Karena kolesterol tinggi sering tidak terasa, pemeriksaan darah menjadi cara untuk mengetahuinya. Jika ada riwayat keluarga atau kondisi medis tertentu, orang tua dan remaja dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai perlu atau tidaknya pemeriksaan.
Perubahan pola makan untuk remaja sebaiknya tetap mendukung pertumbuhan, bukan berupa diet ketat. Pilihan sederhana seperti lebih sering minum air putih, menambah sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, serta lebih aktif bergerak dapat membantu membangun kebiasaan yang baik bagi kesehatan jantung.
Referensi
National Library of Medicine, “High Cholesterol in Children and Teens,” MedlinePlus, diakses 3 November 2026.
Adi Noiman, Jeffery P. Hughes, Jacqueline Leachman, dan Duong Nguyen, “Abnormal Cholesterol in Children and Adolescents: United States, August 2021–August 2023,” NCHS Data Brief, no. 552 (Maret 2026), https://www.cdc.gov/nchs/products/databriefs/db552.htm.
Centers for Disease Control and Prevention, “Risk Factors for High Cholesterol,” diakses 3 November 2026.
National Heart, Lung, and Blood Institute, “Integrated Guidelines for Cardiovascular Health and Risk Reduction in Children and Adolescents: Full Report,” diakses 3 November 2026.
Leila Nikniaz, Mahdieh Abbasalizad-Farhangi, Mahdi Vajdi, dan Zeinab Nikniaz, “The Association between Sugars Sweetened Beverages (SSBs) and Lipid Profile among Children and Youth: A Systematic Review and Dose-Response Meta-Analysis of Cross-Sectional Studies,” Pediatric Obesity 16, no. 8 (2021): e12782, https://doi.org/10.1111/ijpo.12782.
Bernadeta Patro-Golab et al., “Current Guidelines on Screening, Diagnosis and Management of Dyslipidaemia in Childhood: A Systematic Review,” Pediatric Research 99 (2026): 1288–1295, https://doi.org/10.1038/s41390-025-04572-2.