Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Fakta Kondom Perempuan, Gak Perlu Bantuan Pria untuk Memakainya

3 Fakta Kondom Perempuan, Gak Perlu Bantuan Pria untuk Memakainya
ilustrasi kondom perempuan (commons.wikimedia.org/Anka Grzywacz)

Bagi pasangan, kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang paling sering digunakan untuk mencegah kehamilan yang tak diinginkan. Meski pada umumnya yang biasa menggunakan kondom adalah laki-laki, tetapi kondom perempuan juga ada, lo!

Berikut ini beberapa fakta seputar kondom perempuan yang menarik untuk diketahui.

1. Mudah digunakan dan aman

ilustrasi cara pakai kondom perempuan (plannedparenthood.org)
ilustrasi cara pakai kondom perempuan (plannedparenthood.org)

Kondom untuk perempuan bisa dibeli bebas di apotek tanpa perlu resep dokter. Ini merupakan alat kontrasepsi praktis yang berbentuk sarung elastis. Dilansir Medical News Today, cara pemakaiannya cukup simpel, tidak perlu bantuan pasangan untuk memasangnya. Tinggal dimasukkan ke dalam vagina, mirip saat kamu memasang tampon saat menstruasi. Karena dimasukkan ke dalam vagina, kondom perempuan juga disebut sebagai kondom internal.

Kondom untuk perempuan ini tergolong aman karena merupakan jenis kontrasepsi non hormonal. Pemakaiannya tidak akan memengaruhi keseimbangan hormon alami tubuh. Jadi, seharusnya tidak menimbulkan efek samping merugikan yang berkaitan dengan hormon.

2. Perlindungannya cukup efektif

ilustrasi kondom laki-laki dan kondom perempuan (unsplash.com/Reproductive Health Supplies Coalition)
ilustrasi kondom laki-laki dan kondom perempuan (unsplash.com/Reproductive Health Supplies Coalition)

Mengutip dari NHS Inform, jika benar cara pemakaiannya, maka tingkat efektivitas kondom perempuan bisa mencapai 95 persen dalam mencegah kehamilan sekaligus mencegah penyakit menular seksual.

Jadi, sebelum berhubungan seks, pastikan kondom sudah terpasang dengan benar di dalam vagina. Kondom bisa dimasukkan hingga 8 jam sebelum berhubungan intim.

Perlu diingat, kondom perempuan hanya efektif untuk pemakaian satu kali saja. Untuk itu, selalu gunakan yang baru setiap akan berhubungan intim agar manfaatnya maksimal.

3. Tidak untuk digunakan bersamaan dengan kondom pria

ilustrasi kondom pria (pexels.com/cottonbro studio)
ilustrasi kondom pria (pexels.com/cottonbro studio)

Saat berhubungan intim, ada sebagian pasangan yang menggunakan sekaligus dua kondom secara bersamaan karena dianggap dapat memberikan perlindungan ekstra. Padahal, penggunaan kondom laki-laki dan perempuan secara berbarengan tidak ada efeknya.

Mengutip News Medical Life Sciences, jika kondom perempuan digunakan berbarengan dengan kondom laki-laki, ini justru akan saling bergesekan. Kondom akan saling menempel dan rusak. Ingat, cukup gunakan satu kondom saja dalam satu waktu.

Meski terbilang aman, tetapi ada beberapa perempuan yang merasa tidak nyaman menggunakan kondom internal ini. Bagaimana dengan kamu, apakah kamu lebih nyaman dengan kondom perempuan atau biar pasangan kamu saja yang memakai kondom?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Related Articles

See More

Lari Bisa Sebabkan Runner's Face, Mitos atau Fakta?

01 Mei 2026, 19:47 WIBHealth