- 120 ml minyak wijen (untoasted), atau minyak sayur
- 60 ml minyak wijen (toasted)
- 1 jempol jahe
- 2 siung bawang putih
- 4 batang daun bawang
- 50 gram cabai bubuk
- ½ sdt Sichuan pepper
Resep Rayu, Chili Oil Jepang yang Nutty dan Harum

- Rayu adalah chili oil ala Jepang yang cocok untuk berbagai masakan.
- Bahan dan cara membuat rayu dengan minyak wijen, jahe, bawang putih, dan cabai bubuk.
- Tips membuat rayu agar rasanya lebih enak dan penyimpanan yang tepat ada di artikel ini.
Chili oil jadi pelengkap makanan yang sangat populer. Kita kenal olahan ini sebagai salah satu Chinese food yang serasi digunakan dalam beragam masakan untuk menambah rasa pedas berempah.
Tapi tahu gak sih, selain China, Jepang juga punya chili oil sendiri, lho. Namanya rayu (la-yu). Rayu sama seperti chili oil lain yang cocok ditambahkan ke dalam aneka masakan atau dijadikan cocolan.
Perbedaan terletak pada pemakaian minyak wijen yang dominan dan rasa rayu yang tidak sepedas atau sekuat chili oil China. Kamu bisa rasakan rayu secara langsung lewat resep berikut ini!
Bahan Rayu

Cara Membuat

- Kupas jahe dan bawang putih sampai bersih. Kemudian iris besar-besar dengan ketebalan sedang. Lakukan hal yang sama dengan daun bawang.
- Siapkan wajan masak, tuang minyak wijen (untoasted) atau minyak sayur dan minyak wijen (toasted) ke dalamnya. Panaskan memakai api kecil.
- Kalau sudah agak mendesis, masukkan irisan daun bawang, jahe, dan bawang putih. Masak selama 15 menit, atau sampai rempah-rempah cukup kering.
- Setelah itu matikan api kompor dan saring rempah-rempah sampai bersih.
- Dalam keadaan api mati, masukkan cabai bubuk dan Sichuan pepper. Campur merata dan diamkan minimal 30 menit, atau sampai dingin.
- Setelah itu, gunakan rayu untuk aneka masakan dan pindahkan sisanya ke dalam wadah kedap udara.
Tips Membuat Rayu

- Minyak wijen untoasted dan toasted punya perbedaan rasa. Untoasted cenderung ringan dan netral, sehingga bisa diganti pakai minyak sayur kalau tidak tersedia. Sedangkan toasted sesame oil rasanya kuat dan aromanya mirip kacang.
- Rasa minyak wijen panggang (toasted) yang bagus akan memberikan sensasi intens pada chili oil. Kalau pakai minyak wijen berkualitas kurang bagus rasanya jadi samar dan mungkin dibutuhkan penyedap rasa tambahan agar lebih enak.
- Jenis cabai bubuk yang dipakai adalah ichimi togarasi bercita rasa pedas halus. Kalau mau lebih ringan bisa pakai gochugaru yang cenderung manis. Sementara kalau mau pedasnya menggigit bisa pakai cabai kering yang banyak dijual di Indonesia.
- Saat menggoreng rempah-rempah jaga agar bahan baku tidak gosong karena bisa menyebabkan minyak jadi pahit.
- Pakai wajan berdasar tebal untuk memastikan rempah-rempah ter-infused maksimal tanpa bikin bahan cepat gosong.
- Simpan rayu di kulkas untuk ketahanan maksimal dan agar tidak cepat rusak.
Rayu jadi pelengkap yang pas untuk menikmati gyoza, ramen, dan aneka masakan lainnya. Chili oil ini terkenal karena rasanya yang ringan, sehingga bikin rasa suatu makanan lebih kompleks. Kalau tertarik mencobanya, kamu pun bisa membuat rayu ala rumahan lewat resep di atas!


















