Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mau Berhenti Merokok? Cara Ini Mengungguli Terapi Pengganti Nikotin
ilustrasi berhenti merokok (magnific.com/magnific)
  • Vape bernikotin meningkatkan keberhasilan berhenti merokok setidaknya 6 bulan dibandingkan terapi pengganti nikotin.

  • Berhenti merokok tidak otomatis berarti sudah berhenti menggunakan nikotin.

  • Manfaat untuk berhenti merokok tidak menjadikan vape bebas risiko; keamanan jangka panjang masih perlu diteliti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Niat berhenti merokok sudah ada, tetapi keinginan menyalakan rokok tetap kuat. Sulit berkonsentrasi, gelisah, dan dorongan mencari nikotin dapat muncul ketika tubuh menyesuaikan diri setelah berhenti. Gejala putus nikotin ini biasanya mereda seiring waktu.

Berbagai metode diteliti untuk membantu proses berhenti merokok. Tinjauan Cochrane terbaru menemukan bahwa rokok elektronik atau vape bernikotin lebih efektif membantu berhenti merokok dibandingkan terapi pengganti nikotin, seperti patch atau plester dan permen karet nikotin.

1. Seberapa besar manfaatnya?

Tinjauan yang diterbitkan pada 26 Agustus 2026 mencakup 80 uji acak terkontrol dengan 29.861 peserta. Perbandingan langsung vape bernikotin dengan terapi pengganti nikotin menggunakan 11 studi yang melibatkan 4.114 peserta.

Hasilnya menunjukkan peluang keberhasilan berhenti merokok sekitar 61 persen lebih tinggi secara relatif, dengan bukti berkepastian tinggi. Dalam angka absolut, peneliti memperkirakan sekitar empat tambahan orang berhasil berhenti per 100 peserta dibandingkan terapi pengganti nikotin.

Jadi, angka 61 persen bukan berarti 61 dari 100 pengguna vape pasti berhasil berhenti.

2. Yang diukur adalah berhenti merokok

Ukuran keberhasilan utamanya adalah tidak merokok selama setidaknya 6 bulan, bukan berhenti sepenuhnya dari produk nikotin.

Nikotin tetap dapat menimbulkan ketergantungan. Menggunakan vape sambil terus merokok, atau dual use, bukan cara efektif untuk melindungi kesehatan.

Potensi manfaat vape bagi perokok dewasa berkaitan dengan penggunaannya sebagai pengganti sepenuhnya rokok yang dibakar.

3. Lebih efektif tidak berarti bebas risiko

ilustrasi berhenti merokok (magnific.com.com/magnific.com)

Studi tidak menemukan bukti bahaya serius jangka pendek, tetapi menegaskan perlunya penelitian lebih besar dan lebih lama.

Produk yang diteliti adalah vape bernikotin yang teregulasi; hasilnya tidak otomatis berlaku bagi produk ilegal atau cairan dengan zat aktif lain.

Aerosol vape dapat mengandung zat berbahaya, termasuk partikel halus, logam berat, dan bahan kimia penyebab kanker. Vape juga tidak dianjurkan untuk remaja dan perempuan hamil.

Temuan tentang bantuan berhenti merokok tidak menjadi alasan bagi orang yang tidak merokok untuk mulai menggunakan nikotin dalam bentuk apa pun.

4. Patch dan permen karet nikotin tetap bermanfaat

Hasil perbandingan ini tidak membuat terapi pengganti nikotin kehilangan manfaatnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tetap merekomendasikannya, bersama obat seperti vareniklin, bupropion, dan sitisin, sebagai pilihan pengobatan untuk berhenti menggunakan tembakau.

WHO juga menyatakan bahwa menggabungkan pengobatan dengan dukungan perilaku meningkatkan keberhasilan berhenti. Dukungan tersebut dapat berupa konseling individual, kelompok, atau melalui telepon.

Bagi yang sedang mencoba berhenti, konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat membantu menyusun rencana pengobatan dan dukungan yang sesuai. Prosesnya tidak harus dijalani sendirian.

Referensi

Centers for Disease Control and Prevention, “Health Effects of Vaping,” diakses September 2026.

Nicola Lindson et al., “Electronic Cigarettes for Smoking Cessation,” Cochrane Database of Systematic Reviews, no. 8 (2026): CD010216, https://doi.org/10.1002/14651858.CD010216.pub11.

World Health Organization, “WHO Releases First-Ever Clinical Treatment Guideline for Tobacco Cessation in Adults,” diakses September 2026.

Apakah vape aman karena bisa membantu berhenti merokok?

Tidak. Bukti vape bernikotin membantu sebagian orang berhenti merokok tidak berarti penggunaannya bebas risiko. Penelitian lebih besar dan lebih lama masih diperlukan untuk menilai keamanannya.

Apa risiko vape bagi kesehatan?

Nikotin dalam vape dapat menyebabkan ketergantungan. Aerosolnya juga dapat mengandung partikel halus, logam berat, dan bahan kimia penyebab kanker. Vape tidak aman untuk perempuan hamil dan dapat membahayakan perkembangan otak remaja.

Apakah memakai vape sambil tetap merokok lebih aman?

Menggunakan keduanya (dual use) bukan cara efektif untuk melindungi kesehatan. Kebiasaan ini tetap mempertahankan paparan asap rokok dan dapat meningkatkan paparan zat beracun. Potensi manfaat vape bagi perokok dewasa berkaitan dengan mengganti rokok yang dibakar, tetapi vape sendiri tetap berisiko.

Bisakah berhenti merokok tanpa beralih ke vape?

Bisa. WHO merekomendasikan terapi pengganti nikotin serta obat tertentu untuk membantu berhenti menggunakan tembakau. Menggabungkan pengobatan dengan konseling meningkatkan peluang keberhasilan. Tenaga kesehatan dapat membantu menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan riwayat pengobatan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article