Banyak orang mengira tubuh akan langsung memberi tanda saat kadar kolesterol mulai tinggi. Padahal kenyataannya tidak selalu begitu. Kolesterol tinggi sering disebut sebagai silent condition atau kondisi “diam-diam” karena biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun sampai akhirnya memicu masalah serius, seperti serangan jantung atau stroke.
Inilah yang membuat kolesterol tinggi cukup berbahaya. Seseorang bisa merasa sehat-sehat saja, tetap aktif bekerja, makan seperti biasa, bahkan jarang sakit, padahal pembuluh darahnya perlahan mulai menyempit akibat penumpukan lemak. Karena itu, pemeriksaan darah rutin menjadi satu-satunya cara paling akurat untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh.
