Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Ttukbaegi Doenjang Jjigae, Sup Doenjang Korea yang Lebih Lekoh
ilustrasi ttukbaegi doenjang jjigae (unsplash.com/Daniel)
  • Ttukbaegi doenjang jjigae adalah sup pasta kedelai fermentasi Korea yang dimasak dalam panci tanah liat untuk menjaga kuah tetap panas dan menghasilkan rasa lebih intens.
  • Resep memakai kaldu dashi, doenjang, tahu, zukini, bawang bombai, kentang, bawang putih, serta cabai hijau dan gochugaru sebagai opsi pedas.
  • Kaldu didihkan, doenjang dilarutkan, lalu bahan dimasak perlahan 10–15 menit hingga kentang empuk; sajikan panas dengan daun bawang dan nasi putih.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ttukbaegi doenjang jjigae adalah sup pasta kedelai yang dimasak dan disajikan di dalam ttukbaegi, yaitu panci tanah liat tradisional Korea. Wadah ini mampu mempertahankan panas dengan sangat baik, sehingga kuah sup tetap panas bahkan setelah disajikan di meja makan.

Dibandingkan dengan doenjang jjigae biasa, versi ttukbaegi ini menawarkan pengalaman rasa yang lebih intens. Kuahnya terasa gurih, sementara bumbu serta berbagai bahannya menyatu dengan sempurna berkat suhu panas tinggi. Ajak keluarga memasak resep ini bersama!

Bahan Membuat Ttukbaegi Doenjang Jjigae

ilustrasi membuat ttukbaegi doenjang jjigae (unsplash.com/Lee Milo)

  1. 480 ml kaldu dashi, atau kaldu ikan teri/rumput laut

  2. 3 sdm doenjang (pasta kedelai fermentasi Korea)

  3. ½ blok tahu, potong dadu

  4. 75 gr zukini, potong dadu

  5. 80 gr bawang bombai, potong dadu

  6. 45 gr kentang, potong dadu

  7. 1 buah cabai hijau, iris (opsional, jika suka pedas)

  8. 1 sdm bawang putih cincang

  9. 1 sdt gochugaru (bubuk cabai Korea, opsional)

  10. Irisan daun bawang, secukupnya, untuk hiasan

Cara Membuat Ttukbaegi Doenjang Jjigae

ilustrasi membuat ttukbaegi doenjang jjigae (unsplash.com/Zion C)

  1. Didihkan kaldu. Tuangkan 480 ml kaldu dashi ke dalam panci atau dolsot (panci batu). Masak dengan api sedang-besar hingga kaldu mendidih.

  2. Larutkan doenjang, ambil sekitar satu sendok sayur kaldu panas dan tuangkan ke dalam mangkuk kecil. Tambahkan 3 sdm doenjang lalu aduk hingga membentuk pasta yang halus. Setelah itu, tuangkan kembali campuran ini ke dalam panci dan aduk rata.

  3. Tambahkan tahu, zukini, bawang bombai, kentang, cabai hijau, jika menggunakan, bawang putih cincang, dan gochugaru. Aduk perlahan agar semua bahan terendam dalam kaldu.

  4. Kecilkan api, tutup panci, dan biarkan mendidih perlahan (simmer) selama 10–15 menit. Tunggu hingga kentang empuk dan sayuran matang sempurna, kaldu pun akan menjadi lebih pekat dan kaya rasa.

  5. Sentuhan akhir, setelah semua bahan matang, taburkan irisan daun bawang di atasnya. Sajikan ttukbaegi doenjang jjigae selagi panas bersama nasi putih hangat.

Tips Membuat Ttukbaegi Doenjang Jjigae

ilustrasi ttukbaegi doenjang jjigae (unsplash.com/lee seunghyub)

  1. Gunakan dolsot jika ada. Dolsot (panci batu) mampu menahan panas dengan baik, sehingga jjigae tetap mendidih dan hangat saat disajikan.

  2. Jangan mengisi dolsot terlalu penuh. Sisakan ruang agar kuah bisa mendidih tanpa mudah meluap.

  3. Panaskan wadah secara bertahap. Jika menggunakan panci tanah liat, hindari perubahan suhu ekstrem agar tidak retak.

  4. Masukkan bahan sesuai waktu masaknya. Kentang bisa dimasukkan lebih awal, sedangkan tahu dan sayuran yang cepat matang bisa ditambahkan belakangan.

  5. Jangan terlalu sering diaduk. Aduk secukupnya saja agar tahu tetap utuh dan tidak hancur.

  6. Tambahkan gochugaru sesuai selera. Gochugaru (serpihan cabai Korea) memperkuat rasa pedas dan aroma cabai. Sesuaikan takarannya dengan tingkat kepedasan yang kamu suka.

  7. Cabai hijau memberikan sensasi pedas ekstra. Jika menyukai rasa pedas yang segar, tambahkan irisan cabai hijau menjelang akhir proses memasak.

  8. Jangan memasak dengan api besar terus-menerus. Setelah kuah mendidih, kecilkan api agar bahan-bahan matang perlahan dan kuah tidak cepat menyusut.

  9. Biarkan kuah mendidih perlahan (simmer). Memasak dengan api kecil memungkinkan rasa doenjang menyatu lebih baik dengan bahan-bahan lainnya.

  10. Cicipi sebelum menambahkan bumbu. Doenjang dan kuah dasarnya sudah memiliki rasa yang kuat, jadi cicipi terlebih dahulu sebelum menambahkan garam atau kecap asin.

Makan di dalam ttukbaegi menciptakan pengalaman bersantap yang benar-benar autentik. Wadah ini mampu mempertahankan panas dengan sangat baik. Tuangkan sedikit kuah ke atas nasi, ambil tahu serta sayurannya, lalu santaplah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article