Tinjauan sistematis dan metaanalisis 2026 menemukan efek samping ringan yang dilaporkan mencakup pegal, memar, dan perdarahan. Komplikasi berat per tindakan tergolong jarang dalam studi yang ditelaah, tetapi perkiraan angkanya bervariasi.
Salah satu komplikasi serius yang perlu diketahui adalah pneumotoraks, yaitu kondisi ketika udara masuk ke ruang di sekitar paru dan menyebabkan paru mengempis. Risiko ini menjadi perhatian khusus saat penusukan dilakukan dekat dada, bahu, atau leher. Sebuah laporan kasus mencatat empat pasien mengalami nyeri dada dan sesak setelah dry needling di area bahu atau leher. Laporan kasus ini menunjukkan mengapa area dan keterampilan praktisi penting.
Jika setelah tindakan di area tersebut muncul sesak napas, nyeri dada, atau batuk yang tidak biasa, segera cari pertolongan medis.
Sebelum terapi, tanyakan juga tentang pengalaman dan pelatihan praktisi, kebersihan tindakan, jarum sekali pakai, serta risiko yang relevan bagi area tubuh yang akan ditangani. Panduan keselamatan Australian Institute of Sport menekankan pentingnya persetujuan pasien, pemahaman anatomi, dan penjelasan risiko sebelum prosedur.
Orang yang sedang hamil, menggunakan obat pengencer darah, memiliki gangguan sistem imun, atau baru menjalani operasi sebaiknya menyampaikan kondisi tersebut sebelum terapi. Nyeri yang menetap perlu dinilai oleh tenaga kesehatan agar penanganannya sesuai penyebab.
Referensi
Cleveland Clinic, “Dry Needling,” diakses 18 Oktober 2026.
Jan S. B. Bontinck, Cathelijne Lyphout, and Thomas L. A. Malfait, “Pneumothorax as a Complication of Dry Needling Technique,” ERJ Open Research 10, no. 2 (2024): 00156-2024, https://doi.org/10.1183/23120541.00156-2024.
Marjolein Chys, Kayleigh De Meulemeester, Indra De Greef, Carlos Murillo, Wouter Kindt, Yassir Kouzouz, Bavo Lescroart, and Barbara Cagnie, “Clinical Effectiveness of Dry Needling in Patients with Musculoskeletal Pain—An Umbrella Review,” Journal of Clinical Medicine 12, no. 3 (2023): 1205, https://doi.org/10.3390/jcm12031205.
Maria P. Salazar-Arias, Carlos D. Gómez-Carmona, Christian Azofeifa-Mora, Braulio Sánchez-Ureña, Sameer Badri, and Daniel Rojas-Valverde, “Dry Needling and Exercise in the Treatment of Musculoskeletal Pain: A Systematic Review,” Sportverletzung Sportschaden (2026), https://doi.org/10.1055/a-2825-6294.
Australian Institute of Sport, “Dry Needling,” diakses 18 Oktober 2026.
Gabriel Rabanal-Rodríguez, Manuel Anxo Simón-Alonso, Marcos José Navarro-Santana, César Fernández-de-Las-Peñas, Daniel Albert-Lucena, María José Díaz-Arribas, Juan Antonio Valera-Calero, and Gustavo Plaza-Manzano, “Frequency and Severity of Adverse Events Associated with Dry Needling: A Systematic Review and Meta-Analysis,” Physical Therapy 106, no. 6 (2026): pzag050, https://doi.org/10.1093/ptj/pzag050.