ilustrasi micro workout (pexels.com/Kampus Production)
Latihan fisik singkat telah dilaporkan dapat memberikan manfaat yang signifikan untuk mendukung kebugaran dan kesehatan secara keseluruhan. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk menjadi malas bergerak di sela aktivitas yang padat. Nah, jika kamu ingin mencoba micro workout, ada beberapa latihan yang bisa kamu coba. Berikut daftarnya.
Latihan kardio
Kamu bisa mencoba melakukan latihan kardio dasar hingga lanjutan, seperti memulainya dengan berlari di tempat, kemudian menaikkan intensitas dengan lari di tempat sambil mengangkat lutut tinggi-tinggi, hingga mencoba variasi lain yang lebih berat seperti mengambil posisi lunges dan melompat. Beberapa pilihan lainnya seperti:
Pylo jack: lompatan kaki lebar-lebar ke posisi jongkok rendah, lalu lompatkan kembali kaki ke posisi rapat sambil memutar lengan.
Burpee: jongkok hingga tangan menyentuh lantai. Lompat atau melangkah mundur ke posisi plank.
Puddle jumpers: ambil langkah besar ke kanan sambil merentangkan kedua tangan lebar-lebar. Lanjutkan ke sisi lain dan teruskan secepat, serendah, dan selebar mungkin.
Latihan tubuh bagian bawah
Latihan ini akan melatih tubuh bagian bawah seperti otot bokong, pinggul, dan paha. Beberapa pilihannya termasuk:
Squat berdenyut: sambil memegang beban berat, jongkoklah serendah mungkin. Tahan posisi tersebut, dan perlahan-lahan naikkan tubuh beberapa inci.
1,5 lunges: ambil posisi lunge sambil memegang beban berat. Turunkan tubuh ke posisi lunge, lalu dorong tubuh hingga setengah jalan ke atas. Turunkan kembali ke posisi lunge, lalu dorong tubuh sepenuhnya ke atas. Ulangi sebanyak yang kamu bisa.
Squat dengan pertukaran beban: berdiri dengan kaki terbuka lebar. Pegang beban di tangan kanan dan tekuk lutut hingga membentuk posisi squat. Lutut harus tetap sejajar dengan jari kaki. Letakkan beban di lantai dan berdiri. Pada squat berikutnya, angkat beban dengan tangan yang lain. Lanjutkan squat dan bergantian tangan.
Latihan dada
Latihan dada dapat membantu melatih salah satu otot terbesar di tubuh, yaitu otot dada. Kamu bisa melakukan beberapa set push up untuk melakukannya dalam beberapa detik atau menit latihan singkat.
Latihan bahu
Beberapa latihan bahu yang bisa dilakukan untuk latihan singkat termasuk:
Angkat beban di atas kepala: ambil posisi berdiri dan bawa beban di kedua tangan. Tekuk lengan 90 derajat dan posisikan beban di samping telinga. Angkat beban ke atas kepala, lalu turunkan kembali. Ulangi beberapa kali.
Angkat beban ke depan: pegang beban di depan paha dan angkat lurus ke atas setinggi bahu. Pastikan lengan tetap lurus dan sejajar dengan lantai.
Angkat beban ke samping tubuh: pegang beban di sisi tubuh, angkat beban ke samping hingga setinggi bahu.
Micro workout adalah salah satu pendekatan latihan yang membantu mengatasi perilaku kurang gerak di kehidupan yang super sibuk ini. Menurut penelitian, meski dilakukan secara singkat, micro workout juga bisa memberi dampak yang besar bagi tubuh. Daripada melewatkannya, yuk, mulai mencobanya dari sekarang.
Referensi
“Micro-exercise breaks every hour: a feasible strategy to improve metabolic health in sedentary office workers”. National Library of Medicine. Diakses Oktober 2026.
“Satiety, but not total PYY, Is increased with continuous and intermittent”. Willey Online Library. Diakses Oktober 2026.
“Are 5-Minute Daily Workout Routines Really Beneficial?”. Healthline. Diakses Oktober 2026.
“8 Mini Workouts That Work Your Whole Body”. Verywell Fit. Diakses Oktober 2026.