Supaya efektif, coba tips ini saat melatih lengan dengan mesin gym:
Perhatikan posisi dan postur tubuh: Pastikan mesin dan pengaturan tempat duduk sudah disesuaikan dengan tinggi badanmu agar beban bekerja pada otot target, bukan sendi atau otot penstabil.
Fokus pada kontraksi otot (mind-muscle connection): Rasakan otot bekerja saat menarik atau menekan beban. Jangan asal angkat beban berat dengan momentum.
Lakukan repetisi dan volume dengan benar: Untuk hipertrofi, kamu bisa lakukan 8–15 repetisi per set dengan beban moderat-berat, dan mungkin 3–4 set per latihan.
Gabungkan berbagai gerakan untuk variasi: Misalnya cable curls, preacher curls, triceps push-down, dan pull-downs agar seluruh bagian lengan terlatih.
Kombinasikan mesin dengan free weight jika memungkinkan: Meskipun mesin bagus untuk latihan isolasi, tetapi free weight menawarkan rentang gerak lebih natural dan melatih otot stabilisator.
Mesin gym bisa ampuh untuk membentuk lengan yang lebih terdefinisi, terutama jika kamu baru mulai atau ingin latihan dengan kontrol tinggi. Namun, sama seperti metode lain, kuncinya ada di konsistensi dan teknik. Jika kamu tertarik, kamu bisa mulai dengan beberapa mesin di atas dan perhatikan respons tubuhmu.
Referensi
"Which Is Better — Using Free Weights or Machines?" Healthline. Diakses November 2025.
"Are Free Weights Better Than Weight Machines?" Nike. Diakses November 2025.
"The Best Exercise Machines for Arms." Everyday Health. Diakses November 2025. Diakses November 2025.
"7 Exercise Machines at the Gym That Are Actually Worth Your Time." Shape. Diakses November 2025.
"The 7 Best Gym Machines for Arms." Life Vault. Diakses November 2025.