Holland & Barrett. "What Vitamins Should I Take While Breastfeeding? A Guide for New Mums." Diakses pada April 2026.
National Health Services. "Breastfeeding Vitamins." Diakses pada April 2026.
The InfantRisk Center. "Postnatal Vitamins While Breastfeeding." Diakses pada April 2026.
7 Vitamin dan Mineral yang Penting untuk Ibu Menyusui

Masa menyusui menuntut ibu untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral agar kualitas ASI optimal serta menjaga kesehatan tubuh dan energi selama merawat bayi.
Nutrisi penting bagi ibu menyusui meliputi vitamin D, kalsium, zat besi, vitamin A, B12, C, dan E yang masing-masing berperan dalam pertumbuhan bayi dan daya tahan tubuh ibu.
Asupan seimbang dari makanan bergizi atau suplemen membantu menjaga kadar nutrisi penting sehingga ibu tetap bugar dan bayi memperoleh manfaat maksimal dari ASI.
Masa menyusui adalah periode penting bagi ibu dan bayi karena nutrisi yang dikonsumsi ibu memengaruhi kualitas ASI. Selama fase ini, tubuh ibu butuh lebih banyak vitamin dan mineral untuk menjaga kesehatan dirinya sekaligus mendukung tumbuh kembang bayi. Tanpa asupan nutrisi yang cukup, ibu bisa lebih mudah lelah, sementara kebutuhan gizi bayi juga berisiko tidak terpenuhi secara optimal.
Oleh karena itu, memahami vitamin dan mineral yang penting selama masa menyusui sangat bermanfaat. Beberapa nutrisi berperan dalam meningkatkan produksi ASI, menjaga daya tahan tubuh ibu, serta mendukung perkembangan otak dan tulang bayi. Dengan pola makan yang tepat, ibu menyusui dapat membantu memastikan bahwa bayi mendapatkan nutrisi terbaik dari ASI.
1. Vitamin D
Ibu menyusui disarankan untuk mendapatkan suplemen vitamin D 10 mcg setiap hari. Bukan hanya itu, jika bayi hanya mengonsumsi ASI (tanpa tambahan susu formula), kamu harus memberikan suplemen vitamin D harian sebanyak 8,5 hingga 10 mcg.
Vitamin D ditemukan dalam makanan tertentu, seperti salmon, sarden, makerel, daging merah, dan beberapa sereal sarapan. Namun, sulit untuk mendapatkan cukup vitamin D hanya dari makanan. Karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D.
2. Kalsium
Kalsium membantu membangun tulang dan gigi untuk bayi, tetapi juga penting untuk tubuh ibu. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup kalsium melalui makanan, tubuh akan mulai mengambil kalsium dari tulang untuk memastikan bayi tetap mendapatkan apa yang dibutuhkan. Seiring waktu, hal ini dapat membuat ibu merasa lebih lelah, pegal-pegal, atau bahkan sedikit lesu.
Itulah mengapa mendapatkan cukup kalsium saat menyusui sangat penting, bukan hanya untuk perkembangan bayi, tetapi juga untuk menjaga kesehatan ibu. Kalsium membantu menjaga kesehatan tulang, mendukung fungsi otot, dan bahkan dapat membantu meningkatkan energi selama masa menyusui.
Jika kamu tidak mendapatkan cukup kalsium melalui makanan kaya akan kalsium, seperti susu, sayuran hijau, atau pilihan yang diperkaya, dokter atau ahli gizi mungkin menyarankan suplemen untuk membantu meningkatkan kadar kalsium untuk memberikan dukungan ekstra yang dibutuhkan tubuh.
3. Zat besi

Selama kehamilan, cadangan zat besi mungkin telah habis dan setelah melahirkan, tubuh membutuhkan waktu dan dukungan untuk membangunnya kembali.
Zat besi sangat penting untuk pembentukan sel darah merah yang sehat, mendukung tingkat energi, dan mengurangi risiko anemia pascapersalinan, yang dapat menyebabkan kelelahan, kabut otak, dan bahkan suasana hati yang buruk.
Suplemen zat besi sangat penting untuk mendukung ibu selama masa menyusui.
4. Vitamin A
Vitamin A dibutuhkan untuk penglihatan, fungsi kekebalan tubuh, dan diferensiasi serta pensinyalan sel yang tepat.
Asupan vitamin A yang direkomendasikan untuk ibu menyusui usia 19-50 tahun adalah 1.300 mcg, yang jauh lebih tinggi daripada asupan yang direkomendasikan untuk perempuan hamil, yaitu 770 mcg. Hal ini untuk mengimbangi jumlah vitamin A yang relatif tinggi yang dikeluarkan ke dalam ASI.
5. Vitamin B12
Vitamin B12 memainkan peran penting dalam perkembangan bayi, terutama selama enam bulan pertama ketika ASI merupakan sumber nutrisi utama mereka.
Untuk membantu mendukung ibu dan bayi selama menyusui, kamu perlu meningkatkan asupan makanan kaya akan vitamin B12, seperti daging, telur, produk susu, dan ikan. Jika kamu tidak banyak mengonsumsi makanan tersebut, dokter mungkin akan merekomendasikan suplemen untuk membantu meningkatkan kadar vitamin tersebut.
6. Vitamin C

Vitamin C bertanggung jawab untuk mensintesis kolagen dan diperlukan untuk penyembuhan luka yang tepat. Vitamin C juga dikeluarkan dalam ASI, oleh karena itu, ibu menyusui sangat disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin C guna mengganti kehilangan ini.
Jumlah makanan yang direkomendasikan untuk perempuan menyusui usia 19-50 tahun adalah 120 mg dan perempuan hamil adalah 85 mg.
7. Vitamin E
Vitamin E adalah antioksidan penting. Asupan vitamin E yang direkomendasikan untuk perempuan menyusui usia 14-50 tahun adalah 19 mg, sementara ibu hamil hanya membutuhkan 15 mg. Peningkatan asupan ini penting untuk mengimbangi vitamin E yang dikeluarkan ke dalam ASI.
Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral selama masa menyusui bukan hanya penting bagi kesehatan ibu, tetapi juga berperan besar dalam mendukung pertumbuhan bayi. Dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan memperhatikan asupan nutrisi harian, ibu dapat menjaga kualitas ASI sekaligus tetap bugar selama menjalani peran sebagai ibu menyusui.
Referensi
















![[QUIZ] Seberapa Jeli Matamu Menebak Karakter BoBoiBoy Ini?](https://image.idntimes.com/post/20240801/kuis-tebak-karakter-boboiboy-1-379de1fdec70bf3502995773a048338d.jpg)
![[QUIZ] Pilih Menu Daging Sapi Favoritmu, Kami Tebak Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20240909/nita-anggraeni-goenawan-9tuldya614i-unsplash-821ce2475cd585cc2e4fd266e0d41fa4.jpg)
![[QUIZ] Apakah Kamu Perlu Diet Gula? Cari Tahu Lewat Kuis Berikut](https://image.idntimes.com/post/20251114/pexels-andres-ayrton-6551415_cba3b81a-b873-4715-a107-d9f700b5f96a.jpg)