ilustrasi sled push (freepik.com/viarprodesign)
Sayang untuk dilewatkan, berikut ini beberapa manfaat latihan sled push:
Sled push melatih kemampuan menghasilkan tenaga dalam waktu singkat.
Berbeda dengan squat atau deadlift, sled push melibatkan gerakan horizontal, yang lebih relevan dengan aktivitas seperti sprint atau dorongan dalam olahraga.
Penelitian menunjukkan, latihan resistance sprint seperti sled push dapat meningkatkan produksi kekuatan (force production) secara signifikan.
Karena dilakukan dalam durasi atau jarak tertentu, sled push juga melatih sistem kardiovaskular. Detak jantung meningkat cepat, membuat latihan ini efektif sebagai high-intensity interval training (HIIT) dan metabolic conditioning. Latihan intensitas tinggi seperti ini efektif meningkatkan VO2 max dan kapasitas aerobik.
Salah satu keunggulan sled push adalah tidak ada fase eksentrik (penurunan beban) seperti pada squat atau deadlift.
Artinya lebih sedikit stres pada otot dan sendi, risiko DOMS (nyeri otot yang muncul 24–72 jam setelah aktivitas fisik intens atau baru) lebih rendah, dan cocok untuk pemula hingga atlet.
Karena melibatkan banyak otot sekaligus, sled push membutuhkan energi besar.
Ini membuatnya efektif untuk mengurangi lemak dan meningkatkan metabolisme.
Gerakan mendorong adalah pola gerak dasar manusia.
Latihan ini membantu aktivitas seperti mendorong benda berat, sprint, dan aktivitas olahraga.