ilustrasi anak demam (freepik.com/freepik)
Sesak napas atau napas cepat
Ini adalah tanda paling umum dari komplikasi serius, terutama pneumonia, yang diketahui merupakan penyebab utama kematian akibat campak.
Gejalanya meliputi:
Pneumonia dilaporkan terjadi pada sekitar 1 dari 20 anak dengan campak.
Demam sangat tinggi dan tidak turun
Demam campak biasanya tinggi, tetapi jika:
Ini bisa menandakan infeksi sekunder atau komplikasi serius.
Penelitian menunjukkan bahwa demam persisten berkaitan dengan peningkatan risiko komplikasi sistemik.
Penurunan kesadaran atau kejang
Ini adalah tanda darurat medis yang bisa mengindikasikan ensefalitis (radang otak) dan gangguan sistem saraf pusat.
Gejala yang muncul di antaranya:
Linglung.
Sulit dibangunkan.
Kejang.
Ensefalitis dilaporakan terjadi pada sekitar 1 dari 1.000 kasus campak, tetapi dapat menyebabkan kerusakan otak permanen.
Diare berat dan dehidrasi
Campak dapat menyerang saluran pencernaan, menyebabkan:
Diare adalah salah satu komplikasi yang memperburuk kondisi anak dengan campak, terutama di negara berkembang.
Infeksi telinga yang memburuk
Infeksi telinga (otitis media) adalah komplikasi umum, tetapi jika tidak ditangani dapat menyebabkan:
Nyeri hebat.
Gangguan pendengaran.
Sekitar 1 dari 10 anak dengan campak mengalami infeksi telinga.
Ruam memburuk disertai perdarahan
Ruam campak biasanya tidak berbahaya. Namun, jika disertai:
Bintik kehitaman.
Perdarahan di kulit.
Memar tanpa sebab.
Ini bisa menandakan komplikasi serius seperti gangguan pembekuan darah.
Kondisi umum memburuk (lemas parah)
Tanda ini sering diabaikan, tetapi sangat penting:
Ini menunjukkan tubuh tidak mampu melawan infeksi secara efektif.