Mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang serta tetap aktif secara fisik penting untuk pengelolaan berat badan.
Strategi lain untuk mengelola dan mempertahankan berat badan meliputi:
Tidur yang cukup.
Kelola tingkat stres dengan memasukkan lebih banyak aktivitas relaksasi ke dalam rutinitas harian, seperti pernapasan dalam, meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu di luar ruangan.
Batasi makanan dan minuman yang tinggi gula tambahan, seperti soda, permen, dan kue-kue.
Memahami hubungan antara defisiensi zat besi dan penambahan berat badan membantu memahami bahwa angka di timbangan bukan hanya soal kalori, tetapi juga soal keseimbangan nutrisi yang tepat dalam tubuh.
Referensi
Aktas, G., Alcelik, A., Yalcin, A., Karacay, S., Kurt, S., Akduman, M., & Savli, H. (2014). Treatment of iron deficiency anemia induces weight loss and improves metabolic parameters. PubMed, 165(2), e87-9. https://doi.org/10.7471/ct.2014.1688.
GoodRx. Diakses pada Maret 2026. "Iron Levels May Play a Role in Weight Gain — Here’s How."
Healthline. Diakses pada Maret 2026. "Does Anemia Cause Weight Loss or Weight Gain?"
Health. Diakses pada Maret 2026. "The Connection Between Low Iron and Weight Gain."
Qin, Y., Melse-Boonstra, A., Pan, X., Yuan, B., Dai, Y., Zhao, J., Zimmermann, M. B., Kok, F. J., Zhou, M., & Shi, Z. (2013). Anemia in relation to body mass index and waist circumference among chinese women. Nutrition Journal, 12(1), 10. https://doi.org/10.1186/1475-2891-12-10.