Beberapa langkah sederhana dapat membantu menjaga kesehatan selama perjalanan dengan bus atau kereta:
Langkah-langkah sederhana ini dapat membantu menjaga sirkulasi darah dan mengurangi risiko gangguan kesehatan selama perjalanan.
Perjalanan mudik dengan bus atau kereta menawarkan kenyamanan dan kemudahan. Namun, perjalanan panjang dalam ruang terbatas juga membawa sejumlah risiko kesehatan, mulai dari penularan penyakit pernapasan hingga gangguan sirkulasi darah akibat duduk terlalu lama. Menjaga kebersihan tangan, tetap aktif bergerak, serta memastikan tubuh terhidrasi dengan baik, perjalanan mudik dapat dilalui dengan lebih aman dan nyaman.
World Health Organization. “Public Health Advice for Mass Gatherings and Travel.” Diakses Maret 2026.
Centers for Disease Control and Prevention. “Respiratory Virus Transmission.” Diakses Maret 2026.
Joy Troko et al., “Is Public Transport a Risk Factor for Acute Respiratory Infection?,” BMC Infectious Diseases 11, no. 1 (January 14, 2011): 16, https://doi.org/10.1186/1471-2334-11-16.
World Health Organization. "WHO Research into Global Hazards of Travel (WRIGHT Project): Final Report of Phase I." Diakses Maret 2026.
Cannegieter, Suzanne C, Carine J. M Doggen, Hans C Van Houwelingen, and Frits R Rosendaal. “Travel-Related Venous Thrombosis: Results From a Large Population-Based Case Control Study (MEGA Study).” PLoS Medicine 3, no. 8 (August 16, 2006): e307. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.0030307.
European Food Safety Authority. “Dietary Reference Values for Water.” Diakses Maret 2026.
Dominic Butler, Ramona McLoughlin, and Gerard T. Flaherty, “Travel‐related Gastrointestinal Diseases: Assessment and Management,” Public Health Challenges 1, no. 4 (November 2, 2022): e30, https://doi.org/10.1002/puh2.30.
Margarita Vergara and Álvaro Page, “Relationship Between Comfort and Back Posture and Mobility in Sitting-posture,” Applied Ergonomics 33, no. 1 (January 1, 2002): 1–8, https://doi.org/10.1016/s0003-6870(01)00056-4.