Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

IDAI: Lengkapi Imunisasi Anak sebelum Membawa Anak Mudik

IDAI: Lengkapi Imunisasi Anak sebelum Membawa Anak Mudik
ilustrasi persiapan mudik membawa bayi (freepik.com/senivpetro)
Intinya Sih
  • IDAI merilis panduan mudik aman bagi keluarga dengan bayi, menekankan pentingnya imunisasi lengkap sebagai perlindungan utama dari penyakit menular.

  • Orang tua diimbau menjaga protokol kesehatan, termasuk menghindari keramaian, rajin cuci tangan, pakai masker di transportasi umum, serta tidak berbagi barang pribadi untuk mencegah penularan penyakit.

  • IDAI menyarankan memilih destinasi wisata indoor yang ramah anak dan memperhatikan kondisi cuaca, sambil menyiapkan perlengkapan darurat seperti P3K, dokumen penting, serta bekal dan hiburan anak.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menjelang Lebaran, banyak keluarga yang merencanakan pulang kampung bersama anak, termasuk bayi. Namun, perjalanan jarak jauh dengan bayi tentu perlu persiapan ekstra agar tetap aman dan nyaman.

Menyambut periode mudik dan libur panjang, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merilis rekomendasi komprehensif bagi orang tua yang akan bepergian bersama buah hati. Panduan ini mencakup beberapa aspek penting, mulai dari perlindungan kesehatan anak dari penyakit menular hingga protokol keselamatan berkendara.

Di tengah tingginya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran, IDAI juga mengingatkan orang tua untuk mewaspadai risiko penularan penyakit seperti campak, batuk pilek, dan flu.

Table of Content

Pastikan imunisasi anak lengkap sebelum berangkat

Pastikan imunisasi anak lengkap sebelum berangkat

Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia, Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio(K), menegaskan bahwa persiapan paling mendasar sebelum mudik bersama bayi atau anak adalah memastikan status imunisasinya sudah lengkap.

Menurutnya, vaksinasi menjadi perlindungan utama untuk mencegah anak tertular penyakit menular selama perjalanan atau saat berada di tempat yang ramai.

“Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat yang bisa kita berikan kepada anak. Langkah paling krusial sebelum mudik adalah memastikan imunisasi anak lengkap, terutama vaksin MR/MMR,” ujar Dr. Piprim dalam keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada Minggu (15/3/2026).

Ia menambahkan, vaksinasi dua dosis merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan campak yang dikenal sangat mudah menyebar.

"Jika imunisasi anak sudah lengkap, perlindungannya sudah optimal, dan ini memberikan ketenangan ekstra bagi orang tua selama liburan,” tegasnya.

Selain memastikan imunisasi, IDAI juga mengimbau orang tua tetap menerapkan protokol kesehatan selama perjalanan. Ini meliputi:

  • Hindari keramaian: Sebisa mungkin kurangi interaksi di tempat padat pengunjung dan ajarkan anak menjaga jarak dari individu yang menunjukkan gejala batuk atau pilek.
  • Higienitas: Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menyediakan hand sanitizer.
  • Etika batuk dan pakai masker: Ajari anak menutup mulut dengan tisu atau siku saat batuk/bersin. Pakai masker saat menggunakan transportasi umum atau sedang berada di ruang publik sebagai perlindungan ekstra dari percikan droplet.
  • Tidak berbagi barang pribadi: Hindari berbagi alat makan, handuk, botol minum, atau alat pribadi lainnya.

Pilih destinasi ramah anak dan perhatikan kondisi cuaca

Selain memastikan kesehatan anak, IDAI juga mengingatkan orang tua untuk bijak dalam memilih destinasi selama libur Lebaran. Dokter Piprim menyarankan agar keluarga lebih memilih tempat wisata di dalam ruangan (indoor) untuk mengurangi risiko paparan cuaca buruk dan keramaian yang berlebihan.

"Pilihlah destinasi di dalam ruangan seperti museum, pusat sains atau edukasi interaktif, perpustakaan anak, atau taman bermain dalam ruangan. Tempat-tempat ini menawarkan pengalaman seru sekaligus melindungi anak dari hujan dan keramaian yang berlebihan. Hindari lokasi yang rawan banjir, longsor, atau memiliki akses jalan licin,” saran Dr. Piprim.

Selain itu, orang tua juga dianjurkan untuk memantau prakiraan cuaca sebelum bepergian dan memastikan kondisi anak fit sebelum memulai perjalanan. Jika cuaca tidak mendukung, sebaiknya siapkan rencana aktivitas alternatif agar anak tetap bisa beraktivitas dengan nyaman.

Untuk perjalanan darat yang cukup panjang, orang tua juga dapat menyiapkan hiburan sederhana seperti playlist lagu anak atau dongeng audio.

Untuk mengantisipasi kebutuhan darurat, IDAI merekomendasikan perlengkapan berikut:

  • P3K keluarga: Parasetamol, obat antimabuk, oralit, plester, perban, termometer, dan vitamin C.
  • Dokumen penting: Kartu Identitas Anak (Akta Kelahiran/Kartu Keluarga/paspor), tiket perjalanan, bukti pemesanan hotel, surat izin dari pasangan (jika bepergian sendiri), serta daftar nomor darurat (rumah sakit terdekat di jalur mudik).
  • Perlengkapan cuaca: Jaket, jas hujan/payung, alas kaki anti selip, dan pakaian ganti.
  • Bekal dan hiburan: Camilan sehat (buah potong, telur rebus, omelet, biskuit), botol minum sendiri, serta mainan atau buku untuk mengalihkan kebosanan anak.

Dengan persiapan matang, perjalanan mudik bersama anak akan lebih aman dan menyenangkan. Rekomendasi dari IDAI ini diharapkan dapat membantu orang tua menjaga kesehatan dan kenyamanan anak, sehingga momen libur Lebaran bersama keluarga akan berkesan dan bebas dari ancaman penyakit.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More
Apakah Bisul Bisa Menular?

Apakah Bisul Bisa Menular?

15 Mar 2026, 10:03 WIBHealth