Perjalanan haji mempertemukan jutaan orang dalam ruang yang sama, dengan latar belakang kesehatan, kebiasaan, dan lingkungan yang berbeda. Dalam kondisi seperti ini, tubuh tidak hanya diuji oleh aktivitas fisik, tetapi juga oleh paparan berbagai mikroorganisme yang mungkin tidak pernah ditemui sebelumnya.
Di tengah rentetan persiapan yang panjang, dari mulai dokumen, fisik, hingga mental, ada satu hal yang sering dianggap cuma formalitas, yaitu vaksinasi. Padahal, vaksin tak cuma melindungi diri, tetapi juga bagian dari sistem pencegahan penyakit berskala global.
Mengabaikan vaksinasi sebelum berangkat haji menyimpan konsekuensi bagi kesehatan. Risikonya mungkin tidak selalu terlihat di awal, tetapi bisa berkembang cepat dan berdampak serius.
