World Health Organization, “Influenza (Seasonal),” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Flu & Pregnancy,” diakses September 2026.
Centers for Disease Control and Prevention, “Seasonal Flu Vaccine Basics,” diakses September 2026.
Mark G. Thompson et al., “Influenza Vaccine Effectiveness in Preventing Influenza-associated Hospitalizations During Pregnancy: A Multi-country Retrospective Test Negative Design Study, 2010–2016,” Clinical Infectious Diseases 68, no. 9 (2019): 1444–53, https://doi.org/10.1093/cid/ciy737.
Marta C. Nunes et al., “Effectiveness of Influenza Vaccination of Pregnant Women for Prevention of Maternal and Early Infant Influenza-Associated Hospitalizations in South Africa: A Prospective Test-Negative Study,” Open Forum Infectious Diseases 9, no. 11 (2022): ofac552, https://doi.org/10.1093/ofid/ofac552.
Kenapa Vaksinasi Flu saat Hamil Itu Penting?

Kehamilan meningkatkan risiko flu berkembang menjadi penyakit serius dan membutuhkan rawat inap.
Vaksin flu dapat diberikan pada trimester berapa pun dan memiliki catatan keamanan yang baik.
Antibodi dari ibu dapat membantu melindungi bayi selama beberapa bulan pertama setelah lahir.
Fokus pada masa kehamilan biasanya tertuju pada pemeriksaan rutin, asupan gizi, dan tumbuh kembang bayi. Namun, infeksi umum seperti influenza atau flu juga perlu diwaspadai. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perempuan hamil termasuk kelompok yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi flu.
Flu bukan sekadar pilek ringan. Infeksi ini dapat menyebabkan demam, batuk, nyeri otot, kelelahan berat, pneumonia, hingga kebutuhan rawat inap. Pada kehamilan, flu juga lebih mungkin menimbulkan penyakit berat yang memerlukan perawatan di rumah sakit.
Table of Content
1. Vaksin melindungi ibu dari komplikasi
Vaksin flu tidak menjamin seseorang terlindungi 100 persen dari influenza. Efektivitasnya dapat berubah sesuai usia, kondisi kesehatan, dan kecocokan antara virus dalam vaksin dengan virus yang sedang beredar. Namun, vaksin tetap membantu menurunkan risiko sakit dan komplikasi.
Studi multinegara yang melibatkan perempuan hamil pada 2010–2016 menunjukkan bahwa vaksin flu memiliki efektivitas sekitar 40 persen dalam mencegah rawat inap akibat influenza.
2. Vaksin flu suntik tidak menyebabkan flu
Vaksin flu suntik yang digunakan saat hamil dibuat dari virus yang sudah diinaktivasi atau bagian tertentu dari virus. Bahan tersebut tidak dapat berkembang biak sehingga tidak menyebabkan seseorang terkena influenza.
Setelah vaksinasi, sebagian orang mungkin mengalami nyeri di lokasi suntikan, lelah, sakit kepala, atau demam ringan. Keluhan ini biasanya bersifat sementara dan berbeda dari infeksi flu yang dapat menyebabkan demam tinggi, batuk, nyeri tubuh, serta kelelahan berat.
3. Dapat diberikan pada trimester berapa pun

ilustrasi vaksinasi flu saat hamil (unsplash.com/CDC) CDC merekomendasikan vaksinasi flu selama trimester kehamilan berapa pun. Ibu hamil sebaiknya menerima vaksin flu suntik, bukan vaksin hidup yang diberikan melalui semprotan hidung.
Di negara tropis seperti Indonesia, influenza dapat beredar sepanjang tahun dengan pola wabah yang lebih tidak teratur. Karena itu, waktu vaksinasi perlu disesuaikan dengan ketersediaan vaksin dan anjuran tenaga kesehatan.
4. Antibodi ibu ikut melindungi bayi
Setelah ibu hamil divaksinasi, tubuh membentuk antibodi yang dapat melewati plasenta menuju janin. Antibodi ini membantu memberi perlindungan kepada bayi pada bulan-bulan pertama setelah lahir, ketika bayi belum cukup umur untuk menerima vaksin flu sendiri.
Sebuah studi prospektif di Afrika Selatan menemukan bahwa vaksinasi ibu selama hamil memiliki efektivitas 65,2 persen terhadap rawat inap bayi akibat influenza ketika virus yang menginfeksi sesuai dengan strain dalam vaksin. Hasil ini menunjukkan bahwa perlindungan bayi dipengaruhi oleh kecocokan vaksin dengan virus yang beredar.
5. Flu saat hamil perlu ditangani lebih cepat
Jika ibu hamil mengalami demam, batuk, nyeri tubuh, atau gejala flu lainnya, jangan menunggu sampai kondisi memburuk. Segera hubungi tenaga kesehatan, karena obat antivirus dapat dianjurkan pada kasus influenza yang dicurigai atau telah dikonfirmasi.
Vaksinasi tetap perlu disertai langkah pencegahan lain, seperti mencuci tangan, menutup mulut saat batuk atau bersin, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, dan tetap berada di rumah saat mengalami gejala.
Vaksin flu saat hamil merupakan salah satu cara untuk melindungi dua orang sekaligus, yaitu ibu yang sedang mengandung dan bayi yang belum memiliki perlindungan sendiri. Keputusan mengenai jenis vaksin dan waktu pemberian sebaiknya dibicarakan dengan dokter atau bidan yang menangani kehamilan.
Referensi
Apakah vaksin flu aman untuk ibu hamil? Bukti pemantauan selama puluhan tahun menunjukkan vaksin flu suntik memiliki catatan keamanan yang baik selama kehamilan. Vaksinasi flu bisa didapat pada trimester berapa pun.
Apakah vaksin flu bisa menyebabkan keguguran? Vaksin flu tidak terbukti menyebabkan influenza. Jika ada riwayat keguguran, kehamilan berisiko tinggi, atau kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter.
Apakah ibu hamil boleh menerima vaksin flu semprot hidung? Tidak. Selama hamil, vaksin flu suntik direkomendasikan, sedangkan vaksin hidup dalam bentuk semprotan hidung tidak dianjurkan.
Jika sudah divaksinasi, apakah masih mungkin terkena flu? Masih mungkin. Efektivitas vaksin tidak 100 persen dan bergantung pada kecocokan virus. Namun, vaksin dapat menurunkan risiko sakit berat dan rawat inap.
Kapan waktu terbaik menerima vaksin flu? Vaksin dapat diberikan pada trimester berapa pun. Di wilayah tropis, waktu pemberian sebaiknya mengikuti ketersediaan vaksin serta anjuran dokter.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)







![[QUIZ] Apakah Kamu Punya Kecenderungan NPD? Coba Cek di Sini](https://image.idntimes.com/post/20250625/freepik-29_eed1cb7e-fddb-49f3-a569-893aef034aa0.jpg)












![[QUIZ] Dari Sinyal Tubuh, Kamu Lebih Butuh Plank, Sit Up, atau Push Up?](https://image.idntimes.com/post/20250305/pexels-maksgelatin-4348653-a8bdf633103f42baecf1db7a242f31a0.jpg)

