Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Membuat Waffle yang Renyah dan Lezat

4 Tips Membuat Waffle yang Renyah dan Lezat
ilustrasi waffle (unsplash.com/Nahima Aparicio)

Membuat tekstur yang sempurna pada waffle tidak semudah seperti yang dibayangkan. Diperlukan pemilihan bahan yang tepat dan teknik yang sesuai agar hasilnya tetap maksimal.

Kunci utama dalam menciptakan waffle yang renyah sebetulnya terletak pada keseimbangan antara komposisi adonan, cara pengolahan, hingga penggunaan alat yang sesuai. Oleh sebab itu, untuk para pecinta waffle tentunya perlu memperhatikan beberapa tips penting berikut ini dalam membuat waffle di rumah agar bisa memeroleh hasil yang ideal.

1. Gunakan campuran tepung dan tepung maizena

ilustrasi tepung (unsplash.com/Elle Hughes)
ilustrasi tepung (unsplash.com/Elle Hughes)

Untuk memastikan bahwa waffle tetap terasa renyah di luar, namun empuk di dalam, maka kamu bisa mencampurkan terlebih dahulu tepung terigu dengan menggunakan sedikit tepung maizena dalam adonan. Tepung maizena dapat membantu untuk mengurangi kadar gluten yang terdapat di dalam campuran, sehingga hasil akhirnya akan terasa lebih ringan dan teksturnya pun tidak terlalu padat.

Komposisi yang disarankan adalah sekitar 3 banding 1 antara tepung terigu dan juga tepung maizena, sehingga sangat bergantung pada preferensi pribadi terkait tingkat kerenyahan yang diinginkan. Setidaknya dengan menggunakan teknik tersebut, maka waffle akan memiliki kulit luar yang terasa kering dan juga renyah, sehingga cocok apabila dipadukan dengan topping manis atau gurih.

2. Pisahkan dan kocok putih telur terlebih dahulu

ilustrasi telur (pexels.com/Klaus Nielsen)
ilustrasi telur (pexels.com/Klaus Nielsen)

Memisahkan putih dan kuning telur, lalu mengocok putih telur tersebut hingga kaku sebelum dicampurkan ke dalam adonan ternyata cukup efektif untuk bisa memberikan efek gelembung udara karena dapat membantu waffle tersebut terasa lebih ringan dan renyah. Teknik ini juga kerap dikenal sebagai metode folding yang kerap digunakan untuk membuat kue-kue berbusa, seperti souffle atau chiffon cake.

Putih telur yang lembut bisa menciptakan adanya struktur berpori pada saat dipanggang,bsehingga waffle pun akan tetap terasa garing dan juga tidak padat. Langkah ini juga memerlukan kesabaran ekstra, namun hasil akhirnya akan sepadan dengan usaha yang kamu lakukan.

3. Panaskan cetakan waffle dengan sempurna

ilustrasi memanggang waffle (unsplash.com/Backen.de)
ilustrasi memanggang waffle (unsplash.com/Backen.de)

Salah satu kesalahan umum dalam membuat waffle adalah dengan menuangkan adonan ke dalam cetakan yang kondisinya belum cukup panas, sehingga hasilnya pun bisa menjadi lembek dan kurang renyah. Pastikan bahwa cetakan yang kamu gunakan sudah benar-benar dalam kondisi panas sebelum dituangkan adonan agar proses pemanggangannya tetap bisa memberikan permukaan yang terasa garing.

Kamu bisa menggunakan suhu sedang hingga tinggi, serta tunggu hingga indikator panas menunjukkan bahwa cetakan tersebut memang siap untuk digunakan atau kamu bisa mengira-ngiranya sendiri. Dengan pemanasan yang optimal, maka permukaan luar adonan pun akan langsung mengeras dan membentuk adanya teksturnya tanpa harus menunggu proses pemanggangan yang terlalu lama.

4. Jangan tumpuk waffle yang baru matang

ilustrasi waffle (pexels.com/Anurag Ganguly)
ilustrasi waffle (pexels.com/Anurag Ganguly)

Setelah waffle matang, maka kamu bisa membiarkannya mengering sejenak di rak kawat daripada langsung menumpuknya di piring menumpuk. Menumpuk waffle panas ternyata bisa menyebabkan uap air yang terperangkap dan pada akhirnya membuat permukaannya berubah menjadi lembek dalam hitungan menit saja.

Jika memang kamu ingin mempertahankan kerenyahannya, maka simpanlah waffle dalam posisi menyendiri atau di atas rak terbuka hingga nantinya siap untuk disajikan. Tips ini merupakan langkah penting apabila kamu harus membuat waffle dalam jumlah banyak dan ingin menyajikannya secara sekaligus dengan kualitas yang terbaik.

Membuat waffle yang renyah ternyata bukan hanya soal pemilihan bahan saja, namun juga terkait teknik dan kesabaran dalam proses pembuatannya. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, maka kamu bukan hanya membuat waffle rumahan yang lezat, namun menyajikan wafer selayaknya yang ada di cafe favorit. Jangan ragu untuk membuat waffle sendiri di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Ayam Pedas Daun Jeruk yang Juicy dan Pedasnya Bikin Boros Nasi!

06 Apr 2026, 04:08 WIBFood