Meski sebagian besar kasus campak akan sembuh, tetapi beberapa orang bisa mengalami komplikasi.
Segera cari pertolongan medis jika muncul:
Komplikasi seperti pneumonia dan ensefalitis merupakan penyebab utama kematian terkait campak, terutama pada anak kecil dan individu dengan sistem imun yang lemah.
Selain ruam memudar, tanda campak mulai sembuh juga meliputi demam turun, nafsu makan membaik, energi meningkat, gejala pernapasan berkurang, dan membaiknya kualitas tidur.
Akan tetapi, proses penyembuhan campak butuh waktu dan tidak selalu berlangsung sama pada setiap orang. Karena komplikasi masih dapat muncul bahkan setelah gejala utama membaik, pemantauan tetap diperlukan sampai kondisi benar-benar pulih.
Jika muncul gejala baru yang mengkhawatirkan atau kondisi memburuk setelah sempat membaik, segera konsultasikan dengan dokter.
Referensi
Centers for Disease Control and Prevention. “Measles (Rubeola): Signs and Symptoms.” Diakses Juni 2026.
World Health Organization. “Measles Fact Sheet.” Diakses Juni 2026.
Michael J. Mina et al., “Long-term Measles-induced Immunomodulation Increases Overall Childhood Infectious Disease Mortality,” Science 348, no. 6235 (May 7, 2015): 694–99, https://doi.org/10.1126/science.aaa3662.
William J Moss, “Measles,” The Lancet 390, no. 10111 (July 1, 2017): 2490–2502, https://doi.org/10.1016/s0140-6736(17)31463-0.
Peter M. Strebel et al., “Measles Vaccine,” in Vaccines, 2013, 352–87, https://doi.org/10.1016/b978-1-4557-0090-5.00028-8.
Committee on Infectious Diseases American Academy Of Pediatrics, "Red Book: 2024–2027 Report of the Committee on Infectious Diseases", 2024, https://doi.org/10.1542/9781610027373.
National Health Service (NHS). “Measles.” Diakses Juni 2026.