Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Banh Canh Hua, Mi Tebal dengan Kuah Kepiting Khas Vietnam yang Gurih dan Lezat
ilustrasi banh canh cua (youtube.com/Boriville)
  • Bánh canh cua adalah mi tebal kenyal khas Vietnam Selatan dengan kuah seafood gurih dan sedikit kental, dilengkapi kepiting, udang, serta telur puyuh.
  • Kuah dibuat dari kaldu ayam atau seafood, bawang putih, kecap ikan, gula, lada, lalu dikentalkan bertahap memakai larutan tepung tapioka.
  • Mi direbus terpisah agar tidak lembek; kepiting dimasukkan menjelang akhir, kemudian sajikan dengan daun bawang, ketumbar, bawang goreng, cabai, dan jeruk nipis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Vietnam tidak hanya punya phở dan bún bò Huế. Ada pula bánh canh cua, hidangan mi berkuah kental yang menggunakan mi berukuran tebal dengan tekstur kenyal. Sajian ini populer di Vietnam Selatan dan biasanya dilengkapi daging kepiting, udang, telur puyuh, serta berbagai pelengkap lainnya.

Kuah bánh canh cua memiliki cita rasa gurih dengan tekstur yang sedikit kental. Kaldu seafood yang kaya rasa berpadu dengan mi kenyal dan daging kepiting sehingga menghasilkan hidangan yang sederhana tetapi tetap terasa istimewa. Jika tertarik mencoba kuliner Vietnam yang belum terlalu umum, simak resep bánh canh cua berikut dan buat sendiri di rumah!

Bahan Membuat Banh Canh Hua

ilustrasi mi (pexels.com/zijie liu)

Bahan utama:

  1. 300 gram mi bánh canh atau mi tapioka berukuran tebal

  2. 200 gram daging kepiting matang

  3. 150 gram udang, kupas dan bersihkan

  4. 8 butir telur puyuh, rebus dan kupas

  5. 1 liter kaldu ayam atau kaldu seafood

  6. 2 siung bawang putih, cincang halus

  7. 2 batang daun bawang, iris

  8. 1 batang daun ketumbar, iris

  9. 1 sdm minyak goreng

  10. 1 sdm kecap ikan

  11. 1 sdt gula pasir

  12. 1/2 sdt lada putih bubuk

  13. Garam secukupnya

Bahan pengental:

  1. 2 sdm tepung tapioka

  2. 4 sdm air

Bahan pelengkap:

  1. Bawang goreng secukupnya

  2. Daun ketumbar secukupnya

  3. Cabai iris secukupnya

  4. Jeruk nipis secukupnya

Cara Membuat Banh Canh Hua

ilustrasi memasak (magnific.com/senivpetro)

  1. Pertama-tama, rebus telur puyuh hingga matang, kemudian kupas dan sisihkan. Jika menggunakan daging kepiting segar, kukus atau rebus terlebih dahulu hingga matang, lalu ambil dagingnya dan sisihkan.

  2. Selanjutnya, panaskan minyak dalam panci dan tumis bawang putih hingga harum. Setelah itu, tuangkan kaldu ayam atau kaldu seafood dan masak hingga mulai mendidih.

  3. Setelah kaldu mendidih, masukkan udang dan masak hingga berubah warna. Kemudian, tambahkan kecap ikan, gula, lada putih, dan sedikit garam. Aduk rata dan koreksi rasanya agar kuah terasa gurih dan seimbang.

  4. Berikutnya, larutkan tepung tapioka dengan air hingga tidak ada bagian yang menggumpal. Tuangkan larutan tersebut sedikit demi sedikit ke dalam kuah sambil terus diaduk agar kuah mengental secara merata.

  5. Setelah kuah mencapai tingkat kekentalan yang diinginkan, masukkan daging kepiting dan telur puyuh. Masak sebentar menggunakan api kecil agar daging kepiting tetap lembut dan tidak hancur.

  6. Sementara itu, rebus mi bánh canh secara terpisah sesuai petunjuk pada kemasan hingga matang dan kenyal. Tiriskan, kemudian masukkan mi ke dalam mangkuk saji.

  7. Tuangkan kuah kepiting beserta udang dan telur puyuh ke atas mi. Tambahkan daun bawang, daun ketumbar, dan bawang goreng sebagai pelengkap.

  8. Terakhir, sajikan bánh canh cua selagi hangat dengan irisan cabai dan perasan jeruk nipis sesuai selera.

Tips Membuat Banh Canh Hua

ilustrasi banh canh cua (youtube.com/Helen's Recipes)

  1. Gunakan mi yang sesuai. Mi bánh canh memiliki ukuran lebih tebal dan tekstur lebih kenyal dibandingkan bihun beras sehingga menjadi karakter utama hidangan ini.

  2. Masak mi secara terpisah untuk membantu menjaga kuah tetap bersih dan mencegah mi menyerap terlalu banyak cairan hingga teksturnya menjadi terlalu lembek.

  3. Jangan terlalu banyak menggunakan tepung tapioka dan tambahkan larutan pengental secara bertahap saja agar kuah tidak berubah menjadi terlalu pekat atau seperti gel.

  4. Masukkan kepiting menjelang akhir. Daging kepiting yang sudah matang tidak membutuhkan waktu memasak lama. Memasaknya terlalu lama dapat membuat teksturnya menjadi kering dan mudah hancur.

  5. Gunakan kaldu yang gurih. Kaldu seafood dapat memberikan rasa yang lebih kuat, tetapi kaldu ayam juga bisa digunakan untuk menghasilkan rasa yang lebih ringan.

  6. Sesuaikan kekentalan kuah. Jika kuah terlalu kental, tambahkan sedikit kaldu atau air. Sebaliknya, jika masih terlalu encer, tambahkan sedikit larutan tepung tapioka.

  7. Tambahkan jeruk nipis saat akan disantap. Rasa asam yang segar dapat membantu menyeimbangkan kuah yang gurih dan kental.

Itulah resep bánh canh cua, mi tebal khas Vietnam dengan kuah kepiting yang gurih dan bertekstur kental. Perpaduan mi yang kenyal, daging kepiting, udang, serta telur puyuh membuat hidangan ini cocok disantap sebagai menu makan siang maupun malam. Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan, kamu juga bisa mencoba menghadirkan cita rasa kuliner Vietnam ini di rumah. Selamat mencoba, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article