Comscore Tracker

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspada

Ada faktor yang bisa dikendalikan, ada juga yang tidak

Bayi yang dilahirkan pada saat usia kehamilan belum memasuki minggu ke-37 dikenal sebagai bayi prematur. Pada bayi prematur, sistem imunitas mereka lebih lemah dan organ-organ tubuhnya juga belum sepenuhnya berkembang. Karena alasan itu, bayi yang lahir prematur lebih sulit untuk dirawat.

Makin prematur bayi dilahirkan, makin tinggi risiko masalah kesehatan yang mereka alami setelah lahir. Namun, ibu yang melahirkan bayi prematur tidak perlu cemas karena saat ini sudah tersedia banyak perawatan yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup bayi prematur secara drastis.

Sekarang, kamu mungkin bertanya-tanya, apa saja faktor yang menyebabkan bayi lahir secara prematur? Nah, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab bayi lahir prematur, beberapa bisa dikendalikan, sebagian lainnya tidak. Untuk tahu lebih jelasnya, simak informasi berikut ini yang telah dirangkum dari Verywell Family dan Tommy's.

1. Diabetes

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi cek gula darah (pexels.com/PhotomixCompany)

Kelahiran prematur merupakan salah satu masalah umum yang terkait dengan diabetes. Bagi individu yang sebelumnya sudah memiliki diabetes tipe 1 atau 2, kemungkinan besar saat hamil individu tersebut akan melahirkan bayi lebih awal.

Terlebih, mengendalikan gula darah dalam kadar yang baik bisa terasa sulit selama kehamilan. Meskipun begitu, kamu patut berusaha untuk mengontrol kadar gula darah. Sebab, menjaga gula darah tetap berada dalam kisaran yang sehat dapat menurunkan risiko kelahiran prematur dan masalah kehamilan lainnya terkait diabetes.

2. Nutrisi yang buruk

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi fast food (pexels.com/Engin Akyurt)

Ibu hamil yang memiliki indeks massa tubuh sangat rendah lebih berisiko melahirkan bayi prematur. Ibu hamil dengan kondisi gizi yang buruk juga memiliki risiko melahirkan bayi prematur yang lebih besar.

Karenanya, ibu hamil wajib mempertahankan indeks massa tubuh dalam kisaran yang sehat dengan menerapkan pola makan seimbang. Dengan begitu, harapannya ini dapat menurunkan risiko kelahiran bayi prematur.

3. Merokok

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi rokok (pixabay.com/klimkin)

Merokok merupakan salah satu penyebab utama kelahiran prematur. Kabar baiknya, ini merupakan faktor yang mampu kamu kendalikan. Selain merokok, ada baiknya kamu juga mencegah diri menjadi perokok pasif dengan menghindari paparan asap rokok.

Bukan hanya meningkatkan risiko bayi lahir prematur, nikotin dan asap rokok juga memicu risiko kesehatan lain pada janin dan bayi. Jika kamu merasa kesulitan menghentikan kebiasaan merokok, bicaralah dengan dokter untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Dear Moms, Waspadai 5 Dampak Kelebihan Berat Badan saat Hamil

4. Tekanan darah tinggi

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi memeriksa tekanan darah (pexels.com/cottonbro)

Apabila sebelum hamil kamu memiliki tekanan darah yang tinggi, maka saat hamil kamu memiliki risiko yang lebih tinggi melahirkan bayi secara prematur. Selain itu, mengembangkan preeklamsia, yaitu komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tingginya tekanan darah dan ditemukannya protein pada urine, juga meningkatkan risiko kelahiran dini.

Perawatan prenatal sejak dini bisa membantu dokter dan bidan mendiagnosis dan mengobati tekanan darah tinggi dan preeklamsia secara dini. Harapannya, ini akan mengurangi risiko komplikasi, termasuk bayi lahir prematur.

5. Diabetes gestasional

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi perempuan hamil (pexels.com/Leah Kelley)

Diabetes gestasional adalah kondisi gula darah tinggi yang baru muncul pada perempuan selama kehamilan. Terkadang, dokter merekomendasikan perempuan yang mengalami diabetes gestasional untuk melahirkan lebih awal melalui operasi caesar atau induksi. Cara ini dipilih jika dokter mencemaskan kesehatan ibu atau bayi.

Selain itu, perempuan dengan diabetes gestasional juga lebih berisiko mengalami kelahiran prematur secara spontan. Namun, perempuan yang mengalami diabetes gestasional tidak perlu khawatir, karena sebagian besar ibu hamil dengan kondisi ini memiliki kehamilan yang sehat dan bayi yang sehat, asalkan kondisi ini dikelola dengan baik.

6. Fetal growth restriction (FGR)

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi perempuan hamil (unsplash.com/Alicia Petresc)

Fetal growth restriction (FGR) ialah kondisi saat ukuran janin lebih kecil daripada yang seharusnya atau saat pertumbuhan bayi lebih lambat dari yang diharapkan atau bahkan terhenti. Kondisi ini juga disebut sebagai intrauterine growth restriction (IUGR).

Bayi yang mengalami FGR biasanya memiliki peningkatan risiko komplikasi pada kehamilan. Jika dokter mendeteksi bayi mengalami FGR, dokter mungkin menyarankan agar bayi dilahirkan lebih cepat, tentunya berdasarkan pantauan pertumbuhan dan kesejahteraan bayi.

7. Mengandung bayi kembar

7 Penyebab Bayi Lahir Prematur, Ibu Hamil Perlu Waspadailustrasi bayi kembar (pexels.com/Edwin Ariel Valladares)

Ibu yang mengandung bayi kembar dua dan tiga sering melahirkan lebih awal. Lebih dari 50 persen bayi kembar dan hampir seluruh bayi kembar tiga dilahirkan sebelum kehamilan ibu mencapai 37 minggu. Selain karena persalinan prematur alami, ibu yang hamil bayi kembar mungkin juga disarankan oleh dokter untuk melahirkan lebih awal guna mengurangi risiko komplikasi.

Selain itu, ibu yang mengandung bayi kembar mungkin diberi kortikosteroid untuk membantu paru-paru bayi berkembang lebih cepat. Perawatan ini bisa menurunkan risiko komplikasi yang terkait dengan kelahiran prematur.

Jika kamu memiliki risiko melahirkan bayi prematur, pastikan kamu berada di bawah pengawasan dokter selama kehamilan. Selain itu, mengendalikan gaya hidup, menjaga berat badan, dan mengelola stres dapat sangat bermanfaat untuk kondisimu.

Baca Juga: 5 Masalah Vagina yang Rentan Dialami Saat Hamil, Bumil Wajib Waspada!

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya