Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi pembalut (pexels.com/Kaboompics)
  • MenstruAI adalah prototipe pembalut sekali pakai dengan sensor berbasis kertas dan saluran mikrofluida untuk memeriksa kandungan biologis darah menstruasi langsung di dalam pembalut.
  • Sensor bekerja dengan metode lateral flow assay, menghasilkan perubahan warna yang dapat diamati langsung atau dianalisis lewat smartphone untuk mengenali biomarker seperti CRP, CEA, dan CA-125.
  • Teknologi yang diteliti dalam Advanced Science pada 2025 ini masih tahap pengembangan dan belum tersedia sebagai produk komersial di supermarket, apotek, maupun marketplace.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama ini, pembalut dikenal sebagai produk kebersihan yang membantu perempuan menampung darah menstruasi. Namun, bagaimana jika pembalut juga bisa memberikan informasi tentang kondisi kesehatan penggunanya? Perkembangan teknologi ternyata memungkinkan benda sehari-hari ini dilengkapi dengan sensor khusus untuk membaca kandungan biologis dalam darah menstruasi. 

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah MenstruAI, sebuah teknologi pembalut pintar yang dirancang untuk mendeteksi biomarker tertentu. Biomarker tersebut dapat memberikan petunjuk terkait kondisi kesehatan, termasuk kemungkinan adanya penyakit tertentu. Teknologi ini membuka peluang baru untuk memanfaatkan darah menstruasi sebagai sumber informasi medis yang selama ini belum banyak diperhatikan.

Ingin tahu bagaimana MenstruAI bekerja dan apa saja yang bisa diungkap dari darah menstruasi? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!


1. MenstruAI, pembalut yang dilengkapi sensor untuk membaca darah menstruasi

ilustrasi pembalut (pixabay.com/pikulkeaw_333)

MenstruAI sejatinya adalah pembalut sekali pakai yang dilengkapi teknologi sensor untuk membaca kandungan biologis dalam darah menstruasi. Berbeda dari pembalut biasa, produk ini memiliki perangkat kecil berbahan silikon lunak yang dipasangi sensor berbasis kertas. Menurut penelitian yang terbit dalam jurnal Advanced Science pada 2025, perangkat tersebut dipasang di bawah lapisan atas pembalut komersial agar tetap dapat digunakan seperti pembalut pada umumnya.

Agar darah menstruasi bisa mencapai sensor, peneliti menambahkan saluran mikrofluida yang berfungsi mengarahkan sekaligus mengatur aliran sampel. Dengan sistem ini, darah dapat diperiksa langsung di dalam pembalut tanpa perlu dipindahkan ke wadah khusus. Selanjutnya, sensor bekerja menggunakan metode lateral flow assay (LFA), yaitu teknologi yang prinsipnya mirip dengan alat tes cepat. Melalui pengembangan tersebut, pembalut tidak hanya berfungsi menampung darah menstruasi, tetapi juga berpotensi menjadi perangkat pemantau kesehatan.


2. Perubahan warna sensor membantu membaca sinyal kesehatan

ilustrasi pembalut (pexels.com/Polina Zimmerman)

Dalam penelitian yang sama (Advanced Science, 2025), peneliti menjelaskan bahwa sensor MenstruAI dapat mengenali biomarker tertentu melalui reaksi kimia. Ketika darah menstruasi mencapai bagian sensor, zat yang menjadi target pemeriksaan akan berinteraksi dengan komponen khusus di dalamnya. Reaksi tersebut kemudian menghasilkan perubahan warna pada area sensor.

Setiap biomarker memiliki area deteksi tersendiri sehingga hasil pemeriksaannya dapat dibedakan. Perubahan warna ini bisa diamati secara langsung maupun dianalisis menggunakan bantuan smartphone. Dengan cara tersebut, MenstruAI berpotensi membantu membaca sinyal kesehatan dari darah menstruasi tanpa harus selalu mengandalkan pemeriksaan sampel darah melalui jarum suntik.

Adapun, beberapa biomarker yang dapat dideteksi melalui teknologi ini antara lain CRP, CEA, dan CA-125. CRP berkaitan dengan peradangan, CEA berkaitan dengan jenis kanker, sementara CA-125 berkaitan dengan kanker ovarium dan beberapa kondisi ginekologis lainnya.


3. Masih berupa prototipe, MenstruAI belum dijual ke pasaran

ilustrasi pembalut (unsplash.com/Annika Gordon)

Meski terdengar menarik, MenstruAI belum bisa dibeli seperti pembalut pada umumnya. Teknologi ini belum tersedia di supermarket, apotek, maupun marketplace sebagai produk komersial. Jadi, kamu belum bisa menemukannya di rak produk menstruasi atau memesannya secara online.

MenstruAI masih berada dalam tahap pengembangan dan belum menjadi pilihan pembalut yang bisa digunakan secara bebas oleh masyarakat. Artinya, teknologi ini masih membutuhkan proses panjang sebelum berpotensi hadir sebagai produk sehari-hari. Untuk saat ini, MenstruAI lebih tepat dikenal sebagai gambaran bagaimana teknologi masa depan dapat mengubah fungsi pembalut, dari sekadar menyerap darah menjadi alat pemantau kesehatan.

MenstruAI menunjukkan bahwa pembalut punya potensi berkembang lebih dari sekadar produk kebersihan menstruasi. Meski belum bisa dibeli, teknologi ini membuka peluang baru dalam pemantauan kesehatan perempuan. Menurutmu, apakah suatu hari pembalut pintar seperti MenstruAI akan menjadi kebutuhan sehari-hari?

Referensi

"MenstruAI".

“A Wearable In-Pad Diagnostic for the Detection of Disease Biomarkers in Menstruation Blood.” Advanced Science, 2025.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article