Dalam praktik medis, infus vitamin terutama digunakan untuk mengatasi kekurangan nutrisi, terutama pada orang yang mengalami gangguan penyerapan nutrisi (malabsorpsi) atau tidak dapat mengonsumsi suplemen oral.
Pada kondisi tertentu, terapi ini dapat membantu memperbaiki gejala yang berkaitan dengan kekurangan nutrisi, seperti anemia, diare, atau penurunan berat badan.
Selain itu, infus vitamin dan cairan juga dapat digunakan dalam beberapa situasi medis lain, antara lain:
Membantu mengatasi dehidrasi dengan pemberian cairan infus.
Memberikan vitamin atau mineral tertentu pada orang yang mengalami defisiensi nutrisi.
Mendukung terapi pada beberapa kondisi medis, termasuk gangguan penggunaan alkohol yang dapat disertai kekurangan vitamin tertentu.
Membantu pembentukan sel darah merah jika digunakan untuk mengatasi kekurangan zat gizi yang berperan dalam proses tersebut.
Namun, klaim bahwa infus vitamin dapat mencegah pilek, flu, COVID-19, mengatasi mabuk, atau meningkatkan kebugaran pada orang sehat masih belum didukung bukti ilmiah yang kuat.