ilustrasi minum air putih (pexels.com/Mauricio Mascaro)
Heatstroke memang termasuk kondisi yang butuh penanganan medis cepat. Kabar baiknya, kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dengan melakukan beberapa hal sederhana, terutama saat menghadapi cuaca panas. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko heatstroke:
Jaga tubuh agar tetap terhidrasi. Jika berada dalam cuaca yang panas, perbanyak minum air putih agar tubuh tetap mampu mengatur suhu dengan baik. Apabila kamu berkeringat dalam jumlah banyak, konsumsilah minuman yang mengandung elektrolit untuk membantu menggantikan cairan dan mineral yang hilang.
Hindari paparan panas yang berlebihan. Sebisa mungkin batasi aktivitas di luar rumah saat cuaca sedang terik. Jika memang harus beraktivitas di luar ruangan, pilih waktu yang lebih sejuk, misalnya pagi atau sore hari.
Kenakan pakaian yang longgar dan berbahan katun. Pakaian yang terlalu tebal atau ketat dapat menghambat pelepasan panas sehingga tubuh lebih sulit mendinginkan diri.
Lindungi diri dari paparan sinar matahari. Gunakan topi bertepi lebar, kacamata hitam, dan juga tabir surya dengan SPF minimal 15 saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko sengatan matahari. Pasalnya, kulit yang terbakar akibat paparan sinar matahari dapat mengganggu kemampuan tubuh dalam mendinginkan diri.
Pastikan lingkungan tetap sejuk. Gunakan kipas angin atau pendingin ruangan saat cuaca sangat panas. Jika di dalam rumah terasa terlalu gerah, kamu bisa pergi ke tempat sejuk, misalnya saja pusat berbelanja.
Beri waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan cuaca panas. Jika kamu baru pindah ke daerah yang lebih panas atau belum terbiasa beraktivitas di bawah terik matahari, jangan memaksakan diri. Tingkatkan durasi aktivitas secara bertahap agar tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan.
Jangan anggap remeh heatstroke karena kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam nyawa. Kenali gejalanya sejak dini dan lakukan pertolongan pertama dengan tepat apabila kondisi ini terjadi. Segeralah cari bantuan medis agar penderita memperoleh penanganan secepat mungkin.
Referensi
“Krisis Gelombang Panas Global: Pelajaran dari Eropa dan Potensi Dampaknya di Iklim Tropis Indonesia.” BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Betoambari Baubau. Diakses Juli 2026.
“Heatstroke - Symptoms and Causes.” Mayo Clinic. Diakses Juli 2026.
“Heat Stroke.” Cleveland Clinic. Diakses Juli 2026.
“Heat Exhaustion and Heatstroke.” NHS. Diakses Juli 2026.
“Heat-Related Illnesses.” Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses Juli 2026.