Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi pembalut (pexels.com/kaboompics.com/)
  • Remaja yang baru menstruasi disarankan memilih ukuran pembalut sesuai volume darah dan aktivitas, tanpa harus memakai ukuran terbesar selama tetap nyaman serta mampu menampung darah dengan baik.
  • Daya serap perlu disesuaikan dengan perubahan aliran darah menstruasi; pembalut berdaya serap tinggi membantu saat darah banyak, dan pembalut perlu diganti secara berkala.
  • Pilih model, bahan permukaan, dan produk yang nyaman di kulit; periksa informasi serta kondisi kemasan, lalu minta bantuan orang dewasa tepercaya bila masih bingung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat pertama kali menstruasi, ada banyak hal baru yang perlu dipahami, termasuk soal memilih pembalut. Apalagi, pilihan pembalut di pasaran cukup beragam, mulai dari ukuran, ketebalan, sampai model bersayap dan tanpa sayap. Buat yang belum pernah menggunakannya, menentukan pembalut mana yang nyaman dan sesuai kebutuhan tentu gak selalu mudah, lho.

Padahal, pembalut yang tepat bisa membantu remaja merasa lebih nyaman saat beraktivitas selama menstruasi. Pemilihannya pun gak harus mengikuti merek atau jenis yang sedang populer karena setiap orang punya kebutuhan berbeda. Nah, supaya gak salah pilih, yuk, simak lima tips memilih pembalut untuk remaja yang baru menstruasi!

1. Pilih ukuran pembalut sesuai kebutuhan

ilustrasi pembalut wanita (magnific.com/magnific)

Ketika baru menstruasi, langkah awal yang perlu diambil adalah memilih pembalut dengan ukuran yang tepat. Pembalut yang terlalu pendek mungkin kurang nyaman saat banyak bergerak, sementara ukuran yang terlalu panjang mungkin tidak diperlukan kalau aliran darah menstruasi tergolong sedikit. Oleh sebab itu, sesuaikan panjang pembalut dengan banyaknya darah menstruasi serta kegiatan yang dilakukan sehari-hari.

Sebagai contoh, untuk kegiatan sekolah, pembalut yang memiliki ukuran yang pas dan tidak mudah bergeser dapat memberikan keleluasaan dalam bergerak. Apabila aliran darah menstruasi cukup banyak, ukuran yang lebih panjang dapat dipertimbangkan untuk melindungi dengan lebih baik. Namun, tidak perlu terburu-buru memilih ukuran paling besar karena yang utama adalah pembalut harus terasa nyaman dan mampu menampung darah menstruasi dengan baik.

2. Perhatikan daya serap pembalut

ilustrasi pembalut wanita (magnific.com/magnific)

Selain ukuran, daya serap adalah faktor penting yang harus diperhatikan saat memilih pembalut, terutama karena jumlah darah menstruasi dapat berubah dari hari ke hari. Pada awal menstruasi, darah biasanya lebih banyak, lalu secara bertahap akan berkurang menjelang hari terakhir. Karena itu, wajar kalau kebutuhan akan pembalut pada hari pertama dan terakhir berbeda.

Jika darah menstruasi sedang banyak, sebaiknya pilih pembalut dengan daya serap yang tinggi agar tidak mudah bocor. Sebaliknya, saat aliran darah mulai berkurang, pembalut yang lebih tipis mungkin sudah cukup nyaman untuk digunakan. Meski demikian, jangan hanya bergantung pada klaim daya serap yang tertera di kemasan. Tetap perhatikan keadaan pembalut dan lakukan penggantian secara berkala.

3. Kenali perbedaan pembalut bersayap dan tanpa sayap

ilustrasi pembalut untuk menstruasi (magnific.com/magnific)

Ketika melihat berbagai pilihan di minimarket, kamu mungkin akan menjumpai pembalut yang dilengkapi sayap di samping kanan dan kiri, serta yang tanpa sayap. Kedua jenis ini dapat dipakai saat menstruasi, namun dengan desain yang berbeda. Pembalut bersayap memiliki tambahan bagian yang dapat dilipat ke sisi celana dalam untuk memastikan posisinya tetap stabil dan tidak mudah bergeser.

Sementara itu, pembalut tanpa sayap memiliki bentuk yang lebih sederhana dan bisa menjadi pilihan jika menurutmu model ini lebih nyaman. Tidak ada ketentuan bahwa remaja yang baru mulai menstruasi harus memilih pembalut bersayap, kok. Kenali kedua model tersebut dan pilih yang terasa nyaman saat digunakan, khususnya saat duduk, berjalan, atau beraktivitas di sekolah.

4. Pilih bahan permukaan yang nyaman di kulit

ilustrasi pembalut wanita (pexels.com/https://kaboompics.com/)

Pembalut akan bersentuhan langsung dengan area kewanitaan dalam waktu yang cukup lama, sehingga bahan permukaannya perlu diperhatikan. Terdapat pembalut yang memiliki permukaan lembut, kering, atau bertekstur yang memberikan sensasi berbeda saat dipakai. Kalau kulitmu cenderung sensitif, pilihlah produk dengan permukaan yang nyaman dan tidak menyebabkan gesekan berlebih.

Kamu juga bisa mempertimbangkan pembalut tanpa tambahan pewangi jika mudah mengalami gatal atau iritasi saat menstruasi. Meskipun pewangi dapat memberikan aroma tertentu pada produk, bukan berarti semua orang akan merasa cocok dengan penggunaannya. Jika setelah menggunakan pembalut tersebut kamu merasakan gatal, perih, atau kemerahan, sebaiknya hentikan pemakaian dan cari produk lain yang lebih sesuai.

5. Periksa kemasan dan informasi produk sebelum membeli

ilustrasi pembalut untuk menstruasi (pixabay.com/Satyress)

Karena masih baru mengenal produk menstruasi, jangan hanya memilih pembalut berdasarkan kemasan yang terlihat menarik atau merek yang sedang populer. Luangkan waktu sebentar untuk memeriksa informasi pada bungkusnya, seperti ukuran, daya serap, bahan, dan petunjuk penggunaan. Pastikan juga kemasan masih tertutup rapat, bersih, serta tidak sobek atau rusak.

Kalau masih bingung memilih, gak ada salahnya bertanya kepada ibu, kakak, atau orang dewasa yang kamu percaya. Mereka bisa membantu mengenali jenis pembalut sekaligus mempertimbangkan mana yang cocok dengan kebutuhanmu. Jadi, gak perlu sungkan bertanya, ya, apalagi kalau ini pengalaman pertamamu menggunakan pembalut.

Memilih pembalut untuk remaja yang baru menstruasi memang bisa terasa membingungkan karena ada banyak jenis dan ukuran yang tersedia. Akan tetapi, dengan memperhatikan daya serap, bahan, ukuran, serta kenyamanannya, kamu bisa menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan. Gak perlu terburu-buru mengikuti pilihan orang lain, ya, karena yang terpenting adalah merasa nyaman dan tetap leluasa beraktivitas selama menstruasi.

Referensi

“Hygienic Behavior of Adolescents in Choosing the Use and Disposal of Feminine Sanitary Napkins in Surakarta.” Jurnal Keperawatan Duta Medika. Diakses November 2026.

“Examining the Predictors of Use of Sanitary Napkins Among Adolescent Girls: A Multi-level Approach.” PLOS ONE. Diakses November 2026.

Schoolgirls’ Experience and Appraisal of Menstrual Absorbents in Rural Uganda: A Cross-sectional Evaluation of Reusable Sanitary Pads.” Reproductive Health. Diakses November 2026.

“Guidance on Menstrual Health and Hygiene.” UNICEF. Diakses November 2026.

“Menstrual Hygiene Products.” UNICEF Supply Division. Diakses November 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article