Mudah Bikin Manisan Tomat Rasa Kurma
Pexels.com/rawpixel.com
Share Article

Ramadan identik dengan berbuka yang manis manis. Mulai dari kolak, puding maupun beraneka macam buah lainnya. Salah satu buah yang digemari dan mudah ditemui saat Ramadan adalah kurma. Ya, hampir seluruh kalangan menyukai buah ini.

Namun kali ini berbeda, saat tak ada kurma di meja makan tapi kita memiliki stok tomat melimpah. Kita bisa menyulapnya menjadi manisan yang rasanya hampir mirip kurma. Manisan tomat atau bisa juga disebut torakur ini cocok buat hidangan berbuka puasa, loh. Bahkan bisa dijadikan kue kering dalam toples saat lebaran.

Ingin tahu lebih lanjut? Simak baik-baik penjelasan di bawah ini, yuk!

  1. 1. Ini dia fakta manisan tomat rasa kurma

    pexels.com/pixabay
    pexels.com/pixabay

    Semua orang pasti akrab dengan buah yang satu ini. Ya, kita sering menikmati tomat dalam bentuk saus maupun pasta. Buah tomat juga kaya akan gizi. Dilansir dari situs www.sarihusada.co.id buah tomat mengandung senyawa lycopene yang mana senyawa ini menghambat pertumbuhan kanker. Dalam 100 gram tomat rata rata mencapai 3-5 gram kandungan lycopene.

    Sedangkan menurut badan penelitian dunia FAO-WHO, kandungan lycopene tidak rusak selama proses pemasakan, bahkan bisa meningkat hingga 10 kali lipat saat tomat dimasak sebagai saus atau pasta. Jadi, buah tomat lebih baik dikonsumsi setelah dimasak terlebih dahulu.

    Nah, bagaimana? Tertarik mencoba manisan tomat khas Bandungan ini? Simak baik baik resep dibawah ini ya!

  2. 2. Bahan bahan yang diperlukan

    Pexels.com/pixabay
    Pexels.com/pixabay

    Bahan bahan:

    • 1 kilogram tomat merah segar
    • 200 gram gula pasir
    • 1 sdt kapur sirih
    • Air bersih secukupnya
  3. 3. Cara membuat manisan kurma

    Pexels.com/Quintin Gellar
    Pexels.com/Quintin Gellar

    Cara membuat:

    Adapun pembuatan manisan tomat tergolong gampang-gampang susah. Dengan tahapan sebagai berikut:

    • Cuci bersih tomat lalu tusuklah setiap bagian tomat dengan garpu/tusuk gigi.
    • Keluarkan biji tomat dengan menekan-nekannya hingga tertinggal daging buahnya saja.
    • Siapkan larutan kapur sirih dalam 1 atau 2 liter air, kemudian rendam tomat selama 2 jam.
    • Angkat tomat dalam rendaman kapur sirih, lalu kembali cuci dengan air bersih. Tiriskan.
    • Masukkan tomat beserta gula ke dalam wajan. Masak dengan api sedang, lalu diaduk aduk setiap saat agar tidak gosong. Angkat ketika gula sudah mulai meresap ke dalam tomat.
    • Jemur manisan tomat yang sudah diangkat pada terik matahari selama kurang lebih 3 hari hingga tekstur dan warnanya mirip kurma.
    • Setelah penyinaran cukup, angkat dan sajikan manisan tomat yang sudah siap disantap.
  4. 4. Tips agar hasil lebih mirip kurma

    mightysweet.com/mesohungry
    mightysweet.com/mesohungry

    Adapun jika ingin hasil manisan tomat lebih mirip kurma, gunakan tips sebagai berikut:

    • Pilih tomat merah segar namun tidak terlalu matang.
    • Gunakan tampah saat menjemur manisan tomat.
    • Untuk bisa lebih mirip kurma, jangan menjemur tomat menjadi sangat kering, agar manisan tomat mudah dikepal-kepal dengan tangan hingga menjadi bulatan seperti kurma.
    • Namun jangan terlalu cepat juga mengangkat manisan tomat dari penyinaran jika tidak ingin warnanya terlihat masih merah dan basah.
    21food.com
    21food.com
  5. 5. Ketahanan manisan tomat rasa kurma

    pexels.com/rawpixel.com
    pexels.com/rawpixel.com

    Selain pengeringan, gula juga berperan sebagai pengawet alami agar manisan tomat bisa bertahan lebih lama. Bahkan, bisa awet hingga bulanan, tergantung tingkat kekeringan dan kadar gula di dalamnya.

    Tapi perlu diingat. Meski kandungan lycopene dalam buah tomat bagus untuk mencegah kanker. Ada baiknya jika mengkonsumsi manisan tomat sekedarnya saja dan memperhatikan kadar gula darah kita. Sesuatu yang berlebihan memang tidak baik, bukan?

    Nah, itu dia resep dan info seputar manisan tomat yang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran ketika membuatnya.

    Bagaimana? Berani mencoba?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More