Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Patty Burger Daging Babi dan Ayam, Kombinasi Makin Lezat!
ilustrasi patty burger daging babi dan ayam (unsplash.com/Harrison Chang)

Burger yang lezat selalu dimulai dengan patty yang berkualitas. Itu sebabnya banyak orang memilih membuat roti sendiri di rumah dibandingkan membeli yang sudah jadi. Selain lebih segar, kamu juga bebas memilih jenis daging, bumbu, dan tingkat keempukan sesuai selera.

Buatlah patty dengan memadukan daging babi giling dengan ayam cincang sehingga menghasilkan patty yang empuk tanpa terasa terlalu berlemak. Setelah matang, patty ini bisa langsung dimasukkan ke dalam burger bun lengkap dengan selada, tomat, dan saus favorit. Saatnya mencoba resep ini!

Bahan Membuat Patty Burger Daging Babi Ayam

ilustrasi adonan patty (unsplash.com/Christine Isakzhanova)

  1. 500 gr daging babi giling dengan sedikit lemak

  2. 250 gr daging ayam cincang

  3. 1 sdt kecap asin ringan

  4. 1 sdt minyak wijen

  5. 1 sdt lada putih bubuk

  6. 1 sdm anggur shaoxing (anggur masakan Cina)

  7. 2 sdt bawang putih, cincang halus

  8. 2 sdt jahe, cincang halus

  9. 2 sdm tepung maizena

  10. 1 bawang bombai ukuran sedang, cincang

  11. 2 sdt daun ketumbar, cincang

  12. 3 sdt daun bawang, iris tipis

  13. 1 butir telur, kocok rata

  14. Sejumput garam, untuk setiap patty

Cara Membuat Patty Burger Daging Babi Ayam

ilustrasi memasak patty (unsplash.com/Fiona Calisti)

  1. Siapkan mangkuk besar, lalu masukkan daging babi giling dan ayam cincang. Aduk sebentar hingga kedua jenis daging tercampur rata.

  2. Tambahkan kecap asin ringan, minyak wijen, lada putih bubuk, anggur shaoxing, bawang putih cincang, jahe cincang, dan tepung maizena. Aduk hingga semua bumbu tercampur rata dan meresap ke dalam adonan daging.

  3. Tambahkan bawang bombai cincang, daun ketumbar, dan daun bawang. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur rata.

  4. Tuangkan telur yang sudah dikocok rata, lalu aduk hingga adonan menyatu dan teksturnya agak lengket. Jangan terlalu lama diaduk agar patty tetap empuk setelah dimasak.

  5. Pindahkan adonan ke dalam wadah tertutup, lalu simpan di lemari es selama beberapa jam. Proses ini membantu bumbu meresap lebih baik sekaligus membuat adonan lebih mudah dibentuk.

  6. Setelah dingin, ambil kurang lebih 100 gr tiap adonan, lalu bulatkan menggunakan telapak tangan. Setelah itu pipihkan hingga membentuk patty dengan ketebalan yang hampir sama agar matangnya merata saat matang.

  7. Susun patty dalam wadah yang dialasi kertas roti. Jika membuat lebih dari satu lapisan, letakkan selembar kertas roti di antara setiap lapisan untuk mencegah roti saling menempel.

  8. Simpan patty di lemari es jika akan segera dimasak. Untuk penyimpanan lebih lama, masukkan ke dalam freezer. Jika sudah siap digunakan, pindahkan ke lemari es terlebih dahulu hingga patty mencair dan teksturnya kembali empuk.

  9. Panaskan penggorengan dengan api sedang, lalu lelehkan 1–2 sdm mentega hingga harum. Masukkan roti ke dalam loyang, lalu taburkan sedikit garam di permukaannya.

  10. Masak patty sambil sesekali dibalik. Setiap kali membalik, tekan perlahan menggunakan spatula agar permukaan matang merata dan membentuk warna coklat cantik di kedua sisinya.

  11. Setelah kedua sisi patty berwarna kecokelatan dan matang sempurna, keluarkan dari loyang. Diamkan beberapa menit sebelum disajikan agar sari daging menyebar kembali sehingga patty tetap juicy saat dipotong.

  12. Sajikan patty dengan kentang panggang, selada, dan irisan tomat, atau gunakan sebagai isian roti burger lengkap dengan saus favorit sesuai selera.

Tips Membuat Patty Burger Daging Babi Ayam

ilustrasi penggunaan patty (unsplash.com/Hybrid Storytellers)

  1. Gunakan daging yang masih memiliki sedikit lemak. Lemak pada daging babi membantu menjaga patty tetap juicy saat dimasak.

  2. Setelah semua bahan tercampur, simpan adonan di dalam kulkas selama beberapa jam. Selain membuat bumbu lebih meresap, adonan juga menjadi lebih padat sehingga mudah dibentuk dan tidak gampang hancur saat dimasak.

  3. Setelah patty diangkat dari wajan, diamkan sekitar 3–5 menit sebelum disajikan. Cara sederhana ini membuat sari daging kembali menyebar ke seluruh bagian patty sehingga teksturnya tetap empuk dan terasa lebih juicy saat digigit.

Dari segi penyajian, patty ini tidak selalu harus dimasukkan ke dalam roti burger. Coba padukan dengan kentang panggang, salad, nasi hangat, atau sayur tumis. Rasanya masih sama nikmat dan bisa menjadi pilihan menu berbeda setiap harinya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article