Gelombang panas atau heatwave terjadi di beberapa wilayah dunia. Ini bukan lagi urusan cuaca, tetapi dampaknya bisa dirasakan fisik. Ketika temperatur naik jauh dari biasanya, tubuh harus bekerja keras untuk mempertahankan suhu inti tetap aman. Alhasil, keringat keluar lebih banyak, jantung memompa lebih cepat, pembuluh darah melebar, dan ginjal menyesuaikan keseimbangan cairan.
Persoalannya, tubuh punya batasan, apalagi jika suhu tinggi berlangsung beberapa hari, malam tetap panas, udara lembap, atau tidak ada akses ke tempat sejuk. Dalam kondisi seperti ini, gelombang panas bisa menjadi risiko kesehatan serius.
Berikut beberapa risiko kesehatan yang harus diwaspadai saat terjadi gelombang panas.
