- Mudah tersinggung atau agresif.
- Kebingungan dan pelupa.
- Kurangnya minat dan motivasi.
- Depresi dan hilangnya emosi.
- Hilangnya kendali diri dan berperilaku dengan cara yang tidak dapat diterima secara sosial atau budaya.
- Kecemasan.
- Perubahan suasana hati atau suasana hati yang ekstrem.
- Kesulitan merencanakan dan mengatur.
- Kesulitan mengidentifikasi emosi pada diri sendiri dan orang lain.
Bisakah Tumor Otak Menyebabkan Perubahan Kepribadian?

- Tumor otak dapat menyebabkan perubahan kepribadian, terutama bila tumbuh di area yang mengatur emosi, perilaku, dan pengambilan keputusan.
- Perubahan yang muncul bisa berupa mudah tersinggung, depresi, kehilangan kendali diri, hingga kesulitan mengenali emosi sendiri maupun orang lain.
- Penyebabnya meliputi stres akibat diagnosis, efek samping obat seperti levetiracetam dan steroid, serta lokasi tumor yang memengaruhi fungsi otak tertentu.
Kepribadian seseorang umumnya berkembang secara bertahap seiring bertambahnya usia dan dipengaruhi oleh pengalaman hidup. Namun, pada beberapa kasus, perubahan kepribadian dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini tidak selalu berkaitan dengan faktor psikologis, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya gangguan pada otak, termasuk tumor otak.
Lantas, bisakah tumor otak menyebabkan perubahan kepribadian? Jawabannya bisa, terutama jika tumor tumbuh di area otak yang mengatur emosi, perilaku, dan kemampuan mengambil keputusan.
Meski tidak semua penderita mengalaminya, tetapi perubahan kepribadian merupakan salah satu gejala yang perlu diwaspadai.
Table of Content
1. Dapatkah tumor otak mengubah kepribadian?
Sayangnya, tumor otak dapat menyebabkan perubahan kepribadian. Perubahan ini bisa disebabkan oleh tumor otak itu sendiri maupun pengobatannya.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang yang terkena tumor otak akan mengalami perubahan kepribadian. Bagi mereka yang mengalaminya, gejala dan tingkat keparahannya dapat berbeda dari orang ke orang. Jadi, pasien yang satu mungkin tidak memiliki masalah yang sama dengan pasien lain dengan diagnosis dan rencana pengobatan yang serupa.
2. Perubahan kepribadian seperti apa yang dapat disebabkan oleh tumor otak?
Otak mengendalikan setiap aspek dari siapa kita, apa yang kita pikirkan, dan bagaimana perasaan kita. Maka, tidak heran jika tumor otak atau pengobatannya dapat menyebabkan perubahan pada kepribadian atau perilaku seseorang.
Perubahan perilaku dan kepribadian akibat tumor otak dapat meliputi:
3. Bagaimana tumor otak menyebabkan perubahan kepribadian?

Secara umum, ada tiga cara utama diagnosis tumor otak dapat menyebabkan perubahan suasana hati atau kepribadian. Penting untuk diketahui bahwa tidak semua orang mengalami perubahan ini:
- Stres akibat menerima diagnosis tumor otak
Tidak peduli seberapa agresifnya, tumor otak dapat menyebabkan stres. Stres ini dapat memengaruhi perasaanmu, persepsi terhadap dunia, dan interaksi dengan orang-orang di sekitarmu. Orang-orang terkasih mungkin memperhatikan perubahan kepribadianmu saat kamu melewati masa emosional ini.
- Obat-obatan untuk mengobati gejala tumor otak
Dokter akan meresepkan obat-obatan untuk membantu mengelola gejala tumor otak. Meskipun obat-obatan tersebut digunakan untuk membantu meringankan gejala fisik tumor, obat-obatan tersebut dapat berdampak negatif pada suasana hati dan perilaku.
Levetiracetam adalah obat yang digunakan untuk menghentikan kejang, gejala umum tumor otak. Namun, obat ini dapat menyebabkan reaksi suasana hati yang membuat orang mudah tersinggung, cemas, atau agresif.
Steroid digunakan untuk mengurangi pembengkakan di otak. Beberapa orang merasa sangat gembira dan berenergi saat mengonsumsi steroid. Yang lain dapat menjadi cemas, gelisah, atau manik dan tidak dapat tidur atau mengendalikan pikiran mereka.
- Lokasi tumor otak
Lokasi tumor otak dapat memengaruhi suasana hati dan perilaku. Itu karena bagian-bagian otak tertentu bertanggung jawab atas berbagai elemen suasana hati, perilaku, dan kepribadian. Tumor dapat mengganggu fungsi-fungsi ini.
4. Apakah perubahan kepribadian akibat tumor otak bersifat jangka panjang?
Hal ini tergantung pada apa yang menyebabkan perubahan kepribadian. Jika perubahan suasana hati dipicu oleh levetiracetam, mungkin obat antikejang dapat diganti dengan obat lain. Jika steroid menyebabkan perubahan tersebut, gejala mungkin akan membaik setelah dosis steroid dikurangi secara bertahap. Bagi sebagian orang, keadaan mungkin mulai membaik seiring mereka menyesuaikan diri dengan diagnosis tumor otak.
Ini dinamis. Beberapa perubahan kepribadian dapat bersifat jangka panjang, tetapi yang lain dapat membaik seiring waktu. Sebaiknya bicarakan dengan dokter tentang prognosis dan pilihan pengobatan.
5. Cara mengatasi perubahan kepribadian terkait tumor otak
Mengatasi perubahan kepribadian akibat tumor otak bukanlah sesuatu yang harus dilalui sendirian. Bicaralah dengan dokter jika kamu atau orang terdekatmu sedang berjuang dengan diagnosis tumor otak. Mereka dapat membantumu mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Misalnya psikolog, psikiater, konselor karier, dan pemuka agama.
Perubahan kepribadian memang tidak selalu disebabkan oleh tumor otak, tetapi gejala ini tidak boleh diabaikan, terutama jika muncul secara mendadak atau disertai keluhan lain seperti sakit kepala, kejang, atau gangguan penglihatan.
Makin cepat penyebabnya diketahui, makin besar pula peluang untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Referensi
MD Anderson Cancer Center. Diakses pada Juni 2026. "Can Brain Tumors Cause Personality Changes?"
Moffitt Cancer Center. Diakses pada Juni 2026. "Can Brain Tumors Cause Mood Changes?"
The Brain Tumour Charity. Diakses pada Juni 2026. "Brain Tumor Personality Changes."



















