Hasil perbandingan ini tidak membuat terapi pengganti nikotin kehilangan manfaatnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap merekomendasikannya, bersama obat seperti vareniklin, bupropion, dan sitisin, sebagai pilihan pengobatan untuk berhenti menggunakan tembakau.
WHO juga menyatakan bahwa menggabungkan pengobatan dengan dukungan perilaku meningkatkan keberhasilan berhenti. Dukungan tersebut dapat berupa konseling individual, kelompok, atau melalui telepon.
Bagi yang sedang mencoba berhenti, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menyusun rencana pengobatan dan dukungan yang sesuai. Prosesnya tidak harus dijalani sendirian.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention, “Health Effects of Vaping,” diakses September 2026.
Nicola Lindson et al., “Electronic Cigarettes for Smoking Cessation,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 8 (2026): CD010216, https://doi.org/10.1002/14651858.CD010216.pub11.
World Health Organization, “WHO Releases First-Ever Clinical Treatment Guideline for Tobacco Cessation in Adults,” diakses September 2026.
Apakah vape aman karena bisa membantu berhenti merokok? | Tidak. Bukti vape bernikotin membantu sebagian orang berhenti merokok tidak berarti penggunaannya bebas risiko. Penelitian lebih besar dan lebih lama masih diperlukan untuk menilai keamanannya. |
Apa risiko vape bagi kesehatan? | Nikotin dalam vape dapat menyebabkan ketergantungan. Aerosolnya juga dapat mengandung partikel halus, logam berat, dan bahan kimia penyebab kanker. Vape tidak aman untuk perempuan hamil dan dapat membahayakan perkembangan otak remaja. |
Apakah memakai vape sambil tetap merokok lebih aman? | Menggunakan keduanya (dual use) bukan cara efektif untuk melindungi kesehatan. Kebiasaan ini tetap mempertahankan paparan asap rokok dan dapat meningkatkan paparan zat beracun. Potensi manfaat vape bagi perokok dewasa berkaitan dengan mengganti rokok yang dibakar, tetapi vape sendiri tetap berisiko. |
Bisakah berhenti merokok tanpa beralih ke vape? | Bisa. WHO merekomendasikan terapi pengganti nikotin serta obat tertentu untuk membantu berhenti menggunakan tembakau. Menggabungkan pengobatan dengan konseling meningkatkan peluang keberhasilan. Tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan riwayat pengobatan. |