Nama pes lekat dengan wabah besar dalam sejarah. Namun, bakteri penyebabnya, Yersinia pestis, masih bersirkulasi di antara hewan dan kutu, dan sesekali menginfeksi manusia.
Laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang terbit pada 25 September 2026 merangkum kasus pes manusia selama 2019–2025.
