ilustrasi seblak rice paper (pexels.com/Anil Sharma)
Meski terlihat lebih ringan, rice paper tetap didominasi oleh karbohidrat dan memiliki kandungan protein serta lemak yang relatif rendah. Berdasarkan data dari USDA Food Data Central, makanan berbasis beras umumnya rendah lemak, tetapi juga tidak tinggi protein maupun serat. Hal ini membuat rice paper tidak selalu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dibanding makanan dengan kandungan protein atau serat tinggi.
Dalam konteks seblak, tambahan bumbu instan juga dapat meningkatkan asupan natrium. Selain itu, rendah kalori tidak selalu berarti lebih sehat secara keseluruhan. Tanpa keseimbangan nutrisi, seblak rice paper tetap berpotensi kurang memenuhi kebutuhan gizi harian.
Kesimpulannya, rice paper cenderung lebih rendah kalori dibanding kerupuk. Namun, ketika diolah menjadi seblak, cara memasak dan tambahan bahan tetap harus diperhatikan karena dapat meningkatkan jumlah kalori serta kandungan gizi lain. Menurutmu, seblak rice paper ini benar-benar lebih sehat atau hanya terlihat lebih ringan?
Referensi
“Food database and calorie counter: Rice Paper”. FatSecret. Diakses pada April 2026.
“Rice vs. Snacks, sesame sticks, wheat-based, salted — In-Depth Nutrition Comparison”. FoodStruct. Diakses pada April 2026.
“Rice Paper”. USDA FoodData Central. Diakses pada April 2026.