- 500 gram ubi ungu
- 100 gram tepung tapioka
- 1/2 sendok teh garam untuk adonan biji salak
- 200 gram gula pasir
- 600 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 1/2 sendok teh garam
- 2 sendok makan tepung tapioka
- 50 ml air
Resep Biji Salak Ubi Ungu yang Manis untuk Takjil Buka Puasa

Menyambut momen buka puasa, banyak orang mempersiapkan aneka takjil untuk hidangan berbuka. Biasanya, takjil identik dengan makanan manis, dan biji salak adalah salah satunya. Kalau biasanya biji salak terbuat dari ubi kuning dengan tekstur lembut dan rasa yang manis, kini kamu bisa membuatnya pakai ubi ungu, lho
Biar rasanya gak cuma manis, resep biji salak ubi ungu ini dilengkapi dengan saus santan kental yang memberikan rasa gurih. Tertarik mencoba? Berikut resep biji salak ubi ungu yang cocok untuk takjil buka puasa hari ini, ya!
Bahan Biji Salak Ubi Ungu

Bahan utama:
Bahan kuah santan:
- 500 ml santan kental
- 1 sendok makan tepung tapioka
- 1 lembar daun pandan
- 1/2 sendok teh garam
Cara Membuat

- Siapkan panci kukusan, lalu panaskan hingga mendidih dan mengeluarkan uap air. Sambil menunggu, kupas kulit ubi ungu lalu cuci sampai bersih.
- Potong-potong ubi ungu menjadi beberapa bagian dengan ukuran lebih kecil. Masukkan potongan ubi tadi ke dalam panci, lalu kukus selama 15 menit atau sampai ubinya empuk.
- Setelah tekstur ubinya jadi empuk, matikan api dan pindahkan potongan ubi ke wadah. Diamkan sampai suhunya turun, lalu haluskan ubi dengan menggunakan chopper atau bisa juga dengan ditumbuk menggunakan ulekan. Tambahkan tepung tapioka, dan garam ke wadah berisi ubi ungu yang sudah dihaluskan.
- Aduk semua bahan dengan tangan sampai tekstur adonannya kalis dan bisa dibentuk. Setelah adonan jadi, ambil satu sendok teh adonan ubi ungu lalu bentuk bulat dengan tangan. Ulangi langkah ini sampai adonannya habis, sisihkan.
- Siapkan panci, tuang air sebanyak 600 ml. Tambahkan gula pasir, garam, dan daun pandan. Masak sampai mendidih dan gula pasirnya larut dengan menggunakan api sedang. Setelah air mendidih, masukkan bola-bola ubi yang sudah kita bentuk tadi.
- Rebus bola-bola ubi sampai matang dan mengapung di permukaan. Sambil menunggu bola-bola ubinya matang, siapkan wadah kecil, masukkan 2 sendok makan tepung tapioka dan 50 ml air. Aduk sampai tepungnya larut, lalu sisihkan sebentar.
- Setelah bola-bola ubi matang dan mengapung di permukaan panci, baru tuangkan larutan tapioka yang sudah kita buat. Aduk sampai tekstur air rebusan bola-bola ubinya jadi kental, matikan api, lalu sisihkan.
- Di panci lain, masukkan tepung tapioka, garam, daun pandan, dan santan. Aduk sebentar, lalu masak santan dengan api kecil sambil terus diaduk hingga mendidih dan teksturnya jadi sedikit kental. Matikan api, dan biarkan sampai saus santannya dingin.
- Untuk penyajian, masukkan beberapa sendok sayur biji salak ubi ungu yang sudah matang ke mangkuk. Kemudian siram dengan saus santan yang sudah dingin.
- Takjil biji salak ubi ungu sudah siap untuk disajikan.
Tips Memilih Ubi Ungu yang Manis

- Sekilas membedakan mana ubi yang manis dan mana yang tidak memang terdengar mustahil. Namun sebetulnya, kamu hanya perlu teliti untuk mendapatkan ubi yang tepat. Pertama, pilih ubi yang terasa berat ketika dipegang dengan tangan. Ubi yang berat dengan kulit yang mulus menandakan ubi baru dipanen, dan kandungan airnya masih banyak. Sebaliknya, hindari ubi yang terasa ringan karena kemungkinan besar ubi sudah lama dipanen dan kandungan airnya sudah mengering.
- Banyak orang memilih ubi dengan ukuran yang besar. Namun, untuk ubi sendiri, termasuk ubi ungu, sebaiknya pilih yang berukuran sedang. Ubi berukuran besar cenderung memiliki kandungan pati yang lebih banyak dan memiliki rasa yang hambar. Sedangkan ubi berukuran sedang, biasanya lebih manis karena kandungan pati yang cukup.
- Kulit ubi juga bisa menjadi petunjuk kualitas ubi tersebut. Ubi yang dipanen dalam keadaan lebih tua biasanya memiliki serabut di kulitnya. Selain lebih keras, ubi yang lebih tua juga memiliki serat yang lebih banyak. Meski gak mempengaruhi rasa ubi, ubi yang punya terlalu banyak serat akan terasa kurang enak saat dikonsumsi.
- Terakhir, hindari memilih ubi yang berukuran kecil atau masih mengeluarkan getah. Getah merupakan pertanda bahwa ubi dipanen terlalu cepat. Selain getah yang sudah dihilangkan, rasa ubi yang masih muda juga sangat hambar sehingga gak enak ketika diolah. Gak hanya getah, tanda lain ubi masih terlalu muda adalah munculnya bintik-bintik di daging ubinya.
Keberadaan takjil memang penting saat momen berbuka tiba. Buat kamu yang lagi bingung mau bikin takjil apa untuk buka puasa, resep biji salak ubi ungu di atas bisa jadi referensi buatmu. Selamat mencoba!

















