Comscore Tracker

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!

Yuk, segera dicoba malam ini!

Rata-rata kita butuh waktu tidur sekitar 7,5-9 jam. Tahu pentingnya tidur untuk kesehatan, tetapi sayangnya beberapa orang mengalami kesulitan untuk memejamkan mata dan terlelap. Selain itu, gusar karena tidak bisa tidur malah bikin pikiran makin aktif. Inilah yang justru makin menjauhkanmu dari tidur.

Kamu juga mengalaminya? Tenang, kamu tidak sendirian. Berita baiknya, ada, kok, cara-cara yang teruji secara ilmiah untuk bisa tidur tanpa berlama-lama, yaitu dalam waktu 10 detik, 1 menit, dan 2 menit saja! Bagaimana caranya? Baca terus artikel ini sampai habis, ya!

1. Metode militer: 10 detik yang berharga

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi metode tidur militer (businessinsider.com)

Dalam bukunya yang dirilis pada tahun 1981, "Relax & Win: Championship Performance in Whatever You Do", sang penulis, Lloyd Winter, memberikan tips agar bisa tertidur dalam waktu sekitar 120 detik/2 menit. Terkesan lama? Sebenarnya, justru 10 detik terakhir dari 120 detik tersebut yang amat berharga.

Dilansir Medium, trik ini digunakan oleh United States Navy Pre-Flight School agar para pilot mendapatkan tidur yang cukup demi proses pengambilan keputusan dan konsentrasi yang lebih baik di medan perang.

Tidak mudah memang, bahkan mereka perlu waktu 6 minggu untuk terbiasa. Namun, setelah terbiasa, para pilot bisa tertidur pulas meskipun sudah meneguk secangkir kopi hingga mendengar gaduhnya senapan.

Kamu juga bisa, lo, mempraktikannya! Bagaimana caranya? Dilansir Healthline, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Lemaskan otot wajah, termasuk otot di rongga mulut.
  • Lemaskan bahu dan tempatkan kedua lengan di sisi tubuh, serta lemaskan.
  • Tarik dan buang napas seperti biasa agar dada relaks.
  • Lemaskan kaki, paha, dan betis.
  • Inilah 10 detik yang berharga itu: coba bayangkan sebuah pemandangan yang asri selama 10 detik. Jika tidak berhasil, sugesti dirimu dengan berkata dalam hati, "jangan berpikir", terus-menerus selama 10 detik.

Masih belum terlelap? Mungkin permasalahnnya ada pada ritme pernapasanmu. Tenang, trik selanjutnya akan membuat napasmu lebih teratur hingga mudah terlelap.

2. Metode napas 4-7-8: cara tertidur dalam 1 menit

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi tidur (pexels.com/Craig Adderley)

Dalam kurang dari 1 menit, teknik yang satu ini bisa membantumu tertidur, apalagi jika digabung dengan visualisasi pikiran atau sugesti selama 10 detik seperti metode militer (poin pertama).

Siap melakukannya? Tempelkan lidahmu di langit-langit mulut selama mencoba langkah-langkah ini:

  • Tarik napas pelan-pelan dan tanpa suara melalui hidung selama 4 detik (hitung dalam hati!).
  • Kemudian, tahan napas selama 7 detik.
  • Setelah itu, buang napas dari mulut selama 8 detik.
  • Jangan terlalu memikirkan langkah-langkah ini dan biarkan napas dan pikiranmu mengalir dengan lembut.
  • Selesaikan siklus ini dalam empat set. Namun, jika kantuk dan relaksasi datang sebelum seluruh set selesai, biarkan tubuhmu tertidur dan good night!

Catatan penting, kalau kamu memiliki masalah pernapasan seperti asma, konsultasi dengan dokter sebelum melakukan metode ini.

Baca Juga: 7 Cara Ampuh untuk Kembali Tidur saat Terbangun di Malam Hari

3. Masih metode tidur dalam 1 menit: relaksasi otot progresif (PMR):

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi tidur (tomorrowsleep.com)

Dilansir Healthline, relaksasi otot progresif (PMR) atau otot dalam disebut ampuh dalam melepas lelah menuju tidur. Tujuannya adalah untuk mengencangkan dan relaksasi otot untuk melepaskan ketegangan yang bisa ganggu tidur.

Gerakan sederhana PMR juga dapat meningkatkan sensasi relaks di seluruh tubuh. Oleh karena itu, metode ini sangat disarankan untuk kamu yang punya insomnia.

Sebelum mulai, cobalah berlatih metode napas 4-7-8 (poin kedua) sambil membayangkan rasa tegang di badan keluar dari tubuh dari setiap napas yang kamu buang. Kemudian, lakukan langkah berikut:

  • Cari posisi tidur yang membuatmu nyaman (usahakan tidur telentang).
  • Naikkan alis setinggi mungkin dan tahan selama 5 detik untuk mengencangkan otot dahi. Lalu, biarkan otot wajah relaks dan rasakan rasa tegangnya memudar. Beri jeda selama 10 detik.
  • Tersenyum lebar untuk mengencangkan otot pipi dan tahan selama 5 detik, lalu relaks lagi. Beri jeda selama 10 detik.
  • Sipitkan mata hingga menyisakan sedikit ruang penglihatan dan tahan selama 5 detik, lalu relaks lagi. Jeda selama 10 detik.
  • Miringkan kepala sedikit ke belakang agar kamu bisa memandang langit-langit kamar dengan nyaman dan tahan posisi tersebut selama 5 detik, lalu relaks lagi. Jeda selama 10 detik.

Seiring kamu melakukan langkah-langkah ini (dibarengi dengan teknik pernapasan yang benar), rasakan tubuhmu menjadi makin relaks seiring kamu mendekati fase tidur. Bila rasa kantuk datang sebelum kamu selesai, jangan dilawan.

Catatan penting, jika kamu memiliki cedera tulang atau keseleo, konsultasi dulu dengan dokter sebelum menerapkan metode PMR.

4. Paradoxical intention: sugesti terbalik agar bisa tidur dalam 2 menit

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi sulit tidur (freepik.com/jcomp)

Kalau ingin tidur membuatmu malah tak bisa tidur, coba saja dibalik. Disebut paradoxical intention, jika kamu terus mengatakan pada dirimu agar tetap bangun, kemungkinan besar tubuhmu malah makin relaks dan kamu malah tertidur.

Society of Clinical Psychology di bawah naungan American Psychological Association merekam bahwa mereka yang menerapkan paradoxical intention lebih cepat tertidur, sehingga ampuh untuk meredakan insomnia.

"Jika pasien insomnia berhenti mencoba untuk tertidur dan malah berusaha tetap terjaga selama mungkin, tingkat kecemasan berkurang, dengan demikian lebih mudah tertidur," papar Society of Clinical Psychology.

5. Visualisasi pikiran: mengundang atmosfer tidur dalam 2 menit

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi tidur (pexels.com/Gabriela Mendes)

Capek menghitung domba atau bintang hingga terlelap? Kalau begitu, tak perlu menghitung! Coba alihkan pikiranmu ke tempat yang tenang dan biarkan atmosfernya membawamu ke alam mimpi.

Menurut sebuah penelitian di Universitas Oxford, Britania Raya, visualisasi pikiran tersebut memperpendek waktu yang dibutuhkan seseorang untuk tidur dibanding mereka yang diberikan distraksi nyata dan tanpa instruksi bantuan tidur sama sekali.

"... 'distraksi citraan' pada pikiran memperpendek latensi tidur dan menenangkan aktivitas kognitif sebelum tidur, dibandingkan dengan kelompok 'tanpa instruksi'...," papar studi yang dimuat dalam jurnal Behaviour Research and Therapy tahun 2002 tersebut.

6. Faktor-faktor lain yang juga berpengaruh

Cara Tidur dalam 10 Detik, 1 Menit, dan 2 Menit, yuk Praktikkan!ilustrasi tidur nyenyak sambil bermimpi (pexels.com/Ron Lach)

Sudah melakukan cara-cara di atas namun mata masih saja melek? Mungkin masalahnya ada di lingkungan kamarmu.

Mengutip Healthline, faktor-faktor di bawah ini mungkin bisa menolongmu untuk cepat terlelap.

  • Singkirkan jam jika kamu terganggu dengan suara detiknya.
  • Mandi air hangat sebelum pergi tidur.
  • Pasang AC agar kamar dingin sebelum tidur.
  • Memakai kaos kaki sebelum tidur agar kaki tetap hangat.
  • Melakukan rutinitas yoga selama 15 menit sehari.
  • Cahaya biru membuatmu susah tidur? Jauhkan gawai 30 menit hingga 1 jam sebelum tidur.
  • Memasang lilin dengan aromaterapi, seperti lavender, kamomil, atau pepermin.
  • Berhenti makan 2-3 jam sebelum tidur agar tidurmu tidak terganggu aktivitas pencernaan. Namun, kamu boleh minum susu hangat agar bisa cepat tidur.

Kamar sudah siap? Coba lakukan metode-metode tidur sekali lagi agar kamu bisa cepat tidur. Jika pikiranmu masih aktif meskipun sudah melakukan metode-metode tersebut, jangan ragu untuk konsultasi dengan ahlinya.

Baca Juga: Gangguan Tidur dan Psikis Dongkrak Risiko Diabetes Tipe 2

Topic:

  • Nurulia R F

Berita Terkini Lainnya