Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bahaya bagi Tubuh, 6 Kombinasi Makanan Ini Tak Boleh Dimakan Bersama

Bahaya bagi Tubuh, 6 Kombinasi Makanan Ini Tak Boleh Dimakan Bersama
ilustrasi produk hewani (unsplash.com/Markus Winkler)

Makan adalah kebutuhan setiap individu. Tentu saja, makanan terbaik adalah kombinasi dari beberapa jenis yang memiliki rasa dan tekstur yang berbeda. Sayangnya, tidak semua kombinasi makanan aman untuk dikonsumsi. Jika kita mengonsumsi kombinasi makanan yang tidak tepat, ini akan merusak sistem pencernaan.

Supaya tidak salah lagi, yuk cari tahu kombinasi makanan apa saja yang tidak baik bagi kesehatan.

1. Tomat dan mentimun

unsplash.com/Huzeyfe Turan
unsplash.com/Huzeyfe Turan

Baik tomat maupun mentimun sebenarnya adalah makanan yang menyehatkan. Hanya saja, jika keduanya dimakan bersamaan, maka justru akan menimbulkan masalah kesehatan.

Tomat adalah sumber vitamin C yang sangat baik. Menurut United States Department of Agriculture, tomat mengandung lebih banyak vitamin C daripada jeruk. Namun, mentimun mengandung enzim yang mengganggu penyerapan vitamin C, yang membuat saluran pencernaan bermasalah, sehingga mengurangi beberapa manfaatnya.

2. Teh dan susu

unsplash.com/Tomas Jasovsky
unsplash.com/Tomas Jasovsky

Akhir-akhir ini, minuman yang terbuat dari campuran teh dan susu sedang sangat digemari. Sayangnya, kombinasi ini tidak baik bagi kesehatan.

Menurut penjelasan laman BBC, sebenarnya teh baik untuk tekanan darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan. Namun, protein dalam susu yang disebut kasein dapat memblokir efek baik teh di tubuh saat dicerna bersamaan.

3. Roti dan keju

unsplash.com/Alla Hetman
unsplash.com/Alla Hetman

Makan roti bersama dengan keju adalah hal yang biasa bagi kebanyakan orang. Selain lezat, menyajikan roti dan keju juga sangat praktis, sehingga cocok untuk menu sarapan.

Sayangnya, kombinasi roti dan keju tidaklah baik untuk perut karena protein dan pati dicerna secara berbeda oleh tubuh. Ketika dimakan secara bersama, perut harus memilih mana yang akan dicerna, dan seringkali pati akan tertinggal.

Menurut laman Mind Body Green, makanan bertepung yang tidak tercerna akan mengalami fermentasi dan dapat menyebabkan keracunan makanan dalam kasus yang ekstrim.

4. Minuman berenergi dan alkohol

minibarglasgow.co.uk
minibarglasgow.co.uk

Minuman berenergi dikenal memiliki efek buruk bagi kesehatan, utamanya karena mengandung banyak gula. Yang mana fungsi endotel akan memburuk secara akut setelah mengonsumsi minuman tersebut, menurut sebuah penelitian dalam International Journal of Cardiology.

Ini menyebabkan pembuluh darah jantung menjadi lamban dan tidak terbuka. Efeknya bahkan menjadi lebih buruk bila minuman berenergi dicampur dengan alkohol karena mengandung terlalu banyak kafein. Kombinasi ini akan menyebabkan tekanan darah tinggi dan jantung berdebar kencang.

5. Polong-polongan dan keju

unsplash.com/Edgar Castrejon
unsplash.com/Edgar Castrejon

Polong-polongan dan keju adalah campuran yang populer, utamanya pada berbagai hidangan khas Meksiko. Sayangnya, kombinasi polong-polongan dan keju akan menyebabkan perut kembung dan sering buang gas.

Dikutip dari laman The Active Times, ini karena polong memiliki jenis gula tertentu dan tubuh tidak memiliki enzim khusus untuk memprosesnya. Selain itu, keju adalah salah satu makanan yang bertanggung jawab terhadap terjadinya peradangan meradang yang dapat dalam tubuh.

6. Beberapa jenis protein

ilustrasi produk hewani (unsplash.com/Markus Winkler)
ilustrasi produk hewani (unsplash.com/Markus Winkler)

Menurut laman The Active Times, protein adalah senyawa yang paling sulit dicerna. Seiring bertambahnya usia, tubuh menghasilkan lebih sedikit asam klorida, yang dibutuhkan untuk pencernaan. Ini kemudian memicu pelepasan enzim seperti pepsin yang penting untuk pemecahan protein.

Oleh sebab itu, akan sangat sulit bagi perut untuk mencerna beberapa jenis protein secara bersamaan. Jadi, sebaiknya jangan mengonsumsi beberapa jenis protein dalam waktu yang berdekatan.

Jadi, supaya makanan yang kamu konsumsi tidak menyebabkan masalah bagi tubuh, pastikan kamu menghindari kombinasi makanan di atas ya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Health

See More

Studi: Paparan Pestisida Picu Risiko Kanker 150 Persen Lebih Tinggi

09 Apr 2026, 23:04 WIBHealth