Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Resep Buderdeg, Bolu Kukus Keraton Yogyakarta yang Legit

ilustrasi buderdeg
ilustrasi buderdeg (unsplash.com/LUIZ CARLOS SANTI)

Apakah kamu pernah mendengar tentang buderdeg? Kue tradisional satu ini mungkin belum sepopuler jajanan modern lainnya, tetapi ia menyimpan cita rasa yang sangat istimewa, lho. Buderdeg adalah bolu kukus khas Keraton Yogyakarta yang sering disajikan dalam berbagai acara penting keraton, termasuk jamuan untuk tamu kehormatan.

Kue buderdeg teksturnya lembut dengan rasa manis yang khas dan aroma legit dari campuran gula merah dan rempah. Buderdeg yang otentik diwariskan turun-temurun, sehingga menjadikannya bukan sekadar santapan, melainkan juga bagian dari warisan budaya yang kaya.

Resep buderdeg tradisional ini dapat kamu praktikkan sendiri di rumah. Selain mudah dibuat, proses pembuatannya juga memberikan pengalaman memasak yang menyenangkan, lho. Siap mencoba membuat bolu kukus yang legit dan bersejarah ini? Yuk, simak baik-baik resep lengkapnya berikut ini!


Bahan Buderdeg

ilustrasi gula jawa (unsplash.com/Widuri Putri)
ilustrasi gula jawa (unsplash.com/Widuri Putri)

Bahan utama:

  1. 250 gram tepung terigu protein sedang, diayak
  2. 4 butir telur ayam (suhu ruang)
  3. 200 gram gula merah (gula jawa) yang disisir halus
  4. 100 gram gula pasir
  5. 150 ml santan kental (dari 1/2 butir kelapa atau santan instan yang dicampur air)
  6. 1/2 sendok teh soda kue (baking soda)
  7. 1/2 sendok teh baking powder
  8. 1/4 sendok teh garam
  9. 1 sendok teh kayu manis bubuk (opsional, untuk aroma otentik)

Bahan pelengkap:

  1. minyak atau margarin secukupnya untuk mengolesi cetakan secukupnya
  2. lembar daun pandan untuk pewangi air kukusan secukupnya

Cara Membuat

ilustrasi membuat bolu
ilustrasi membuat bolu (pexels.com/Gustavo Fring)
  1. Campurkan gula merah sisir, gula pasir, garam, dan santan kental ke dalam panci. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga semua gula larut dan mendidih.
  2. Setelah itu, angkat, saring, dan biarkan larutan gula ini dingin sepenuhnya. Pastikan larutan sudah benar-benar dingin sebelum dicampur dengan adonan telur.
  3. Dalam wadah terpisah, kocok telur dengan mikser hingga mengembang dan kaku. Pastikan kamu mengocoknya sampai adonan menjadi putih berjejak. Matikan mikser, lalu masukkan kayu manis bubuk (jika menggunakan) dan aduk rata sebentar.
  4. Masukkan campuran tepung terigu, soda kue, dan baking powder yang sudah diayak secara bertahap ke dalam adonan telur. Selingi dengan menuangkan larutan gula merah yang sudah dingin.
  5. Aduk perlahan memakai spatula dengan teknik aduk balik hingga semua bahan tercampur rata dan tidak ada gumpalan tepung yang tersisa di dasar wadah. Jangan mengaduk terlalu keras atau lama agar adonan tidak bantat.
  6. Siapkan panci kukusan dan panaskan hingga air mendidih dan uapnya banyak. Jangan lupa bungkus tutup panci dengan kain bersih agar uap air tak menetes ke adonan. Olesi cetakan bolu kukus (bisa menggunakan loyang atau cetakan satuan) dengan sedikit minyak atau margarin.
  7. Tuang adonan ke dalam cetakan hingga 3/4 penuh. Kukus adonan selama kurang lebih 20—25 menit dengan api sedang cenderung besar hingga matang. Lakukan tes tusuk untuk memastikan kematangan
  8. Setelah matang, angkat cetakan dari kukusan. Biarkan bolu buderdeg dingin sebentar sebelum dikeluarkan dari cetakan.
  9. Buderdeg khas Keraton Yogyakarta siap disajikan selagi hangat atau dingin.

Tips Membuat Buderdeg

ilustrasi buderdeg
ilustrasi buderdeg (unsplash.com/LUIZ CARLOS SANTI)
  1. Pastikan adonan gula benar-benar dingin: Larutan gula merah yang masih hangat atau panas saat dicampur ke adonan akan mematangkan telur terlalu cepat dan membuat adonan sulit mengembang bahkan bisa menjadi bantat. Jadi, dinginkan larutan gula hingga suhu ruang atau bahkan dingin saat disentuh.
  2. Kukusan harus beruap maksimal: Pastikan air kukusan sudah mendidih dengan kuat dan menghasilkan banyak uap sebelum kamu memasukkan adonan. Mengukus adonan dalam suhu yang tidak stabil atau kurang panas juga berpotensi membuat bolu tak mekar sempurna atau bantat.
  3. Jangan buka tutup panci: Selama proses pengukusan (20—25 menit), usahakan untuk tidak membuka tutup panci sama sekali. Fluktuasi suhu di dalam kukusan dapat mengganggu proses pematangan dan pengembangan buderdeg, yang bisa menyebabkan hasilnya mengerut atau tidak mengembang.

Membuat kue tradisional, seperti buderdeg, tak hanya mengisi perut, tetapi juga menghadirkan kekayaan cita rasa warisan leluhur, lho. Dengan mengikuti resep buderdeg di atas, kamu sudah selangkah lebih dekat untuk bisa menikmati legitnya bolu kukus khas Keraton Yogyakarta yang istimewa ini. Selamat mencoba di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Caramel Chocolate Cake ala Bakery, Begini Caranya!

10 Jan 2026, 11:20 WIBFood