Ada beberapa variasi plank yang terbukti lebih efektif untuk membakar lemak, mengencangkan perut, sekaligus melatih otot inti secara menyeluruh. Berikut beberapa gerakan plank yang bisa kamu coba untuk membantu mengecilkan perut:
Posisi ini mirip seperti push-up dengan telapak tangan menumpu di lantai, lengan lurus, dan kaki rapat ke belakang. Meski terlihat mudah, posisi ini tetap melibatkan banyak otot sekaligus, termasuk perut, lengan, bahu, dan punggung, sehingga efektif untuk membangun kekuatan dasar.
Pada posisi ini, siku dan lengan bawah bertumpu di lantai, sedangkan tubuh diangkat hingga membentuk garis lurus dari kepala sampai kaki. Forearm plank adalah variasi yang paling umum dilakukan karena lebih stabil dan fokus mengaktifkan otot perut.
Berbeda dari plank statis, variasi ini melibatkan gerakan. Kamu bisa memulainya dari posisi standard atau forearm plank, lalu secara bergantian menggerakkan lutut ke arah dada. Gerakan ini membuat otot perut bekerja lebih aktif dan membantu membakar lebih banyak kalori, sekaligus mengurangi rasa kaku karena tubuh tidak hanya diam di satu posisi.
Side plank fokus pada otot perut samping. Posisi awalnya dengan tubuh menyamping, siku dan lengan bawah menumpu di lantai, lalu tubuh diangkat. Kaki bisa ditumpuk atau ditekuk sesuai kemampuan. Kemudian, tahan posisi ini selama 30—60 detik.
Jadi, berapa lama plank untuk mengecilkan perut sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan tubuhmu. Jangan lupa kombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga lain agar hasilnya lebih maksimal, ya.
Apakah plank bisa bantu mengecilkan perut? | Bisa. Plank mengaktifkan otot inti dan membantu membakar lemak di area perut. |
Berapa lama sebaiknya plank untuk pemula? | Mulai dari 20–30 detik per set, lalu tingkatkan secara bertahap. |
Apakah harus setiap hari plank untuk mengecilkan perut? | Tidak wajib setiap hari, tapi rutin 3–5 kali seminggu sudah cukup. |
Referensi
"Do Planks Burn Belly Fat? and How Many Planks a Day Can Lose Belly Fat?". Ulike. Diakses Januari 2026.