Comscore Tracker

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan? Waspada Trimetilaminuria

Perempuan lebih sering mengalaminya, lo!

Trimetilaminuria (trimethylaminuria) atau dijuluki "sindrom bau ikan" adalah kelainan langka ketika proses metabolisme tubuh gagal untuk mengubah trimetilamina kimiawi.

Trimetilamina terkenal karena baunya yang tidak sedap. Ini merupakan bahan kimia yang membuat ikan busuk bau. Saat proses metabolisme normal gagal, maka trimetilamina terakumulasi di dalam tubuh, dan baunya terdeteksi dalam napas, keringat, dan urine. Akibatnya, napas, keringat, dan urine dari orang dengan kondisi ini akan berbau menyengat seperti bau ikan.

Intensitas bau bisa berubah dari waktu ke waktu. Meski trimetilaminuria tidak memiliki masalah kesehatan yang terkait, tetapi bau badan yang menyengat bisa memengaruhi banyak aspek kehidupan, misalnya kehidupan sosial dan karier. Tak jarang orang dengan kondisi ini mengalami depresi dan isolasi sosial.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut deretan fakta medis seputar trimetilaminuria yang perlu kamu ketahui.

1. Mutasi pada gen FMO3 merupakan salah satu penyebab trimetilaminuria

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan?  Waspada TrimetilaminuriaPenyebab trimetilaminuria. sciencedirect.com

Dilansir MedicineNet, mutasi pada gen FMO3 menyebabkan trimetilaminuria. Gen FMO3 memberikan instruksi untuk membuat enzim yang memecah senyawa yang mengandung nitrogen dari makanan, termasuk trimetilaminuria. Senyawa ini dihasilkan oleh bakteri di usus karena membantu mencerna protein dari telur, hati, kacang-kacangan (seperti kedelai dan kacang polong), jenis ikan tertentu, dan makanan lainnya.

Dalam kondisi normal, enzim FMO3 mengubah trimetilamina yang berbau amis menjadi molekul lain yang tidak berbau. Namun, jika enzim hilang atau aktivitasnya berkurang karena mutasi pada gen FMO3, maka trimetilamina tidak diproses dengan baik dan bisa terbentuk di dalam tubuh.

Nah, karena kelebihan trimetilamina dilepaskan melalui keringat, urine, dan napas, maka terciptakan bau yang kuat, yang khas dari trimetilaminuria.

Menurut keterangan dari National Human Genome Research Institute (NHGRI), trimetilaminuria biasanya diwariskan secara resesif autosomal, yang berarti bahwa dua gen FMO3 yang tidak berfungsi biasanya dibutuhkan untuk seseorang mengalami gejala.

Kedua orang tua dari seseorang dengan trimetilaminuria adalah pembawa atau carrier dari kondisi ini. Dengan kata lain, mereka berdua masing-masing membawa satu salinan gen yang telah diubah untuk FMO3, karena kondisi ini biasanya memerlukan dua gen yang diubah untuk menyebabkan gejala.

Biasanya tidak ada orang tua dari pasien trimetilaminuria yang memiliki gejala apa pun. Terkadang, pembawa dari satu salinan mutasi FMO3 kemungkinan memiliki gejala ringan trimetilaminuria atau memiliki episode sementara bau seperti ikan.

Karena variabilitas gejala yang dialami individu dengan trimetilaminuria, peneliti berpendapat bahwa mutasi genetik yang berbeda pada FMO3, bisa memengaruhi gejala penyakit, memengaruhi waktu onset, dan seberapa kuat baunya.

2. Kelebihan protein tertentu dalam makanan juga bisa menyebabkan trimetilaminuria

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan?  Waspada TrimetilaminuriaIlustrasi protein. unlockfood.ca

Meski sebagian besar kasus trimetilaminuria disebabkan oleh mutasi gen FMO3, tetapi kondisi ini juga bisa disebabkan oleh faktor lain.

Bau seperti ikan juga bisa disebabkan oleh kelebihan protein tertentu dari asupan makanan atau dari peningkatan bakteri yang biasanya memproduksi trimetilamina dalam sistem pencernaan.

Selain itu, beberapa kasus kelainan telah teridentifikasi pada orang dewasa yang menderita penyakit hati atau ginjal. Juga, gejala sementara trimetilaminuria juga telah dilaporkan pada sejumlah kecil bayi prematur, dan pada beberapa perempuan sehat pada awal menstruasi. 

Baca Juga: Jangan Remehkan! 14 Penyebab Keputihan Berbau Tak Sedap

3. Bau seperti ikan yang menyengat merupakan gejala utama trimetilaminuria

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan?  Waspada TrimetilaminuriaIlustrasi bau mulut. preferreddentalcaresantarosa.com

Dilansir Medical News Today, gejala utama dari trimetilaminuria adalah bau seperti ikan yang menyengat. Seseorang kemungkinan memiliki bau yang kuat sepanjang waktu atau bau yang lebih ringan, yang bisa berubah intensitasnya.

Faktor tertentu, seperti berkeringat, bisa meningkatkan bau. Selain itu, bau juga makin kuat bila sedang mengalami stres atau olahraga.

Trimetilaminuria tampaknya lebih sering terjadi pada perempuan. Meski belum ada alasan jelas untuk ini, tetapi para peneliti berpendapat bahwa hormon seks wanita, yaitu estrogen dan progesteron, bisa berperan.

Perempuan kemungkinan juga akan mengalami gejala yang lebih parah, baik sebelum maupun setelah haid, setelah minum kontrasepsi oral, atau sekitar masa menopause.

Selain itu, tingkat stres dan pola makan juga bisa berperan dalam memicu gejala.

Pasien trimetilaminuria biasanya tidak memiliki gejala lain selain bau seperti ikan, dan kelainan ini tidak menyebabkan masalah kesehatan fisik lainnya. Namun, kondisi tersebut bisa memengaruhi kesehatan mental, emosional, dan sosial. Bukan tak mungkin mereka bisa mengisolasi diri atau mengalami depresi akibat kondisi tersebut.

4. Diagnosis trimetilaminuria

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan?  Waspada TrimetilaminuriaIlustrasi konsultasi dokter. freepik.com/pressfoto

Dokter kemungkinan bisa mendiagnosis trimetilaminuria lewat wawancara medis dan dengan melakukan beberapa tes, seperti tes urine.

Tes urine bisa menunjukkan apakah pasien memiliki kadar trimetilamina yang tinggi dalam urine. Selain itu, dokter juga kemungkinan memberi pasien dosis oral korin terlebih dahulu, karena ini bisa menyebabkan produksi trimetilamina.

Dokter kemungkinan juga akan merekomendasikan tes genetik, yang bisa menunjukkan apakah ada mutasi pada gen FMO3 yang menyebabkan trimetilaminuria.

5. Pengobatan trimetilaminuria

Napas dan Keringat Baunya Seperti Ikan?  Waspada Trimetilaminuriailustrasi obat-obatan (IDN Times/Mardya Shakti)

Sayangnya, untuk saat ini masih belum ada obat untuk trimetilaminuria. Namun, pasien kemungkinan masih bisa hidup normal dan sehat dengan beberapa pengobatan untuk mengurangi gejala baunya.

Menurut keterangan dari NHGRI, berikut ini beberapa cara untuk menurunkan gejala bau:

  • Menghindari  makanan yang mengandung trimetilamina dan prekursornya (kolin, lestisin, dan trimetilamina N-oksida). Trimetilamina hadir dalam kadar tinggi dalam susu dari sapi yang diberi makan gandum. Sementara itu, kolin hadir dalam jumlah tinggi pada telur, hati, ginjal, kacang polong, kacang-kacangan, produk kedelai, brassicas (kecambah brussel, brokoli, kubis, dan kembang kol), letisin dan suplemen minyak ikan yang mengandung letisin. Trimetilamina N-oksida hadir dalam makanan laut seperti ikan, cephalopoda, dan krustasea. Ikan tawar memiliki kadar trimetilamina N-oksida yang lebih rendah
  • Mengonsumsi antibiotik dosis rendah resep dokter untuk mengurangi jumlah bakteri di usus. Ini akan menekan produksi trimetilamina
  • Mengambil obat pencahar bisa menurunkan waktu transit usus dan mengurangi jumlah trimetilamina yang diproduksi di usus
  • Mengonsumsi suplemen untuk menurunkan konsentrasi trimetilamina bebas dalam urine
  • Active charcoal diminum dengan dosis 750 mg dua kali sehari selama sepuluh hari. Tembaga klorofin diminum dengan dosis 60 mg tiga kali sehari, setelah makan selama tiga minggu atau sesuai dengan anjuran dokter
  • Menggunakan sabun dengan pH sedang, yaitu antara 5,5 dan 6,5. Trimetilamina merupakan basa kuat (pH 9,8), sehingga sabun dengan pH lebih dekat dengan kulit normal akan membantu mempertahankan trimetilamina yang disekresikan dalam bentuk yang tidak mudah menguap, yang bisa dihilangkan dengan mencuci
  • Suplementasi riboflavin (vitamin B2) untuk meningkatkan aktivitas enzim FMO3 sisa. Asupan yang disarankan yaitu 30-40 mg, yang diminum 3-5 kali per hari dengan makanan
  • Menghindari faktor yang mendorong tubuh berkeringat, seperti olahraga, stres, dan gangguan emosi

Penting bagi pasien trimetilaminuria untuk mengikuti nasihat pengobatan dari dokter.

Itulah deretan fakta medis seputar trimetilaminuria, yaitu kondisi yang bisa menyebabkan keringat, napas, dan urine berbau seperti ikan. Segera kunjungi dokter jika memiliki gejala dari kondisi ini agar bisa mendapat perawatan yang tepat dan kualitas hidup terjaga.

Baca Juga: 8 Jenis Bau Badan yang Tak Boleh Diabaikan, Tanda Penyakit Kronis

Eliza ustman Photo Verified Writer Eliza ustman

'Menulislah dengan hati, maka kamu akan mendapatkan apresiasi yang lebih berarti'

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya