Momen Idul Adha selalu identik dengan stok daging yang melimpah di rumah. Setelah pembagian kurban selesai, banyak orang langsung menyimpan daging ke kulkas atau freezer agar bisa dinikmati dalam beberapa hari bahkan beberapa minggu ke depan. Sayangnya, gak semua orang memahami cara penyimpanan daging yang tepat. Kebiasaan yang terlihat sepele justru bisa memengaruhi kualitas, rasa, hingga keamanan daging saat dikonsumsi.
Daging kurban merupakan bahan pangan yang mudah rusak jika tidak ditangani secara benar. Suhu, wadah penyimpanan, hingga cara membaginya menjadi porsi kecil ternyata berpengaruh besar terhadap kesegarannya. Jika salah menyimpan, daging bisa lebih cepat berlendir, berbau, atau kehilangan kualitas nutrisinya. Nah, supaya stok daging kurban tetap awet dan aman dikonsumsi, hindari lima kesalahan berikut ini, ya!
