Raffi Ahmad (instagram.com/raffinagita1717)
Setelah menuai kritik dan sorotan dari warganet, Raffi Ahmad sempat menyampaikan pernyataan melalui di Instagram-nya pada Jumat (30/10/2026). Ia menjelaskan, hanya hadir sebagai tamu undangan dan baru menerima informasi mengenai kegiatan tersebut pada malam sebelum acara berlangsung.
Raffi menegaskan tidak terlibat dalam perencanaan maupun penyusunan acara, serta tidak mengetahui detail susunan kegiatan dan pihak-pihak yang hadir. Ia juga membantah tudingan mengatur kemunculan salah satu merek di lokasi deklarasi. Namun, banyak yang tidak percaya dan berlanjut pada boikot acara RANS di Yogyakarta.
Pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB, Raffi kembali mengunggah video klarifikasi. Kali ini, ia secara langsung menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat kehadirannya.
"Sebagaimana sudah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut. Saya datang dengan niat yang tulus dan iktikad yang baik tanpa niat merendahkan apalagi mencederai semangat generasi muda," jelas Raffi.
Ia juga menyadari bahwa niat baik perlu disertai ketelitian sebelum menerima undangan kegiatan. Raffi pun meminta maaf kepada masyarakat yang merasa kecewa atas kehadirannya dalam acara tersebut.
"Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri," lanjutnya.
Sementara itu, Polda Metro Jaya selaku penyelenggara jua menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat. Pihak kepolisian menyatakan dugaan peserta yang bukan mahasiswa sedang dalam penyelidikan. Polda turut menegaskan bahwa Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir sebagai tamu undangan.