ilustrasi earphones (unsplash.com/Roger Cai)
Earphone juga bisa membuat anak kurang sadar lingkungan, terutama saat berjalan, menyeberang, naik sepeda, atau berada di jalan ramai. Dalam situasi seperti ini, minta anak menurunkan volume, memakai mode transparansi jika ada, atau melepas earphone sementara.
Kebersihan juga penting. Earphone yang dipakai setiap hari terpapar keringat, debu, dan kotoran telinga. Biasakan anak membersihkannya secara berkala, tidak saling meminjam earphone dengan teman, dan tidak memakainya jika telinga nyeri, gatal parah, keluar cairan, atau terasa penuh.
Bawa anak ke dokter THT atau audiolog jika ia mengalami:
Telinga berdenging setelah memakai earphone.
Pendengaran terasa menurun atau teredam.
Sering meminta orang mengulang ucapan.
Sulit mengikuti percakapan di tempat ramai.
Sering menaikkan volume TV atau ponsel.
Nyeri telinga, keluar cairan, atau rasa penuh yang menetap.
Keluhan hanya terjadi pada satu telinga.
Riwayat paparan suara keras, seperti konser, gim dengan headset keras, atau acara olahraga bising.
Gangguan pendengaran pada anak dan remaja bisa memengaruhi komunikasi, belajar, dan perkembangan sosial. Bahkan gangguan pendengaran ringan dapat berdampak negatif pada pemahaman bahasa, komunikasi, pembelajaran di kelas, dan perkembangan sosial anak.
Referensi
World Health Organization. “Deafness and Hearing Loss: Safe Listening.” Diakses Juli 2026.
World Health Organization and International Telecommunication Union. "Safe Listening Devices and Systems: A WHO-ITU Standard." Diakses Juli 2026.
National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. “Noise-Induced Hearing Loss.” Diakses Juli 2026.
National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. “How Loud Is Too Loud?” Diakses Juli 2026.
American Academy of Pediatrics. “Noise Exposure.” Diakses Juli 2026.
Dillard, Lauren K., Malachi Ochieng Arunda, Lucero Lopez-Perez, Ricardo X. Martinez, Lucía Jiménez, and Shelly Chadha. “Prevalence and Global Estimates of Unsafe Listening Practices in Adolescents and Young Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis.” BMJ Global Health 7, no. 11 (2022): e010501.