- Lakukan tempo run
Apa Itu Runner’s High? Ini Definisi dan Cara Mencapainya

Runner’s high adalah sensasi euforia dan tenang setelah olahraga intens atau lama, ditandai dengan rasa bahagia, rileks, serta berkurangnya stres dan nyeri.
Sensasi ini dipicu oleh pelepasan endocannabinoids di otak yang memberikan efek nyaman dan bahagia alami.
Untuk memicunya, disarankan latihan intens seperti tempo run, memperpanjang durasi lari, tidur cukup, atau mendengarkan musik favorit.
Aktivitas fisik seperti lari sering kali memberikan dampak positif yang luar biasa bagi kesehatan mental dan fisik. Tubuh sering kali terasa lebih ringan, pikiran menjadi jauh lebih tenang, dan suasana hati meningkat drastis meskipun baru saja melakukan aktivitas berat. Sensasi menyenangkan ini merupakan respons alami tubuh yang dikenal dengan istilah runner’s high.
Sebenarnya apa itu runner’s high? Kondisi ini adalah perasaan euforia yang muncul setelah aktivitas fisik tertentu, terutama saat olahraga dengan intensitas atau durasi yang cukup tinggi. Sensasi ini dipicu oleh pelepasan senyawa kimia dalam otak yang memberikan efek bahagia sekaligus meredakan rasa sakit secara alami. Yuk, simak ulasan lengkapnya!
1. Apa itu runner's high?
Runner’s high adalah kondisi euforia singkat yang muncul setelah melakukan olahraga dengan intensitas tinggi atau durasi cukup lama, terutama saat berlari. Euforia sendiri bisa diartikan sebagai perasaan bahagia yang sangat kuat, disertai rasa tenang dan puas.
Saat mengalaminya, seseorang bisa merasa lebih rileks, pikiran jadi lebih jernih, bahkan rasa cemas dan nyeri di tubuh terasa berkurang. Menariknya, kondisi ini tidak hanya terjadi saat lari, tapi juga bisa muncul setelah aktivitas aerobik lain seperti bersepeda, rowing, atau kickboxing.
Meski terdengar menyenangkan, tidak semua orang bisa merasakan runner’s high. Hal ini karena sensasinya bersifat subjektif dan sulit diukur. Alhasil, tiap orang bisa merasakannya dengan cara yang berbeda.
Selain itu, biasanya dibutuhkan olahraga yang cukup intens atau jarak yang lumayan jauh untuk memicunya sehingga tidak selalu mudah dicapai. Namun, bagi yang mengalaminya, runner’s high bisa membuat olahraga terasa lebih ringan dari biasanya dan memotivasi untuk terus bergerak lebih lama.
2. Penyebab runner's high

Runner’s high terjadi karena adanya reaksi kimia di dalam otak saat kamu berolahraga, terutama ketika intensitasnya cukup tinggi atau dilakukan dalam waktu yang lama. Saat tubuh bergerak aktif, otak akan melepaskan berbagai neurotransmitter, yaitu zat kimia yang berperan dalam mengatur banyak fungsi tubuh, mulai dari pernapasan hingga suasana hati. Inilah alasan setelah olahraga kamu bisa merasa lebih segar, lebih tenang, dan bahkan lebih bahagia dibanding sebelumnya.
Dulu, para ilmuwan mengira bahwa endorfin adalah penyebab utama runner’s high karena zat ini dikenal sebagai “hormon bahagia” yang bisa meredakan rasa sakit dan stres. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa endocannabinoids justru memiliki peran yang lebih besar.
Zat ini mirip dengan senyawa dalam ganja, tetapi diproduksi secara alami oleh tubuh. Endocannabinoids dapat menyebar lebih mudah ke seluruh otak dan memberikan efek rileks, nyaman, serta euforia yang khas setelah olahraga.
3. Cara mencapai runner’s high
Mencapai runner’s high memang tidak bisa terjadi secara instan, tapi ada beberapa cara yang bisa meningkatkan peluang kamu untuk merasakannya. Berikut beberapa hal yang bisa kamu coba.
Coba berlari dengan intensitas sekitar 80—90% dari detak jantung maksimal. Rasanya “lumayan berat tapi masih bisa ditahan”. Intensitas ini dianggap efektif untuk memicu pelepasan zat kimia di otak yang berkaitan dengan euforia.
- Perpanjang durasi lari
Runner’s high biasanya muncul setelah tubuh beradaptasi dengan aktivitas yang cukup lama. Durasi lari sekitar 1—2 jam dengan pace yang nyaman sering disebut sebagai “sweet spot” untuk memicu sensasi ini.
- Pastikan tidur cukup
Tidur sekitar 7—8 jam per malam penting untuk membantu produksi endocannabinoids di dalam tubuh. Kalau tubuh kurang istirahat, peluang merasakan runner’s high juga bisa menurun.
- Olahraga bareng orang lain
Berolahraga bersama teman ternyata bisa meningkatkan pelepasan endorfin dibandingkan latihan sendirian. Selain lebih seru, efek positifnya ke tubuh juga bisa lebih terasa.
- Dengarkan musik favorit
Musik bisa membantu meningkatkan mood dan semangat saat berlari. Playlist yang tepat bahkan bisa memberi dorongan tambahan untuk memicu perasaan senang selama dan setelah olahraga.
Itulah penjelasan lengkap apa itu runner’s high yang sering bikin olahraga terasa lebih ringan dan menyenangkan. Sensasi euforia ini memang tidak selalu muncul di setiap sesi, tapi saat terjadi, pengalaman olahraga bisa terasa jauh lebih rewarding. Kamu pernah mengalaminya?
FAQ seputar apa itu runner's high
| Apa itu runner’s high? | Runner’s high adalah kondisi euforia atau rasa bahagia yang muncul setelah olahraga intens atau dalam durasi lama. |
| Kapan runner’s high biasanya terjadi? | Biasanya muncul setelah olahraga cukup lama atau intens, misalnya setelah lari beberapa kilometer. |
| Apa manfaat runner’s high bagi tubuh? | Runner’s high bisa membantu mengurangi stres, menurunkan rasa sakit, dan membuat suasana hati jadi lebih baik. |
Referensi
"What Exactly Is a Runner’s High?". Healthline. Diakses Mei 2026.
"What Causes the 'Runner's High' and How Can You Achieve It?". Runner's World. Diakses Mei 2026.
"What Is Runner's High? Science Explains the Mental Benefits". GoodRx. Diakses Mei 2026.
"What Exactly Is a Runner's High?". Nike. Diakses Mei 2026.







![[QUIZ] Cek Risiko Asam Urat dari Kebiasaan Harianmu](https://image.idntimes.com/post/20251103/pexels-paolino96-19732424_c24e0d2d-9f5c-4e78-9d55-f52e73ccc966.jpg)











![[QUIZ] Dari Olahraga Favoritmu, Ini Cedera yang Paling Mungkin Kamu Alami](https://image.idntimes.com/post/20260616/1000010518_25be6e2d-bbc8-4f3e-bb32-00d32f12effb.jpg)

